Arsip Blog

Ada Yang Ingat Tidak, Keroncong Musik Asli Indonesia

Ya. Betul. Ada Yang Ingat Tidak jika Musik Keroncong adalah musik asli Indonesia.  Langsung saja, ditengah derasnya perkembangan musik di tanah air dengan berbagai aliran dan genre musik sejak dari pop, rock hingga dangdut dengan variannya, ditengah maraknya kelahiran grup band atau penyanyi-penyanyi baru — mari kita ingat-ingat ada tidak mereka yang khusus mengusung musik keroncong.  Kalaupun ada, akankah konser grup band atau penyanyi keroncong tersebut akan seramai dan seheboh dengan konser Dewa, Padi, ST 12, Afgan, Agnes Monica atau Kangen Band misalnya?.   Jika diperlukan jawaban sekarang, tentu saja Tidak!

keroncong

Namun ada sebuah peristiwa menarik.  Sebuah penampilan tak terduga membuat penonton terperenyak pada pembukaan The Asia Pacific Weeks 2009 di Konzerthaus, Berlin, Jerman, Rabu (7/10). Lampu penerang di tempat duduk penonton meredup, berganti sorotan sinar langsung ke tengah panggung. Tampak berdiri seorang perempuan kulit putih dan intro lagu keroncong ”Di Bawah Sinar Bulan Purnama” terdengar.

Dari mulut perempuan itu, Joanna Dudley — musisi Inggris  dari Schaubühne Theatre di Berlin, Jerman —  lirik lagu ”Di Bawah Sinar Bulan Purnama” disenandungkan:  ”Di bawah sinar bulan purnama… air laut berkilauan… berayun-ayun ombak mengalir… ke pantai senda gurauan…”

Penampilan Joanna terbilang unik. Ia mengenakan kimono, pakaian khas Jepang, kontras dengan para pemusik pengiring yang berpakaian formal. Suaranya menggema di ruangan Konzerthaus, berpadu dengan suara berbagai alat musik membuat penonton terpukau.

Memang ada beberapa pengucapan yang ”keseleo lidah”, tetapi cengkok keroncong Joanna terasa pas. Orang teringat penampilan Sundari Soekotjo dan Waldjinah.  Ya.  Joanna memang ‘murid langsung’  dari Waljdinah salah seorang maestro keroncong asal Solo, Jawa Tengah

Di tengah pertunjukan, seperti tersadar, sebagian penonton buru-buru merekam penampilan Joanna. Tepuk tangan bergemuruh di Konzerthaus saat Joanna mengakhiri lagunya.  Tak kurang Gubernur Negara Bagian Berlin Klaus Wowereit memberi tepukan penghormatan dan menyambut salam Joanna dari atas panggung.  Baca selengkapnya di sini.

Cuplikan berita di atas membuat kita terperangah, bahwa masih ada musik khas Indonesia yang layak ditampilkan di dunia.  Mari simak sejenak sejarah musik keroncong di Indonesia.

Banyak pendapat yang menyatakan bahwa musik keroncong itu adalah musik yang dibawa oleh pelaut Portugis. Tetapi ada beberapa pendapat yang berbeda mengenai hal ini, misalnya seperti yang dinyatakan oleh Andjar Any.

Pada tahun 1969, Andjar Anny (tokoh musik, pengarang lagu, penulis) bertemu dengan Antonio Plato da Franca (konsul Portugal). Pada saat itu Andjar Any bertanya kepada sang konsul – apakah di Portugal ada musik keroncong, atau musik sejenis yang melahirkan musik keroncong? – Dan jawaban sang konsul adalah – tidak ada. Jangankan lagi yang berbentuk keroncong, yang diperkirakan mirip keroncong saja tidak ada.-

Maka dapatlah ditarik kesimpulan bahwa musik keroncong itu bukan musik import, paling tidak merupakan musik adaptasi nenek moyang kita terhadap musik yang datang dari luar. Kalaupun asing, yang asing adalah alat-alatnya saja. Bentuknya merupakan hasil karya nenek moyang kita. Bahkan perihal alat musik yang digunakannya bukan hanya seperti yang kita kenal sekarang, tetapi hal ini merupakan proses evolusi yang sangat panjang. (Andjar Any, Musik Keroncong Musik Nusantara, 1983) .  Selengkapnya.

Salah satu tokoh Indonesia yang memiliki kontribusi cukup besar dalam membesarkan musik keroncong adalah bapak Gesang. Lelaki asal kota Surakarta (Solo) ini bahkan mendapatkan santunan setiap tahun dari pemerintah Jepang karena berhasil memperkenalkan musik keroncong di sana. Salah satu lagunya yang paling terkenal adalah Bengawan Solo. Lantaran pengabdiannya itulah, oleh Gesang dijuluki “Buaya Keroncong” oleh insan keroncong Indonesia, sebutan untuk pakar musik keroncong. Gesang menyebut irama keroncong pada MASA STAMBUL (1880-1920), yang berkembang di Jakarta (Tugu , Kemayoran, dan Gambir) sebagai Keroncong Cepat; sedangkan setelah ousat perkembangan pindah ke Solo (MASA KERONCONG ABADI: 1920-1960) iramanya menjadi lebih lambat.

Di sisi lain nama Anjar Any (Solo, pencipta Langgam Jawa lebih dari 2000 lagu yang meninggal tahun 2008) juga mempunyai andil dalam keroncong untuk Langgam Jawa beserta Waljinah (Solo), sedangkan R. Pirngadie (Jakarta) untuk Keroncong Beat, Manthous (Gunung Kidul, Yogyakarta) untuk Campursari dan Koes Plus (Solo/Jakarta) untuk Keroncobg Rock, serta Didi Kempot (Ngawi) untuk Congdut.

Ingin lebih jauh mengenai Sejarah Musik Keroncong di sini.

Namun sudahkan Musik Keroncong mendapatkan pengakuan baik secara nasonal maupun internasional sebagai warisan budaya asli Indonesia dari United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO). Jika diperlukan jawaban sekarang, tentu saja Belum!

Kapan? Oh ya.  Mungkin menunggu hingga negara lain mengakui musik keroncong sebagai musik asli negara mereka. Sebagaimana kekhawatiran isi berita ini :

Musik Keroncong Terancam Dikuasai Malaysia

  • TOP DREAM

  • DREAM POSTING

  • HALAMAN DREAM

  • DREAM ARSIP

  • OPTIMALISASI BLOG ANDA

  • Ada Yang Mau Beli?

  • RSS NationalGeographic

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • RSS K!ckAndy

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • RSS MediaIndonesia

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • RSS TempoInteraktif

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • RSS SeputarIndonesia

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • RSS Kompas.com

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • RSS OkeZone

  • mm
  • SEO

    “Ingin meningkatkan traffic pengunjung dan popularity web anda secara cepat dan tak terbatas…? Serahkan pada Pimpii…! Pimpii akan melakukannya untuk anda GRATIS…!..Klik (di sini) dan (disini-2)
  • Klik tertinggi

  • AWAN TAG

    ajaib alat musik tradisional indonesia amazing aneh Angklung Antasari asli indonesia berita bisnis bonus caleg caleg stress cinta download gratis dream indonesia duniasana duniasini energi terbarukan gara gara facebook gempa padang google translate hacker indonesia indonesia mampu inovasi inovasi anak bangsa internet iseng iseng-iseng kalimantan barat kartini karya anak bangsa kasus ambalat kata-kata mutiara kata kata mutiara hari ini kesehatan korupsi kpk kreatif kucing langka malaysia manohara miyabi mobil murah MOTIVASI motivasi diri motivasi gagal motivasi hidup mutiara kata mutiara kata hari ini obama only indonesia page rank pemilu pemilu 2009 pidato presiden politik polri porno prestasi anak indonesia Prita Mulyasari quick count pemilu 2009 renungan robot musik Sandra dewi sby teknologi teknologi indonesia teknologi revolusioner masa depan tips tutorial blog unesco unik unik menarik
  • Yuk.Ngeblog.web.id
  • Ikuti

    Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

    Bergabunglah dengan 146 pengikut lainnya.