Pengantar DREAM INDONESIA TV

Standar

Bangun di pagi hari ini, aku merasakan nyaman sekali. Entah karena tidurku yang nyenyak tanpa mimpi, atau karena matahari pagi ini terasa hangat atau karena udara pagi yang dihirup segar sekali. Hm…

Tepat jam 6.30 aku sudah nongkrong di depan pesawat tv, acara favoritku akan segera dimulai. Seluruh saluran televisi yang ada secara serentak me-relay sebuah acara, yang menjadi acara yang paling kunanti saat ini (setelah sebelumnya aku agak bosan pagi-pagi disuguhi acara music, sinetron atau pengumuman daftar pemenang panasonic award 2009 di sini atau malah acara gossip ……..). Dimana sang presiden selama 10 menit akan tampil ‘live’ di layar kaca.

di

Pukul 6.50 teng, sang presiden muncul dilayar kaca tanpa protokoler. Pagi ini sepertinya shooting dilakukan di rumah sang presiden, tepatnya di teras rumah beliau. Tampak sang presiden duduk dikursi, di sampingnya ada meja teras yang berbentuk bulat yang diatasnya ada secangkir minuman. Sebagai pembuka seperti biasa sang presiden menyapa seluruh penduduk Indonesia. Menyapa pegawai negeri, pegawai swasta, buruh, tani, nelayan, menyapa sebelum mereka berangkat kerja. Mengingatkan mereka agar nanti di tempat kerja lebih produktif, tidak boros, mau berhemat, perduli kepada sesama.

Taklupa kepada anak-anak usia sekolah diingatkan agar rajin belajar, tidak bolos, bahwa masa depan bangsa tergantung kepada anak-anak dan pendidikan yang mereka terima. Bahwa orang tua dan murid tidak perlu lagi cemas masalah biaya pendidikan, karena pemerintah telah mengganggarkan dana yang besar untuk sektor pendidikan, sehingga sekolah sekarang hampir dibilang gratis. Kepada mahasiswa, agar lebih focus kepada mata kuliah, tidak mudah terpengaruh terhadap anasir-anasir yang tidak pernah puas dengan pemerintah, sehingga lebih mengutamakan demo turun ke jalan yang cenderung anarki ketimbang penyelesaian yang lebih intelek, karena sekarang penyaluran permasalahan terhadap ketidak puasan dengan kebijakan-kebijakan pemerintah telah terbuka lebar dan pasti akan mendapat tanggapan yang memuaskan.

Kepada pengawai negeri kembali diingatkan, mulai dari pegawai rendahan sampai pejabat tinggi untuk datang ke kantor tepat waktu, selalu berada di tempat tugas, mengedepankan pelayanan kepada masyarakat, mengingatkan kembali tugas-tugas sebagi abdi Negara. Sang Presiden kembali membacakan sanksi-sanksi terhadap penyalahgunaan wewenang, KKN hingga pelanggaran lainnya, lengkap dengan contoh kasus. (Pagi ini sang presiden mengumumkan pencopotan seorang Pejabat Tinggi yang melakukan penyalahgunaan kekuasaan)

Siaran langsung ini tentu saja tidak pakai lama, juga tidak pakai resmi-resmian. Selama 10 menit setiap pagi sang presiden dengan gaya santai dan terarah selalu menyempatkan diri, selain menyapa seluruh penduduk Indonesia, juga menyampaikan rencana dan program harian sang presiden serta hasil-hasil yang telah dicapai maupun yang belum tercapai berikut kendala yang dihadapi secara singkat dan padat , sehingga paling tidak seluruh penduduk Indonesia langsung dapat merasakan perkembangan dan kemajuan target rencana pembangunan negeri ini.

Acara ini sendiri bagi sang presiden bagaikan lauk untuk sarapan paginya , sehingga dalam konsisi apapun bahkan pada saat kunjungan di daerah-daerah hingga kunjungan keluar negeri sang Presiden tetap menyempatkan 10 menit waktunya di pagi hari untuk siaran langsung ini. Dan bagiku, 10 menit yang disediakan terasa kurang, harusnya ada lagi sesi tanya jawab untuk hal-hal yang kurang jelas. Tetapi aku juga maklum akan kesibukan sang presiden, sehingga menyisihkan waktunya selama 10 menit setiap pagi hari sungguh luar biasa.

Hm…dream Indonesia.

2 responses »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s