Dream Indonesia Episode #1 GOOD GOVERMENT

Standar

Dream Indonesia Episode Pertama. Durasi 10 menit.

(Acara ini dimulai ketika lantunan lagu Indonesia Raya dengan latar belakang pemandangan alam negeri nan elok ini ditampilkan)

Pagi ini sang presiden muncul dilayar kaca dengan wajah cerah dibalik kemeja batiknya.

Dengan senyum simpatik sang presiden mulai membuka siaran langsung  tanpa naskah ini.

Berikut kutipan lengkap pidatonya :

“ Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air, sejak dari sabang hingga merauke, Selamat Pagi”

go

Saya selalu ingat pepatah orang tua : hidup selalu dimulai di pagi hari dan rezeki mendatangi mereka yang bangun pagi mendahului matahari. Semoga kalian semuanya sudah bangun dan bersiap-siap untuk memulai hidup di hari ini. Yang anak-anak sudah siap untuk berangkat sekolah, yang pekerja, swasta, pegawai negeri, buruh, tani dan nelayan telah siap untuk berangkat kerja, yang masih mencari pekerjaan tidak putus asa berusaha di hari ini.

“ Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air, sejak dari sabang hingga merauke, Bersemangatlah”

Negara kita adalah Negara yang sedang berkembang. Sungguh banyak persoalan yang kita hadapi dan harus kita akui hal itu. Sejak dari masalah sosial hingga ekonomi, belum lagi masalah kemiskinan, pengangguran, pembangunan yang belum merata di semua bidang, di semua wilayah. Dan banyak lagi yang lainnya. Tetapi itu semua tidak menjadikan kita berpangku tangan mengabaikannya.

“ Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air, sejak dari sabang hingga merauke, Berusahalah”

Dari semua upaya yang kita lakukan dalam mengatasi permasalahan bangsa ini, harus diyakinkan bahwa yang terpenting adalah semua harus bertumpu pada pembangunan manusia. Manusia yang harus kita bangun terlebih dahulu. Kita bangun semangatnya, tingkatkan kemampuannya, kembangkan potensi diri, kapasitas, moral, tanggungjawab dan komitment diri. Dan pembangunan manusia itu sendiri sudah harus di lakukan sejak dini sejak sekarang termasuk terhadap anak-anak kita melalui pendidikannya. Karena merekalah yang nantinya akan memimpin dan membangun negeri ini. Untuk itu tidak ada tawar menawar lagi bagi peningkatan di bidang pendidikan yang berkualitas, murah, mudah dan terjangkau.

Maka kembali saya sampaikan, bahwa saya akan memulai untuk membangun negeri ini sesuai dengan amanah yang saudara-saudaraku mandatkan kepada saya dengan suatu tatanan pemerintahan yang bersih, bermoral, bertanggungjawab, mengutamakan pelayanan dan pengabdian.

(sesekali pidato sang presiden di selingi dengan cuplikan rekaman peristiwa yang mengena dan terkait dengan konteks yang dibicarakannya)

“ Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air, sejak dari sabang hingga merauke, Bangkitlah”

Menciptakan pemerintahan yang bersih atau nanti kita menyebutnya good government sangatlah tidak mudah tetapi juga bukan hal yang mustahil untuk mewujudkannya. Untuk itu saya telah menempatkan didalam jajaran cabinet saya orang-orang yang professional dan punya komitment tinggi membangun negeri ini.

Saya tidak mau terjebak dalam nuansa politis ketika menempatkan orang-orang di jajaran pemerintahan saya. Perlu saudara-saudaraku ketahui, sejak lama saya memimpikan Negara kita mempunyai tatanan pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Nah sekaranglah pada saat saudara-saudaraku memilih saya menjadi presiden negeri ini, saya akan mewujudkan mimpi itu, yang saya yakin juga adalah mimpi kita semua.

“ Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air, sejak dari sabang hingga merauke, Mari kita berupaya”

Saya akan melakukan hal-hal yang dipandang perlu, bahkan jika harus merombak total seluruh system yang terkait terutama di bidang ekonomi, pelayanan public, pendidikan, kesehatan, bidang social, pertahanan dan keamanan begara, bahkan hingga bidang politik sekalipun.

Jangan pandang ini sebagai sebuah restrukturisasi, regulasi atau apapun namanya melainkan hal itu adalah sesuatu yang lumrah dan mesti dilakukan demi kemajuan bangsa ini.

(Tim kreatif acara Dream Indonesia men-setting sedemikian rupa tampilan maupun lay-out acara ini sehingga berkesan santai, segar, dinamis dan tidak membosankan)

Siapa dari kita yang tidak punya mimpi hidup layak, aman dalam berusaha, biaya pendidikan bagi anak-anak terjangkau bahkan gratis, pelayanan kesehatan yang memuaskan dan ada dimana-mana, dan lain-lain dan lain-lain. Kebutuhan hidup yang mendasar akan sandang pangan, pendidikan dan kesehatan tersebut harus menjadi hal lazim dan mudah dan murah.

“ Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air, sejak dari sabang hingga merauke, Ini bukan mimpi”

Untuk itu diperlukan komitment dan kesungguhan kita semua dalam menggapai semua ini. Saya sangat memerlukan dukungan semua pihak tanpa terkecuali untuk sama-sama kita membangun negeri ini dan menciptakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Lupakan mereka yang mendahulukan kepentingan pribadi dan golongan, tinggalkan mereka yang masih suka memikirkan diri sendiri dan bermental KKN, abaikan mereka semua yang tidak punya komitment dalam membangun negeri ini.

Ingat. Saya tidak perduli jika nantinya ada pihak-pihak yang merasa dirugikan kemudian menentang saya jika semua yang saya lakukan hanya semata-mata untuk kesejahteraan seluruh bangsa ini tanpa terkecuali. Tetapi tolong ingatkan saya jika nyata-nyata ada kebijakan-kebijakan di masa pemerintahan saya ada yang tidak memihak kepentingan orang banyak.

“Demikianlah Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air, sejak dari sabang hingga merauke”

Mari kita sambut pagi ini dengan semangat baru dan pengharapan baru. Yakinlah : kita mampu.

(Acara ini ditutup dengan alunan lagu Padamu Negeri yang pagi ini dinyanyikan oleh serombongan vocal grup anak-anak sekolah)

One response »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s