SEPULUH TAHUN YANG LALU INDONESIA SUDAH BISA KAYA RAYA

Standar

Ternyata sejak 10 tahun yang lalu Indonesia sudah bisa kaya raya. Sebab ternyata Indonesia mempunyai banyak harta karun yang siap untuk dinikmati. Tidak percaya?

harta-karun1minyak bumi, bahan tambang

Lihat data yang Pimpii dapat : Pada tahun 1996 (sepuluh tahun yang lalu kan…), Pakar perminyakan dari Forum Konsultasi Daerah Penghasil Minyak (FKDPM), Dr. Ir. Andang Bachtiar MS.c, pada waktu itu  menyatakan, dari seluruh potensi minyak yang ada di tanah air, baru 25% yang dikelola, atau sebanyak 16 cekungan saja, sedangkan 42 cekungan lainnya yang dari hasil penyelidikan umun dan foto satelit memiliki kandungan minyak masih dibiarkan terlantar. Potensi cadangan minyak di 42 cekungan itu mencapai 11,319 milyar barel. (baca : sebelas ribu tiga ratus sembilan belas miliar barel)

Lalu belum lama ini, Indonesia kembali di kejutkan oleh penemuan dari hasil penelitian Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT) dan suatu lembaga riset Jerman yang menemukan potensi minyak (hidrokarbon) dalam jumlah sangat besar sekitar 107,5-320,79 miliar barel di perairan timur laut Pulau Simeulue, Provinsi Naggroe Aceh Darussalam (NAD).

Kalau dihitung, cadangan minyak Indonesia saat ini adalah 11,319 Milyar + 320 Milyar yakni 331,319 milyar barel. LUAR BIASA. Apabila sudah di eksplorasi, dalam waktu singkat akan segera menaikkan pendapatan perkapita penduduk, karena roda perekonomian Indonesia pasti akan meningkat drastis. Tuh…. HARTA KARUN kan.

HARTA KARUN Indonesia berikutnya  :  Industri perikanan. Luas laut Indonesia yang mencapai 5,8 juta km2, potensi tangkap saat ini hingga lebih dari 6 juta ton dan hampir setengah dari jumlah tersebut dikuasai oleh nelayan asing yang beroperasi di lautan Indonesia baik secara legal maupun ilegal. Pencurian ikan di lautan Indonesia sudah mencapai nilai lebih dari 30 trilyun rupiah pertahun. Kalau bisa diselamatkan, penambahan pendapatan negara akan sangat besar.

Belum lagi perikanan darat. Kita ambil contoh propinsi JABAR. Hasil produksi perikanan di Jabar tahun 1997 adalah sebagai berikut: perikanan laut 173.247 ton dengan nilai Rp 365.708.000.000, perikanan darat 302.472 ton dengan nilai 1.147.140.000.000.

Sedangkan hasil perikanan tahun 1998 adalah sebagai berikut: perikanan laut 173.337 ton dengan nilai Rp 751.317.000.000 dan perikanan darat 384.752 ton dengan nilai Rp 2.370.527.000.000.

Data di atas menunjukkan adanya peningkatan baik hasil maupun nilai produksinya (tahun 1997 hingga tahun 1998). Perikanan darat produksinya meningkat 39,13% dan nilainya meningkat Rp 838 milyar atau 68,31%. Sementara itu, perikanan laut peningkatannya hanya sekitar 90 ton atau 0,05%, tetapi nilainya meningkat hampir 105% atau Rp 388 milyar.

Itu baru 2 contoh harta karun, belum yang lainnya lagi semisal bahan tambang, mineral, kekayaan nabati, hutan, dan lain-lain dan lain-lain.  Terbayang bukan bagaimana HARTA KARUN di bumi Indonesia yang “seharusnya” sudah bisa di eksplorasi sepuluh tahun yang lalu. Sehingga pada tahun 2009 ini, masyarakat Indonesia yang nota bene adalah pemilik sah dari harta karun-harta karun tersebut sudah dapat menikmati hasilnya.  Benarkah demikian? Diapakan saja harta karun tersebut? Sebuah pertanyaan besar yang sulit untuk menjawabnya.  “Banyak harta tetapi miskin,” ujar seorang teman, “Peminta-minta dengan mangkok emas di tangannya,” timpal yang lainnya.

Semoga kita tidak harus menunggu hingga sepuluh tahun lagi untuk dapat menikmati harta karun milik kita ini. Semoga…

daftar pustaka :

http://wartaheboh.blogspot.com/2008/05/harta-karun-ditemukan-5-tahun-lagi.html

6 responses »

  1. “11,319 milyar barel. (baca : sebelas ribu tiga ratus sembilan belas miliar barel)”
    ini koma tanda pemisah desimal atau ribuan? tapi dari cara baca yg anda berikan berarti ini pemisah ribuan, jd jumlahnya 11319, bukan sebelas koma tiga satu sembilan.

    “11,319 Milyar + 320 Milyar yakni 331,319 milyar barel.”

    Saya jadi bingung, kalo 11319 + 320 bukannya jadi 11639 miliar?

    lain kali kalau COPAS diedit dulu ya…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s