Didenda Karena Terlalu Berisik Pada Saat Bercinta

Standar

Berikut berita mengenai adab privacy di negeri seberang.

Sunderland. Kebiasaan mengeluarkan suara keras saat berhubungan suami istri, membuat Caroline Cartwright berurusan dengan hukum. Wanita 47 tahun tersebut harus membayar denda sebesar Rp. 5 juta karena mendapat komplain dari tetangganya yang terganggu dengan perilakunya.

Caroline mendapatkan status ASBO (Anti-Social Behaviour Order) dari pengadilan setempat karena terlalu berisik saat bercinta bersama suaminya Steven. Dia berurusan dengan pengadilan rendah (Magistrate) setelah mendapat komplain dari tetangganya sebanyak 25 kali.

Margery Ball seorang tetangganya, mengaku tidak bisa tidur nyenyak selama 2 tahun terakhir. Untuk membuktikan komplain tersebut, pihak Dinas Ketertiban Lingkungan setempat memasang alat perekam rumah tetangga sebelah Caroline di Concorde, Tyne and Wear.

Sang pemilik rumah yang di pasangi alat perekam, Rachel O’Connor menghidupkan penyadap tersebut setiap kali merasa terganggu dengan suara Caroline. “Saya mendengar suara layaknya orang berhubungan seksual. Sangat Keras. Mereka mengerang, merintih dan berteriak seperti orang kesakitan.” Ungkapnya di pengadilan.”Tak hanya dari perempuan tetapi dari keduanya” tandasnya

O’Connor menambahkan sejak dirinya menjadi tetangga keluarga Caroline pada November 2007, suara-suara menggangu tersebut selalu terdengar setiap tengah malam hingga pukul 3 pagi. Tapi sekarang sudah berubah menjadi pikul 06.30-09.00 malam.

...sudah direkam 23 kali....

...sudah direkam 23 kali....

Saksi dari Dinas Ketertiban Lingkungan, Pamela Spark bersaksi di Pengadilan bahwa telah mendengar 23 rekaman pasangan tersebut saat sedang berhubungan seksual. ”Saya dengan teriakan yang mengganggu dari suara wanita di rekaman tersebut”, jelasnya.

Menghadapi tuduhan tersebut Caroline menyatakan tidak pernah bermaksud membuat kegaduhan ketika bercinta, ’Saya bingung mengapa orang-orang meminta saya diam, padahal itu sangat normal menurut saya,” tukasnya

Namun ketua Hakim Pengadilan Alan Griffins menjelaskan bahwa para tetangganya tidak memintanya untuk diam saat berhubungan suami istri. Hanya menurunkan volume suara agar tidak menggangu lingkungan sekitar,” Anda harus berusaha untuk mengecilkan suaramu saat berhubungan seksual. Hargailah hak-hak orang yang berada disekitarmu.”

2 responses »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s