Duniasini : Olah Raga Golf dilarang di Indonesia

Standar

Baca Aturan KPK berikut baik-baik:

Dalam aturan KEP-06/P.KPK/02/2004 pasal 6 ayat 2 huruf d, dinyatakan bila Ketua dan Pimpinan KPK dilarang bermain golf dengan pihak atau pihak-pihak yang secara langsung atau tidak langsung berpotensi menimbulkan benturan kepentingan sekecil apapun.

Jika melihat tahun dikeluarkannya aturan tersebut (2004), berarti memang Antasari — yang kini sedang bergulat dengan kasus dugaan keterlibatannya dalam pembunuhan Nasrudin yang dikait-kaitkan dengan Rani yang seorang caddy — sudah dapat dikenakan sanksi pelanggaran Kode Etik KPK karena nyata-nyata telah bermain golf bersama Nasrudin yang dapat dikatakan sebagai ‘pihak’ lain.

Caddiegirls

Namun terlepas dari kode etik tersebut, hal yang menarik– atau malah tidak menarik — adalah dipilihnya atau ditunjuknya permainan Golf sebagai olahraga yang ‘terlarang’. Mungkin alasan bermain golf dilarang karena olahraga golf dipersepsikan masyarakat umum sebagai olahraga yang mahal dan eksklusif dan menjadi ajang lobi dan perilaku lain yang bertentangan dengan misi KPK dapat saja diterima. Baca juga artikel olah raga om-om mengenai golf. Namun apakah cuma di olah raga golf saja hal itu dapat terjadi, olah raga tenis atau renang sekalipun — apalagi jika instrukturnya yang disediakan adalah cewek seksi bahenol mengundang adrenalin ‘olahraga’ meningkat — dapat saja dijadikan ajang lobi dan dibuat ekslusif dan mahal jika diselenggarakan di hotel berbintang misalnya.

Jadi jika olah raga golf di larang dikalangan KPK yang niatan semula hendak menjadi model lembaga pemberantas KKN nomor wahid negeri ini yang bermuara pada pencitraan good goverment pemerintah Indonesia, maka bukan tidak mungkin suatu saat nanti Olah Raga Golf akan sama sekali dilarang di Indonesia….

Kalau itu tujuannya mungkin PPGI (Persatuan Golf Profesional Indonesia) sudah harus siap-siap untuk dibubarkan sejak sekarang. Mau?

Mungkin kata bijak berikut dapat sedikit menjelaskan :

“Sebuah tong yang penuh dengan pengetahuan

Belum tentu sama nilainya dengan setetes budi”

(Phytagoras)

Jadi jawab sendiri…. Selain bermain Golf masih bolehkah ‘bermain’ olah raga lainnya?

Pustaka :

DetikNews.com

2 responses »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s