Duniasini : Sapi Bermata Empat Bermoncong Dua dan Sapi Berkaki Lima, Kembar Siam?

Standar

Banyak hal-hal yang aneh terjadi di dunia ini.  Belum lama ini dunia ‘persapian’ telah mengejutkan masyarakat setempat dengan  lahirnya dua ekor sapi di tempat yang berbeda yang terlahir dengan kondisi ‘tidak normal’.

Yang pertama di Bantul.  Warga Dusun Bongsren, Pandak, Bantul, mendapat tontonan menarik, yakni anak sapi jantan berkaki lima. Sapi jantan ini lahir normal pada Kamis (26/3) sore dengan berat 30-an kg. Satu kaki (tambahan) terletak di antara dua kaki depan, dan tidak dipakai si sapi untuk berjalan. Suwarto (51), pemilik sapi jenis Limosin berwarna coklat susu ,ini mengatakan, ia heran mengapa sapinya ini berkaki lima. “Induknya dia yang berumur lima tahun, sebelumnya sudah melahirkan tiga kali dan semuanya normal,” ujarnya, Jumat (27/3).

1919056p

Berikutnya Sapi berbentuk aneh lahir dari induk milik Marsulam (45), warga Dusun Klobukkulon, Desa Cobanjoyo, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (6/6) pagi. Kepalanya bermoncong dua dan matanya empat.  Kelahiran anak sapi jenis keling berkelamin betina ini menggemparkan desa setempat. Bahkan dalam hitungan jam, kabar itu sudah sampai ke Kota Pasuruan.

1353585p

Meski tidak dijelaskan penyebab fenomena ini.  Secara teoritis kejadian ini mungkin dapat di anggap salah satu jenis kelahiran kembar siam.  Sebagai perbandingan mari kita simak beberapa jenis kembar siam :

Ada beberapa jenis kembar siam:

  • Thoracopagus: kedua tubuh bersatu di bagian dada (thorax). Jantung selalu terlibat dalam kasus ini. Ketika jantung hanya satu, harapan hidup baik dengan atau tanpa operasi adalah rendah. (35-40% dari seluruh kasus)
  • Omphalopagus: kedua tubuh bersatu di bagian bawah dada. Umumnya masing-masing tubuh memiliki jantung masing-masing, tetapi biasanya kembar siam jenis ini hanya memiliki satu hati, sistem pencernaan, diafragma dan organ-organ lain. (34% dari seluruh kasus)
  • Pygopagus (iliopagus): bersatu di bagian belakang. (19% dari seluruh kasus)
  • Cephalopagus: bersatu di kepala dengan tubuh yang terpisah. Kembar siam jenis ini umumnya tidak bisa bertahan hidup karena kelainan serius di otak. Dikenal juga dengan istilah janiceps (untuk dewa Janus yang bermuka dua) atau syncephalus.
    • Cephalothoracopagus: Tubuh bersatu di kepala dan thorax. Jenis kembar siam ini umumnya tidak bisa bertahan hidup. (juga dikenal dengan epholothoracopagus atau craniothoracopagus)
  • Craniopagus: tulang tengkorak bersatu dengan tubuh yang terpisah. (2%)
  • Dicephalus: dua kepala, satu tubuh dengan dua kaki dan dua atau tiga atau empat lengan (dibrachius, tribrachius atau tetrabrachius) Abigail dan Brittany Hensel, adalah contoh kembar siam dari Amerika Serikat jenis dicephalus tribrachius.
  • Ischiopagus: kembar siam anterior yang bersatu di bagian bawah tubuh. (6% dari seluruh kasus)
  • Ischio-omphalopagus: Kembar siam yang bersatu dengan tulang belakang membentuk huruf-Y. Mereka memiliki empat lengan dan biasanya dua atau tiga kaki. Jenis ini biasanya memiliki satu sistem reproduksi dan sistem pembuangan.
  • Parapagus: Kembar siam yang bersatu pada bagian bawah tubuh dengan jantung yang seringkali dibagi. (5% dari seluruh kasus)
  • Diprosopus: Satu kepala dengan dua wajah pada arah berlawanan.

Terlepas dari kemungkinan tersebutt, kejadian yang terbilang langka ini tetap menarik untuk diarsipkan di dalam “Duniasini”.

Pustaka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s