Inilah Foto Hasil Visum Manohara, ‘Pembela’ Fakhry Protes

Standar

Benar saja ada ungkapan bahwa foto adalah satu gambar berjuta makna. Lihat dulu foto-foto Manohara yang diabadikan lewat Blackberry antara Maret hingga April 2009. Pakar telematika Roy Suryo yang menunjukan foto bukti penyiksaan terhadap Manohara di Hotel Santika, Jalan KS Tubun, Jakarta, Rabu (10/6/2009) mengatakan foto-foto sayatan di tubuh Mano itu asli.

mano1

Foto sayatan pada bagian dada

mano2

Foto penyiksaan berupa sundutan rokok di kening Manohara

mano3

Roy memastikan foto-foto itu asli dan diambil Manohara lewat Blackberry antara Maret hingga April 2009

mano4

Foto bergambar lebam di tangan Mano yang diambil pada 10 Maret 2009 pukul 22.01 WIB.

Keruan saja aksi Manohara memperlihatkan foto-foto anggota tubuhnya — dada, paha dan perut — yang penuh luka siletan dikecam oleh pendukung Pangeran Fakhry. Kecaman itu disampaikan pembela misterius Tengku Fakhry lewat blog toughlane.blogspot.com, Jumat (12/6/2009).

“Maka selain TT (Fakhry-red) ada lagi orang lain yang bernasib baik dapat melihat tempat sulit dan sansitif Manohara. Tidak malukan Manohara untuk mendedahkan supaya orang lain dapat melihat selain daripada suaminya. Ingat, Manohara adalah masih lagi isteri TT yang sah dan haram untuk orang lain memegang dan melihat aurat isterinya,” demikian yang tertulis.

Menurutnya, siapa yang menjamah tubuh Manohara tanpa mendapat izin suaminya adalah haram dan boleh ditindak berdasar UU.

“Tentunya TT tidak akan membenarkan sesiapa pun untuk menjamah dan melihat batang tubuh isterinya yang montel dan putih melepak itu. Maka sebab itulah ramai orang yang suka mendampingi Manohara termasuklah Laskar Merah Puteh,” imbuhnya

Sungguh pembelaan yang luar biasa. Harapannya kekejaman Fakhry serta merta sirna karena Manohara sengaja ‘mempertontonkan’ bagian tubuh yang hanya boleh dilihat Fakhri selaku suaminya. Sehingga lagi-lagi Manohara tetap yang dipersalahkan. Begitu ya?

pustaka 1
pustaka 2

Lihat Juga : Video Unik Obama Membunuh Lalat Laksana Karate Kids

21 responses »

  1. bleh.
    saya sih udah ga peduli masalah ini, beneran deh.
    ga peduli malingsh*t plagiator kebudayaan(yang memang saya gak setuju), tapi kalo kasus perdata kaya begini sih saya ga bisa bilang siapa yang bersalah, toh salah manohara juga ga ngeluarin semua bukti dari awal jadi kesannya pengecut

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s