Asal Muasal Sandal

Standar

Once Upon a Time. Seorang Maharaja hendak berkeliling negeri untuk melihat keadaan rakyatnya. Ia memutuskan uttuk berjalan kaki saja. Karena selama ini jika hendak berjalan keluar istana ia selalu naik kereta istana. Baru beberapa meter berjalan keluar istana kakinya terluka karena terantuk batu. “Ah. Ternyata kondisi jalan-jalan di negeriku jelek sekali. Aku harus memperbaikinya.”

Maharaja menunda perjalanannya, lalu memanggil seluruh menteri istana. Ia menyesalkan kenapa baru mengetahui hal tersebut setelah ia turun langsung melihat rakyatnya. Untuk menindaklanjuti hal itu, Maharaja memerintahkan untuk melapisi seluruh jalan-jalan yang ada di negerinya dengan kulit sapi yang terbaik.

cow

Terbayang kesibukan luar biasa yang dilakukan para Menteri. Mereka mulai dengan mengumpulkan sapi-sapi di seluruh negeri untuk diambil kulitnya.

Pada saat itu, datanglah seorang pertapa menghadap Maharaja dan berkata, “Wahai paduka, mengapa paduka hendak membuat sekian banyak kulit sapi untuk melapisi jalan-jalan di negeri ini. Padahal sesungguhnya yang paduka perlukan hanyalah dua potong kulit sapi untuk melapisi telapak kaki paduka.”

Konon sejak itulah dunia menemukan kulit pelapis telapak kaki yang kemudian kita kenal dengan nama “sandal”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s