Sekitar 2.000 dari 5.000 Jenis Anggrek Di Indonesia Terancam Punah

Standar

Sekitar 2.000 dari 5.000 jenis anggrek di Indonesia terancam punah,  bukanlah sebuah khayalan dan tidak perlu dilakukan penelitian yang mendalam untuk itu.  Meskipun kemudian  peneliti dari LIPI Dwi Murti Puspitaningtyas mengatakan  di Jakarta, Kamis (18/6) bahwa hal ini diakibatkan pembabatan hutan dan penyelundupan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab 

Beberapa jenis anggrek yang kini langka, di antaranya Phalaenopsis javanica dari Jawa Barat, Cymbidium hartinahianum dari Sumatra Utara, Paraphalaenopsis denevii dari Kalimantan. Selain itu seluruh jenis anggrek Paphiliopedium appendix CITES adalah jenis anggrek yang tidak boleh diperdagangkan di dalam negeri maupun luar negeri.

coelogynepandurataAnggrek Hitam Kalimantan

Menurut dia, beberapa anggrek langka tersebut, dinilai memiliki keunikan, sehingga kini terus dilakukan perburuan. Fungsinya, adalah untuk dijadikan sebagai induk silangan untuk menghasilkan hibrida baru, sehingga yang terjadi adalah semakin langka jenis anggrek tersebut akan semakin diburu.

Murti mengatakan, eksploitasi anggrek secara besar-besaran yang dilakukan di beberapa daerah seperti di Kalimantan, harus segera dibatasi. Bila tidak, Indonesia akan semakin cepat kehilangan jenis anggrek yang dilindungi, dan tidak menutup kemungkinan jenis anggrek tersebut kini telah pindah menjadi hak milik negara lain.

“Saat ini pemerintah sudah ketat mengawasi perdagangan anggrek ke luar negeri, melalui pengawasan pintu keluar, baik dari bandara maupun pelabuhan, tetapi untuk perdagangan dalam negeri masih sulit dikendalikan,” kata dia.

— Semestinya dapat juga ditambahkan pembukaan hutan yang ‘gila-gilaan’ untuk perkebunan sawit turut menyumbang hilangnya hutan sekaligus sirnanya habitat anggrek itu sendiri. Simak saja data ini : Luas Perkebunan Sawit Nasional 2009 mencapai 7,12 Juta Ha.

Darimana kebun-kebun sawit itu berdiri, kalau tidak dari hutan yang dulunya pernah ada di Indonesia….

Pustaka

2 responses »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s