Tak Mau Ambil Resiko, Polisi Thailand Ledakkan Sepeda Motor Yang dikira Bom!

Standar

Peristiwa ini bisa jadi imbas dari ledakan bom hotel JW Marriot dan Ritz Cartlton Jakarta.

di Aparat keamanan Thailand, yang menjaga lokasi penyelenggaraan pertemuan ASEAN Regional Forum (ARF), menghancurkan sebuah sepeda motor yang dicurigai memuat bahan peledak. Namun, setelah diperiksa, motor yang sudah hancur itu tidak mengandung bom.

Demikian ungkap Letnan Jenderal Kanit Sapitkak, perwira militer yang memimpin satuan pengamanan pertemuan ARF di kawasan wisata Phuket, Kamis 23 Juli 2009. Pertemuan ARF dihadiri oleh para menteri dan pejabat tinggi lebih dari 30 negara, termasuk Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Hillary Clinton.

Kanit mengungkapkan bahwa para anak buahnya curiga melihat satu unit sepeda motor yang telah cukup lama dibiarkan oleh pemiliknya. Masalahnya, sepeda motor itu diparkir sekitar 300 meter dari gedung yang menjadi lokasi pertemuan ARF.

Kedua ban motor sudah dalam keadaan botak. Kecurigaan pihak keamanan bertambah saat beberapa anjing pelacak begitu bernafsu mengendus motor telantar itu.

Tak mau berisiko terulangnya insiden bom seperti yang terjadi di Jakarta Jumat pekan lalu, pihak keamanan akhirnya berinisiatif meledakkan motor itu di tempat khusus. Bunyi ledakan terdengar di gedung pertemuan sehingga menimbulkan rasa was-was sejumlah orang.

Motor yang sudah hancur itu dinyatakan steril, namun pihak keamanan tidak merasa bersalah. “Kami tidak mau kecolongan,” kata Kanit.

Menurut laman The Bangkok Post, belakangan diketahui bahwa motor itu ternyata sedang ditinggalkan oleh pemiliknya karena bannya sudah botak sehingga harus diganti yang baru. Namun, tak jelas apakah pemilik motor mendapat ganti rugi dari peristiwa itu.

Phuket, yang terletak 600 kilometer dari selatan Bangkok, dalam beberapa hari terakhir mengalami penjagaan ketat dari aparat keamanan. Polisi sempat memblokade lalu lintas selama lebih dari satu jam di sekitar gedung pertemuan.

Imbasnya, para anggota delegasi dan wartawan menjadi terhambat saat keluar-masuk Sheraton Grande Laguna Phuket Hotel.

Imbas lainnya, pemilik sepeda motor yang tak berdosa tersebut kehilangan sepeda motornya…..

pustaka: vivanews.

2 responses »

  1. Wah, benar2 keterlaluan kalo pemilik ga dapat ganti rugi. Lebih parah lagi, polisi tidak merasa bersalah. Kan kasihan pemilik motor tersebut. Benar2 kelewatan polisinya

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s