Profil Morolipi, Robot Militer Buatan Indonesia yang membantu Densus 88 Tangkap Nurdin M Top

Standar

Penggerebekan yang sukses sejak, Jumat (07/8) sore kemarin di sebuah rumah yang diduga sebagai markas teroris Nurdin M Top di dusun Beji, Kecamatan Kedu, Temanggung, kinerja Densus 88 AntiTeror, dan Mabes Polri juga didukung oleh sebuah robot pengintai.

robot1

Robot pengintai tersebut diberi nama Morolipi v1.0, sebuah mobil robot penjinak bom yang dikembangkan oleh LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) di tahun 2004, kemudian dilanjutkan hingga tahun 2008.

Robot Morolipi v1.0 tersebut dirancang dengan spesifikasi :

  • Panjang 1 meter dan lebar 1 meter, tinggi 90 cm
  • Bobot 80-100 kg.
  • Mampu berjalan di permukaan yang datar ataupun menaiki tangga dengan kecepatan 3 meter per detik tanpa menggunakan energi karena menggunakan kopling elektrik.
  • Memiliki dua ruas lengan dengan panjang 70cm dan dapat bergerak bebas ke lima arah, berputar 360 derajat, juga menekuk,
  • Terdapat gripper sebagai alat penjepit dan pemotong kabel di bagian ujung lengannya,
  • Didukung dengan camera, sensor inframerah, pengontrol artikulator dan artikulator yang dapat mengirimkan detail gambar ke komputer,
  • Dikendalikan dengan jarak maksimal 6km dengan menggunakan tongkat pengendali atau joystick.
  • Memiliki rangkaian elektronik penggerak mulai kontak dengan roda penggerak, lengan, kopling elektronika mekanisme melewati tangga, serta pengontrol supervisor untuk memudahkan pengoperasian,
  • Dapat memotong kabel berukuran 2 mm yang mengalirkan arus listrik itu sebelum sampai ke bahan peledak.
  • Bahan bakar yang digunakan untuk menggerakkan robot berupa aki listrik,
  • Memiliki 4 roda vespa delapan inci, plus sabuk roda untuk membantu menaiki tangga tanpa terpeleset,
  • Harga lebih murah 50 persen dibanding robot penjinak bom import yang mencapai harga Rp1 miliar per unitnya.

Setelah Morolipi v1.0, kini LIPI juga sedang mengembangkan versi kedua dari Morolipi, yang akan dimunculkan pada acara HUT LIPI 23 Agustus mendatang. Untuk versi kedua, menurut LIPI akan ditingkatkan kemampuannya untuk membawa senjata api untuk menembak sasaran, sistem pendeteksi bahan peledak, membantu pasukan anti huru-hara untuk mengatasi kerusuhan, dan bahkan melengkapi robot dengan kemampuan membersihkan tangki bahan bakar minyak di pelabuhan.

pustaka : LIPI

6 responses »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s