Cara Ngetop Ala Evan Brimob : Telan Cicak Hidup-Hidup

Standar

Macam-macam cara yang ditempuh sesorang agar bisa ngetop atau populer bak artis atau selebritis.  Salah satunya dilakukan oleh pemilik akun facebook dengan username Evan Brimob.  Dalam hitungan hari saja Evan Brimob sudah menggemparkan dunia maya sehingga dalam sekejap nama Evan Brimob menjadi keyword yang paling banyak di ketik di mbah Google dan menjadi headline berita dimana-mana.

Evan Brimob ternyata memang benar-benar anggota Brimob.  Entah dengan tujuan apa Evan menulis di status facebooknya : “POLRI GAK BUTUH MASYARAKAT, TETAPI MASYARAKAT YANG BUTUH POLRI.  MAJU TERUS KEPOLISIAN INDONESIA, TELAN HIDUP2 CICAK KECIL….”

EV

Tentu saja komentar yang fantastis dan sarat aroma arogansi tersebut mendapat sambutan ‘meriah’ di status facebook nya.  Simak beberapa dari mereka yang mengomentari pernyataan tersebut :

eaa

pada awalnya Evan dengan lantang mempertahankan pernyataannya :

eva2

eva4

Berbalas komentar antara Evan dengan Facebook-er lainnya kemudian berpindah tempat hingga ke forum dan didistribusikan ke banyak mailing list.  Kontan saja kasus Evan Brimob meledak.  Evanpun menuai hujatan dari sana-sini.

Malah tak lama setelah status arogan Evan Brimob tayang, seorang warga Sleman, Wawan, melapor ke Komisi Polisi Nasional dengan mengisi formulir yang disediakan Kompolnas tertanggal 5 November 2009. Wawan mengirimkan formulir pengaduan yang diisinya itu ke situs detikcom, Kamis (5/11/2009).  Wawan menulis dalam kolom “Bentuk Perbuatan” di formulir tersebut : “Membuat pernyataan yang melecehkan masyarakat dan beropini negatif tentang masyarakat, secara tidak langsung membuat penyataan yang provokatif dan bisa memperkeruh isu-isu tentang KPK dan Polri……”

Sekarang ini saja, di jejaring Facebook banyak dibuat akun dengan nama “Pecat Evan Brimob” dengan peminat 5.602 anggota hingga pukul 08.00 WIB , “Evan Brimob Bencong” dengan anggota 1.986 dan Arogansi Evan Brimob Indonesia” dengan 2.257 peminat. Dan semuanya mengecam dan mencaci maki Evan.

Belakangan karena merasa tersudut Evan Brimob meralat pernyataannya dan sekaligus meminta maaf pada masyarakat.  Evan menulis : “saya mengaku salah dan minta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia dan POLRI dan ralat pernyataan saya menjadi : polri butuh masyarakat…masyarakat butuh polri….maju terus kepolisian indonesia, bangkit indonesiaku, lawan para koruptor dan perusak negeri ini…..”

check it out di akun facebook Evan Brimob

Namun apadaya nasi sudah menjadi bubur.  Selain dikecam Evan yang benar-benar anggota Brimob dan bertugas di Tanjung Enim, Sumatera Selatan itu harus diperiksa oleh Propam selama 2,5 Jam (6/11) untuk menjelaskan maksud dari pernyataan kontroversialnya tersebut. Bahkan Boediono, wakil presiden Indonesia, sampai penasaran dan bertanya-tanya siapakah sosok Evan Brimob ini yang sebenarnya dari akun Twitter miliknya.

Meskipun kemudian Evan berupaya membela diri dengan menyangkal bahwa dia telah menulis pernyataan kontroversial tersebut dengan mengatakan bahwa akun Facebooknya di jebol oleh hacker Palembang sebagaimana kutipan berikut  dari SriwijayaPost:

……Evan mengaku bahwa facebook miliknya diubah password-nya karena sejak satu minggu lalu tak bisa dibuka. Evan mengakui password miliknya adalah tanggal lahirnya, namun sejak seminggu lalu berubah…..

…..Evan bersikeras mengaku dirinya tidak menulis seperti yang dihebohkan sekarang. Hasil penyelidikan FB Evan telah diambil oleh hacker asal Palembang…..

Hal tersebut sulit untuk dipercaya jika ternyata toh Evan Brimob dapat menulis pernyataan maaf di akun yang sama!

Semoga Evan menyadari hal ini dan dapat dijadikan pengalaman berharga buatnya.  Evan sudah meminta maaf dan mari semua pihak tidak memperkeruh lagi kasus ini.

Demikianlah Cara Ngetop Ala Evan.  Semoga pula Evan dan yang lainnya tidak harus ‘menelan hidup2 cicak kecil‘ jika hendak ngetop ala selebriti atau artis…..

e4a

dari berbagai sumber

5 responses »

    • itu baru menelan ‘cicak’ hidup-hidup, bagaimana lagi jika menelan tokek, biawak bahkan buaya sekalian hingga komodo, bisa sangat ngetop ntuh🙂

      Suka

  1. Ck..ck..ck.. perilaku kampret macam begini ini yang perlu digasak habis-habisan, baik POLRi dan TNI adalah abdi negara dan saling ketergantungan satu sama lainnya dan tidak ada superiority terhadap keduanay dalam tatanan kemasyarakatan. Kejadian ini bisa dikatakan bahwa POLR perlu membekali dengan lebih baik dan lebih keras lagi atas kesadaran berbangsa dan bernegara kepada para anggotanya akar pola pikir sembrono macam si Evan ini tidak akan menjadi preseden buruk bagi institusi dimana dia dan anggota lainnya bernaung.

    Salam hangat dari afrika barat!

    Suka

  2. Dirusak ma hacker Palembang???
    Ngarang saja…
    Berarti minta maaf nya kagak tulus tuh…
    masalahnya kalo masuk bisa lagi kok bisa???…
    Seorang Hacker sejati, gak akan melepaskan kekuasaannya sebelum ada ganti yang lebih besar.
    Terus dari karakter dia menulis juga kagak beda jauh.
    Manusia itu diciptakan berbeda. Termasuk juga dalam karakter penulisan. Lha yang jadi masalah kok bisa yach..karakter penulisan hacker palembang itu bisa sama dengan karakter dia…
    secara gitu lho…
    Minta maaf saja evan(titik), gak usah kasih embel-embel dihack dll….

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s