Inilah Bahasa Kucing di Seluruh Dunia

Standar

Seperti halnya hewan yang telah mengalami domestikasi (penjinakan), kucing hidup dalam hubungan mutualistik dengan manusia. Tapi sejarah mutualisme ini jauh lebih pendek dibandingkan dengan hewan domestikasi yang lain dan tingkat domestikasi kucing juga masih diperdebatkan. Karena keuntungan yang diperoleh dari adanya kucing, maka manusia membiarkan kucing liar berkeliaran di pemukiman. Nenek moyang kucing rumahan tidak terlalu dekat dengan pemiliknya, berbeda dengan hewan domestik yang lain. Sejarah inilah yang mungkin menyebabkan tidak adanya ikatan yang kuat yang dimiliki kucing pada pemiliknya. Akibatnya, kebanyakan pemilik kucing menganggap kucing adalah hewan yang tidak terlalu peduli dan mandiri. Namun, kucing dapat sangat dekat dengan pemiliknya, terutama jika ia dibesarkan sejak kecil dan sering mendapatkan perhatian.

cat-breeds

Bagi anda pencinta kucing tentu sangat menarik jika mengerti bahasa kucing.   Mungkin suara kucing kesayangan anda sangat mengganggu dan masalahnya anda tidak tahu apa yang sedang ingin diutarakan oleh si kucing.

Nah.  sekarang sudah ada Meowlingual yaitu alat penerjemah “bahasa kucing”.

Setelah berhasil menciptakan Bowlingual (alat penerjemah “bahasa anjing”), Takeda Co meluncurkan Meowlingual. Anda cukup mendekatkan alat ini ke kepala kucing maka dalam beberapa saat, alat ini akan menerjemahkan “bahasa kucing” ke bahasa manusia, seperti “saya tidak dapat menunggu lagi” dan lainnya.

Pasti menyenangkan kalau bisa tahu isi hati kucing kesayangan anda. Mungkin dengan mengetahui apa keinginanya,  si pus-pus tidak akan mengeong lagi yang tentunya akan mengganggu tidur anda.

Yang sedikit menggangu, apakah kucing di Jepang dengan di Indonesia  mempunyai bahasa yang sama.    Sebab kalau  tidak berarti mungkin alat ini tidak dapat berfungsi untuk kucing yang lahir di Indonesia.  Lihat saja perbedaan bahasa dan tulisan  untuk suara kucing berikut ini :

Bahasa Indonesia : MEONG

Bahasa Jepang : NYA

Bahasa Inggris : MIAOW

Bahasa Inggris-Amerika : MEOW

Bahasa Jerman : MIAU

Berbeda bukan? 🙂

Seperti diketahui suara kucing memiliki berbagai arti tergantung pengucapannya oleh si kucing. Kucing juga dapat mengeluarkan suara seperti dengkuran panjang yang sering disukai manusia. Karena suara ini bukan merupakan suara vokal, maka kucing dapat mengeluarkan suara dengkuran dan mengeong pada saat yang sama.

Mungkin cara terbaik untuk mengerti bahasa kucing adalah dengan mengenali bahasa tubuh kucing yang sifatnya universal dan berlaku diberbagai belahan bumi.

Ini beberapa contoh bagaimana Anda dapat menebak suasana hati  kucing Anda.

  • Mendongakkan dan menggerakkan kepalanya ke belakang — seseorang mendatanginya terlalu dekat.
  • Setengah matanya tertutup dan memutar sedikit telinganya ke samping —  kucing Anda sedang merasa nyaman dengan dirinya
  • Mengarahkan telinganya, memutarnya ke belakang, dan mengecilkan pupil matanya — ini adalah peringatan. kucing Anda sedang marah, jadi tinggalkan dia sejenak.
  • Pupil matanya membesar meskipun di cahaya terang — kucing Anda terkejut.
  • Mengarahkan telinganya, dan membuka matanya lebar-lebar — kucing Anda ingin bermain!
  • Mencondongkan telinganya ke belakang, menutup matanya dan sedikit menengok — sedang mengajak berdamai. Kucing Anda memberitahu Anda bahwa dia tidak akan membahayakan Anda dan berharap dia mendapat perlakuan yang sama.

Sedangkan bahasa tubuh lainnya akan dikenali secara mudah jika anda mempelajari secara seksama perilaku kucing kesayangan anda.

13 responses »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s