Indonesia Punya Kopi Termahal Sekaligus Paling Aneh Di Dunia

Standar

Satu lagi yang patut dibanggakan dari Indonesia….. meski terasa agak aneh!

Kopi ! minuman ekstase berkafein tinggi ini menempati peringkat 2 dunia, satu tingkat di bawah air putih dalam hal konsumsi. Tak kurang dari 2 juta orang peminum setiap harinya, membuat kopi menjadi komoditas utama terbesar ketiga dibawah, minyak bumi dan gas.

Karena kepopulerannya, tak mengherankan jika ada puluhan, bahkan ratusan jenis varietas baru yang ditemukan secara sengaja ataupun tidak bermunculan. Mulai dari yang dikenal dengan kopi Arabica, Yamen Mocha, Java, Oxaca, dll. Semua jenis varietas unggulan ini, berlomba – lomba memasok kopi, memenuhi tingginya tingkat permintaan dari berbagai negara di dunia.

Indonesia sendiri menurut data statistik FAO menempati urutan ke 3 , sebagai pemasok kopi dunia. Adalah Kopi Luwak salah satu  jenis varietas unggulan negeri ini yang sangat terkenal dan diminati oleh para kafeinisme dunia, julukan yang diberikan kepada orang – orang penggemar minuman kopi.

Sebagian dari kita mungkin masih merasa asing dengan nama kopi ini, sebagian mungkin hanya mengetahuinya sebagai label kopi yang dijual di supermarket. Sebenarnya, seperti apakah kopi ini ? Mungkin, Kopi Luwak merupakan jenis kopi paling aneh di Indonesia, atau bahkan di dunia.
Mengapa ?

Luwak

Karena proses pemetikan biji kopi Luwak sangat berbeda jauh dengan kopi – kopi lain.

Kopi pada umumnya dipanen terlebih kemudian bijinya dipetik bila sudah matang. Sedangkan, proses pemetikan kopi Luwak, boleh dibilang agak sedikit menjijikan. Dimana bila biji kopi telah matang, para petani melepas Luwak ( sejenis musang atau civet ) untuk memakan biji – biji yang berjatuhan. Setelah itu mereka menunggu para Luwak tersebut membuang kotoran. Nah ! biji kopi yang keluar bersamaan dengan kotoran Luwak itulah yang diambil untuk diproses lebih lanjut.  Hm……..

Kopi hasil olahan Luwak…!!!

Banyak kalangan yang menyangsikan cara fermentasi sepeti ini. Namun, para peneliti riset di Kanada membuktikan, bahwa kandungan protein yang ada di perut Luwak, membuat biji kopi berfermentasi dan matang lebih sempurna. Sehingga, rasa yang dihasilkan jauh lebih enak dan padat dibandingkan kopi – kopi yang lain.

Pernah ada seorang peneliti dari Inggris datang jauh – jauh menelusuri pelosok jawa hanya untuk membuktikan kebenaran mitos kopi Luwak. Namun, hingga satu bulan lamanya ia berkeliling Jawa, tak seorang pun yang dapat menunjukkan keberadaan kopi Luwak tersebut. Sehingga ia mengatakan bahwa mitos kopi Luwak tersebut hanyalah kebohongan belaka.  “ It’s a big Scam “.

Namun, seperti kata pepatah : anjing menggonggong khafilah berlalu, Kopi Luwak sudah masuk ke dalam daftar kopi paling dinikmati dan paling dicari. Harganya di pasaran dunia melambung tinggi, lebih dari 635 U.S dollar harus dikeluarkan untuk mendapatkan 1 kg kopi Luwak. Di Amerika sendiri, untuk mencicipi kopi Luwak, kita harus merogoh kocek sebesar 50 U.S dollar, bila di kurs ke rupiah, harganya berkisar kurang lebih 400 – 500 ribu rupiah.

HANYA UNTUK SATU CANGKIR !  Angka yang fantastis hanya untuk meneguk secangkir kopi, apalagi jika memikirkan asal usul kopi tersebut! Kopi fenomenal ini bahkan sempat menjadi topic hangat di Amerika, dan masuk dalam acara Oprah Winfrey Show. Acara Reality show Amerika yang dipandu Oprah ini ditonton tak kurang dari 4 juta orang setiap harinya.

Rasanya, bila berbicara tentang kopi Luwak, orang sudah tak lagi bicara soal mitos. Mitos ataupun bukan, Kopi Luwak asal Indonesia ini sudah terlanjur go- internasional, dan menyandang gelar sebagai kopi termahal dan teraneh di dunia.  Tuh kan…..

3 responses »

  1. Kesalahan logika yang mirip (walau tak sama persis) dengan Kisah Nasrudin mencari kunci:

    Suatu hari nasrudin kehilangan kunci di gudang bawah tanah, lalu dia mencari kunci itu di teras depan rumahnya sambil membungkuk-bungkuk… temannya melihat dia dan menanyakan “wahai nasrudin, apa yang kau cari?” , Nasrudin menjawab, “aku sedang mencari kunci kamarku, aku kehilangan kunciku di gudang bawah tanah”. Temannya kembali bertanya,”Mengapa tidak kau mencari di gudang bawah tanah? ” Nasrudin kembali menjawab, ” Gudang bawah tanah itu sangatlah gelap, maka saya mencari saja disini karena lebih terang”…

    Suka

  2. Sekedar menimpali kesalahan logika si bule Inggris: “It’s a big Scam”. Buktinya: Walaupun saya ini lahir dan dibesarkan di Jawa, sampai hari ini saya belum pernah minum Kopi Luwak. Paling-paling Kopi kapal api. Hehe.🙂

    Suka

  3. pagi mas…
    ini yos(yosbeda.com)
    mau ngenalin blog baru yos ni, infoaja.com
    klo boleh tukeran link ma infoaja.com ya,
    link mas sudah di pasang di infoaja.com, dihalaman utama lho, silhakan cek TKP,hehe
    klo bekenan ditunggu ditunggu blzanya ya.. anchornya nanti “infoaja.com” saja
    terimakasih sebelumnya.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s