Email Dari Korea : Indonesia Tidak Pernah Peduli Dengan Kemacetan Dan Angkutan Massal

Standar

Pimpii baru menerima komentar yang lumayan panjang dari pembaca dreamindonesia di Korea.  Sehingga saking panjangnya komentar yang diberikan, akhirnya pimpii posting menjadi sebuah artikel tersendiri.  Sebab sangat menarik untuk mendengar komentar orang lain terhadap persoalan yang dihadapi oleh bangsa kita tercinta ini.

Berikut komentar yang dikirim oleh Lee Moo Hoen dan Zhen Yan dikutip selengkapnya di sini:

“Ketidakpedulian pejabat pemerintahan pusat dan daerah Indonesia”

Bukti nyata ketidakpedulian pejabat-pejabat di pemerintahan pusat dan daerah di Indonesia adalah kota-kota di pusat maupun daerah-daerah tidak memiliki jaringan transportasi massal. Mereka tidak memikirkan menjalin kerjasama dengan perusahaan-perusahaan transportasi massal asing apakah dari RRC, Korsel dan lainnya untuk sungguh-sungguh membangun sistem transportasi sangat penting dan vital tersebut.

Padahal Indonesia memiliki pulau-pulau utama sangat panjang dan luas seperti Sumatra, Kalimantan, Jawa dll yang samasekali tidak memiliki jaringan transportasi massal. Mobil dan sepeda motor sangat naif akhirnya menjadi angkutan pilihan satu-satunya. Sungguh besar dana yang dikeluarkan pemerintah pusat dan negara untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar.

Sungguh memprihatinkan dan merepotkan setiap tahun jalan-jalan highway (jalan tol) terpaksa dibangun terus tetapi ironis lalulintas kota-kotanya tetap sangat macet selain pembangunan itu hanya menguntungkan perusahaan pemilik highways.

ilustrasi

Sungguh kotor udara di kota-kota itu di Indonesia akibat polusi dari sisa pembakaran solar dan bensin bertimbal dari puluhan juta kendaraan.

Negara-negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, Thailand cerdas. Mereka sudah lama memiliki MRT misalnya dan kereta listrik tepat waktu cepat aman dan nyaman. Jangan anda bicara tentang negara-negara muncul seperti RRC lagi. Terlalu jauh untuk membanding.

Lihat saja Singapura atau Malaysia : Indonesia sudah jauh tertinggal. Thailand bahkan sebentar lagi memiliki kereta super cepat, kereta listrik peluru. Indonesia baru akan memiliki subway yang akan mungkin akan jadi mulai dibangun 2012. Itupun hanya beberapa kilometer. Bukan jaringan subway atau MRT seluruh Jakarta misalnya.

Itulah bukti sebuah masalah pelik akibat mafia hukum/mafia kekuasaan dari ketidakpedulian pejabat-pejabat pemerintahan pusat dan daerah di Indonesia. (Lee Moo Hoen dan Zhen Yan).

Komentar anda?

4 responses »

  1. Betul, pemerintah pusat maupun daerah di Indonesia sangat tidak peduli / cuek dengan kemacetan dan kebutuhan angkutan massal. Maklum, pejabatnya biasa pakai vorijder
    ( kemacetan lalu lintas disibak oleh polantas kalo mereka mau lewat ) sih. Kalo sudah pensiun baru tahu pentingnya jalanan lancar kalo ada gawat darurat

    Suka

  2. saya ga’ ngerti…di Indonesia ini ada banyak ahli transportasi, kita jg sering dengar cerita sukses di tempat lain, tp kenapa yg dipikirin bikin jalan tol melulu..pdhl meski ada tol tetep aja jalanan kota macet, jalan tol aja kadang2 jg macet, apa ga pernah mau belajar dari kesalahan??? jalan tol cocok utk antar kota atau lingkar luar saja, bukan dalam kota

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s