Inilah LAPOR!, Aplikasi Pengaduan Masyarakat Yang Di Unduh di Ponsel

Standar

Menyampaikan aspirasi, pengaduan, sampai laporan tidak harus melalui aksi demonstrasi atau menyurati berbagai instansi pemerintah.

Kini pemerintah melalui Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) menyediakan sebuah aplikasi yang dapat diunduh secara gratis melalui ponsel BlackBerry. “Lapor!” merupakan aplikasi pengaduan masyarakat supaya dapat berpartisipasi melakukan pengawasan pembangunan nasional.

“Apabila menemukan pelanggaran larangan parkir on street misalnya, masyarakat bisa langsung mengambil gambar dan melaporkannya,” kata Deputi III UKP4, Agung Hardjono di dalam seminar Inovasi Geospasial Untuk Pengendalian dan Pengambilan Keputusan yang Efektif di Jakarta, Selasa (21/6).

Setelah mengambil gambar, masyarakat dapat mengirimkan laporan tersebut melalui aplikasi Lapor! kemudian akan diterima server UKP4 yang terletak di Bina Graha. Dari laporan tersebut diketahui tanggal dan waktu gambar itu diambil serta di mana lokasi kejadiannya.

Untuk mengetahui tempat si pengirim laporan, UKP4 menerapkan teknologi Google Earth Enterprise yang dibenamkan di dalam server. “Dengan laporan dan data tadi, kami lalu meneruskannya ke instansi terkait,” katanya.

Saat ini, baru tiga daerah yang menerapkan sistem pengaduan masyarakat dengan cara ini. Wilayah itu adalah Aceh, Yogyakarta, dan Solo. Ke depannya, Agung mengatakan, aplikasi Lapor! akan tersedia untuk ponsel Android.

Tidak disebutkan alasan kenapa hanya ponsel BlackBerry saja yang dapat dipasangi aplikasi ini.  Apakah ponsel berbasis Java tidak boleh lapor?.  Kemudian sudahkah aplikasi ini disosialisasikan lebih luas? Trus seperti apa garansi dari pemerintah bahwa setiap laporan yang masuk akan segera di tindaklanjuti.  Sebab sudah banyak fasilitas sejenis seperti SMS pengaduan yang dapat menjadi mubazir jika tidak di follow up….  Apalagi jika kita ingat bahwa membangun fasilitas tersebut pastinya bermodal anggaran yang tidak sedikit!

Source : TempoInteraktif

9 responses »

  1. Kepada polisi dan dllajr yang bermangkal di kantor terminal leuwipanjang..tolong didik sopir dan kernet jurusan garut seperti bis ac yg berwarna oranye salah satunya (Tp hwmpir semuanya sama saja “barbarian attitude” mereka berpikir seenak perutnya saja..saya maklum mereka belajar P4 dan etika juga mungkin tidak pernah sama sekali…tidak sopan terhadap yang tua…terkadang banyak perlakuan perlakuan yang tidak menyenangkan…..saya bisa lihat bonafidnya karyawan bis primajasa yang sentiasa santun terhadap penumpang tanpa bentakan seperti yang dilakukan supir dan kernet angkutan garut….paraaaahh buat pengelola bus diana tolong jika merekrut karyawan jangan asal….ingat ATTITUDE lebih penting !!!

    Suka

  2. yth pak polisi, tolong tertibkan miras oplosan mematikan dan biang kejahatan yg beredar di tukang2 jamu di bekasi. dan saya lihat polisi dgn mobil patroli sedan malah minta uang jatah setiap malam. saya tidak fitnah, yth pak polisi bisa cek sendiri.

    Suka

  3. Kepada Yth Kepolisian Jakarta Selatan.

    Saya hanya melaporkan, saya pengandara motor ,saya selalu mentaati peraturan lalulintas, saya sudah 7 tahun lebih tidak pernah ditilang, saya tadi pagi jam 8.15, daerah Margasatwa, biasa menggunakan jalur normal, berhubung tadi jalan macet seperti biasanya dibukakan jalur lewat jalur Busway agar di perempatanlampu merah margasatwa simatupang tidak macet. saya masuk jalur busway karena petugas Busway membuka portal agar tdk menumpuk, saya masuk jalur busway memang karena petugas, setelah masuk jalur busway sampai lampu merah Manggabesar saya ditangkap, saya bingung ini jebakan atau apa ?, saya merasa tdk perlukan secara adil, saya disuru lapor ke DKI masalah petugas (bingung saya) saya komplain malah di ajak berantem. aneh ya… saya merasa petugas Busway dan sudah melakukan pekerjaan dengan benar,agar tidak macet..malah di laporkan…yg pinter justru petugas busway karena memang jam sibuk… saya kasian dengan Mabes Polri yg sudah buat program acara menaikkan citra polisi..,
    malah di rusak citranya, tolong ditegur ya pak..(kejadian hari selasa Tgl 22 Mei 2012 pagi)

    Suka

  4. Yth. Bpk Kapolda Jabar,
    Kenapa kinerja Polisi di Jawa Barat umumnya dan di kota besar Bandung khususnya tidak sebaik kota Semarang dan Surabaya ?. Di kota Semarang dan Surabaya praktis tidak ada Geng Motor dan tidak ada motor dengan knalpot bising karena bila ada gejala Geng Motor ( konvoi motor, puluhan anak_anak bermotor yang nongkrong di warung / pinggir jalan dll ) dan motor dengan knalpot bising langsung ditindak tegas dan dipantau secara serius dan terus menerus. Di kota Bandung pelanggaran yang terjadi didepan polisi seperti : motor dengan knalpot bising, kebut-kebutan motor, mobil yang belok kiri dari jalur kanan, antri di lampu merah pada jalur yang salah dan lain-lainnya dibiarkan sehingga lama kelamaan mereka menjadi tambah berani melakukan pelanggaran lalu lintas.

    Terima kasih atas perhatian Bapak Kapolda Jabar dan selamat bertugas

    Imam Hidayat

    Suka

  5. Kepada Kepolisian, Pengelola Bis KRAMATDJATI dan calon penumpang sekalian..
    Saya tidak tau apakah tepat saya menulis disini, tetapi saya hanya ingin melapor sebagai korban pencurian diatas Bis KRAMATDJATI pd tanggal 14 November lalu, saya naik dari Jogja ke Bandung pukul 19.00 WIB bersama keluarga besar saya (14 orang), kami penduduk Pontianak Kalimantan Barat yang sedang mengunjungi anak dan adik kami di SMA TAruna Magelang dan UNPROK Jogja.
    Saya bertindak sebagai kepala rombongan, tetapi justru saya yang diincar, saya tidak tau kapan MEREKA beraksi, yang jelas saya tersadar hampir tiap jam, mengecek rombongan dan barang2 bawaan, ketika jam 3 saya mencari HP tdk ketemu, sy msh berfikir dipakai anak saya mendengar lagu. Kami diturunkan jauh dari Bandung (Cibiru) alasannya naik Trans ke Jl. Rajawali. Seblm turun sy minta hp supir, melapor hp saya barangkali terjatuh. Ketika sampai dirumah saya cek semua barang, ternyata bukan hanya hp, melainkan Laptop saya sdh ditukar dengan jenang kudus, kamera saya raib, dan ajaibnya uang di dompet 800rb juga hilang, tetapi dompetnya masih ada. Hp dan dompet ditas tangan dipangkuan/hadapan saya, Laptop dan Kamera di ransel saya simpan di bagasi atas kepala yang terus saya pantau.
    Tragisnya begitu saya melapor ke supir dibilang mereka sudah menyiapkan loker yang tidak ada pemberitahuan sebelumnya, saya lapor polisi malah dipimpong dari Polsek Jalan Aceh ke Poltabes Jalan Jawa Bandung dengan Alasan kejadian tidak jelas di wilayah mana, belum lagi disambut dengan pertanyaan mau melapor saja atau disidik, tapi ibu harus siap dipanggil terus? Sedang saya harus segera pulang ke Pontianak, rasa aman begitu mahal di republik kita ini dan sebagai masyarakat rasanya kita merasa sendiri kita ketika tertimpa masalah. Saran saya pasang CCTV di bis, penumpang ketika terpaksa membawa barang berharga, upaya terakhir simpan dengan menempel dibadan. (Yanti Konsultan PNPM Kalbar 081215528074)

    Suka

  6. Kpd YTH.bapak KAPOLRI
    Tahun 2004 anggota DPRD kabupaten Kuningan Jabar+ Bupati bersama-sama merampok APBD dg nama bantuan fraksi Sebesar 1,2 milyar Alat bukti: PERATURAN PEMERINTAH NO.110 THN 2000 tentang Keuangan DPRD JELAS dalam PP tersebut tdk diatur bantuan fraksi, mereka merampok APBD dg anggapan rakyat tdk tau isi PP tsb. alat bukti yakni APBD2004
    alat bukti ke3 yakni SK BUPATI NO.9..THN 2004 TTG Penjabaran APBD 2004.
    Kasus bantuan fraksi tdk ada yang berani mengungkap termasuk kepolisian setempat; tp mudah2an bapak kapolri berani
    Perampokan ini,berawal dari janji bupati yg akan memberikan uang keanggota DPRD jika terpilih ibupati pd thn 2004;Tapi ternyata uang suap yg dijanjikan dibayar dg cara merampok APBD
    selain korupsi tersebut di DPRD kuningan terkait pengadaan barang dan jasa pemerintah tdk dilaksanakan dg benar,banyak proyek yg tdk dikerjakan tp uang APBD bisadi cairkan.sdr syair sbg pelaku yg membuat SPK /surat perintah kerja palsu, dia mengakui itu atas perintah SEKWAN sdr.Rridwan
    demikian agar kiranya Bapak kapolri dapat memberikan keadilan utk seluruh rakyat indonesia dan khususnya yg ber KTP kuningan jabar
    agar kiranya bapak kapolri tdk takut bupat kuningan dan anggtaDPRD KUNINGAN JABAR

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s