Alternatif Pilihan Menyimpan Data-Data Anda di Google Drive

Standar

Seorang teman gundah luarbiasa ketika laptopnya hilang di bandara baru-baru ini.  Bukan perkara laptopnya yang hilang bikin galau, namun data-data penting yang dihimpunnya bertahun-tahun juga hilang digondol maling.  Memang selain menyimpan data-data di hard disk, sebagai pengamanan temanku ini juga meng-kopi data-data tersebut di flash disk maupun di hard disk eksternal.  Tetapi celakanya semua gagdet tersebut juga ada di dalam tas laptopnya yang hilang tersebut.

Mungkin kejadian tersebut di atas pernah atau bisa saja menimpa teman kita yang lain, bahkan mungkin diri kita sendiri. Data-data penting yang kita himpun atau kita rancang bertahun-tahun hilang begitu saja bersama sang maling yang tidak menyadari bahwa data-data tersebut ternyata jauuuuh lebih mahal dari harga laptop yang dicurinya. Atau data yang kita simpan serapi-rapinya di sebuah folder yang tersusun apik secara hirarki tiba-tiba hancur lebur luluh lantak di landa virus yang tidak kita kenal samasekali.

Tetapi ternyata ada alternatif pilihan untuk menyimpan data-data anda yang sangat berharga tersebut secara aman dan nyaman.  Artinya data-data yang anda simpan tersebut dapat anda akses dari mana saja, bahkan jika laptop anda hilang untuk kesekian kalinya (semoga saja tidak!). Nah! Baru-baru ini Google meluncurkan layanan baru bernama Google Drive. Layanan berbasis cloud computing atau komputasi awan ini memungkinkan pengguna menyimpan foto, dokumen dan video di server Google sehingga bisa diakses perangkat yang terkoneksi dengan web dan bisa dishare dengan mudah.

Tampilan muka

Misalnya, jika pengguna ingin mengirim email video yang direkam dengan smartphone Android, maka ia bisa menguploadnya ke aplikasi mobile Google Drive dan mengirim email link ke video itu. Jadi tak perlu mengirim file terlalu besar. Software produktivitas Google Docs juga terintegrasi dengan Drive.

Kehadiran Google Drive pun menyaingi rival yang sudah lebih dulu hadir di pasar layanan penyimpanan cloud, seperti Dropbox dan Microsoft SkyDrive. Drive sendiri awalnya menawarkan storage gratis sampai 5GB. Setelahnya, Google mengutip biaya bulanan.  Tapi cukup murah koq dibanding pentingnya data-data anda tersimpan secara aman.

Layanan cloud saat ini memang telah menjadi populer. Google sendiri dipandang terlambat hadir dengan layanan semacam ini, namun kehadiran Google Drive bisa mengubah arah pasar.

Hendak mencoba GoogleDrive.  Klik di sini

Narasumber : SelaluAda.com.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s