Inilah Pemuda Indonesia dengan 27 Gelar Akademis

Standar

Halo apa kabar mereka yang sedang berjuang menyelesaikan pendidikan S1, S2 atau bahkan S3 di sebuah akademi, universitas atau institut baik di dalam maupun di luar negeri?. Bagaimana dengan sesi kuliahnya? Menyenangkan atau malah sering memusingkan.  Terus bagaimana dengan penyusunan skiripsinya? Sudah siapkah atau malah buntu sehingga hendak menyerah saja.

Tunggu sebentar, jika ini dapat memotivasi kamu untuk menyelesaikan kuliah dalam secepatnya, perkenalkan seorang pemuda Indonesia dengan segudang gelar akademis Welin Kusuma, ST, SE, S.Sos, SH, S.Kom, SS, SAP, S.Stat, S.Akt, S.Ikom, MT, MSM, MKn, RFP-I, CPBD, CPPM, CFP, Aff.WM, BKP, QWP, CPHR, ICPM, AEPP, CBA, CMA, CPMA, CIBA.

welin-dan-ijazah2nya_FI

What?. (Bagaimana caranya ya mencantumkan gelar tersebut di KTP atau SIM?)  Tidak tanggung-tanggung, pemuda asal Makasar ini berhasil menyelesaikan pendidikan dan memperoleh 27 (baca : Dua Puluh Tujuh) gelar akademis dari berbagai program sarjana, pasca sarjana hingga program keahlian khusus.  Dan semua ini didapatkan dalam usia 33 (baca : Tiga Puluh Tiga) tahun.  Ciyyusss?

Lantas bagaimana cara Welin memperoleh gelar hampir secara bersamaan tersebut. Jika tidak dikarenakan hobi belajar yang ekstrim tentulah sangat sulit untuk mengoleksi gelar sebanyak itu dalam satu waktu.  Pantas saja, karena Welon tergolong ‘maniak’ dalam belajar. Welin mengaku kalau ia selalu enjoy melewati tiap sesi kuliah yang mungkin bagi sebagian orang sama sekali tidak menyenangkan.  Gelar akademis seakan benda yang harus dikoleksi sebanyak-banyaknya, meskipun mungkin harus mengeluarkan biaya hingga ratusan juta rupiah.

Welin kuliah dibanyak tempat sekaligus, mengambil SKS maksimal. Belajar mulai dari pagi hingga jam 10 malam dengan senang hati dilakoni. Bahkan itu belum termasuk waktu yang digunakannya untuk mengerjakan tugas-tugas. Seakan seluruh waktu Welin habis untuk kuliah. Senin sampai Jumat ia gunakan untuk mengambil kuliah siang dan kelas malam. Ia juga menghabiskan weekend untuk mengambil kuliah eksklusif. Masih kurang? Welin juga mengambil kelas-kelas terbuka tanpa pertemuan tatap muka. Tentu saja, sebab jika menggunakan waktu normal bakal menghabiskan waktu seumur hidup.

Kuliah di banyak tempat dengan jurusan yang berbeda-beda tentu sangat tidak mudah dan memerlukan manajemen waktu yang ciamik. Tidak heran, Welin sering dipusingkan dengan jadwal kuliah yang bentrok bahkan ujian dalam waktu bersamaan.  Jika terpaksa ia bakal meminta izin untuk keluar kelas untuk melanjutkan kuliah di tempat lain. Namun hebatnya rata-rata nilai Welin sangat memuaskan.

Dengan gelar sepanjang itu wajar jika kemudian Wellin masuk Rekor MURI karena memiliki gelar terpanjang di Indonesia bahkan mungkin di planet ini. Dan dengan usianya yang relatif masih muda ia berpeluang untuk menambah gelar-gelar tersebut.

source : viva.co.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s