Jempol! Indonesia Buat Sejarah Sebagai Nominasi Termuda Grammy Awards

Standar

Jempol! Pianis muda usia asal Indonesia, Joey Alexander, membuat kejutan besar dengan masuk daftar dua nominasi ajang penghargaan musik bergengsi sejagat Grammy Awards 2016 yaitu Best Improvised Jazz Solo dan Best Jazz Instrumental Album berkat album perdananya, My Favourite Things, yang mendapatkan banyak sambutan positif dari para penggemar jazz.

joey-alexander

Masuknya nama Joey pada umur 12 tahun ini juga menjadikannya salah satu nomine termuda dalam pergelaran Grammy. Ia menyamai pencapaian Michael Jackson dan Zac Hanson yang pertama kali menjadi nomine di usia 12 tahun.

Jika Joey berhasil menggondol penghargaan, maka ia akan menjadi musisi termuda yang menang di Grammy. Rekor pemenang Grammy termuda saat ini masih dipegang oleh LeAnn Rimes, yang memenangkan dua penghargaan saat usianya 14 tahun.

Untuk mengetahui siapa sebenarnya pianis genius ini, berikut 12 hal yang perlu Anda ketahui mengenai Joey Alexander, seperti yang dilansir oleh Tribunnews (15/2).

1. Joey merupakan nomine termuda dalam sejarah Grammy Awards untuk semua kategori jazz;

2. Joey berasal dari Denpasar, Bali, Indonesia, berjarak 10.000 mil (16.000 km lebih) dari tempat tinggalnya sekarang, New York, AS;

3. Pengalaman pertama Joey dengan musik jazz dimulai ketika ia masih berada dalam kandungan ibunya. Ketika itu, ayahnya memperdengarkan dia album-album dari Louis Armstrong;

4. Kemahiran Joey bermain piano kebanyakan didapat dari belajar secara otodidak. Dia pernah memiliki seorang pengajar, tetapi latar belakang musik klasik yang dimiliki gurunya tidak cocok dengan pendekatan Joey dalam bermusik.

5. Dalam album perdananya, My Favourite Things, Joey melibatkan sejumlah musisi jazz kenamaan. Mereka adalah Russell Hall (bas), Sammy Miller (drum), dan Alphonso Home (trompet). Ketiganya merupakan pemain reguler di Lincoln Center.

6. Selain dibantu oleh pemain trompet Wynton Marsalis, penggarapan album My Favourite Things ikut diproduseri oleh Jason Olaine yang menjabat sebagai direktur program dan tur jazz di Lincoln Center.

7. Pada 2013 lalu, Joey mengikuti kompetisi Master-Jam Fest di Ukraina dan bersaing dengan lebih dari 40 musisi jazz profesional dewasa. Joey menang dalam kompetisi itu.

8. Piano pertama yang dimiliki Joey adalah sebuah kibor elektrik kecil yang dibelikan ayahnya saat ia berusia enam tahun. Kini, dia berlatih menggunakan piano Steinway di rumahnya.

9. Nama lengkap Joey adalah Joey Alexander Sila.

10. Orang yang mengajak Joey untuk ikut audisi di depan George Wein dan membantunya mendapatkan tempat untuk bermain di Newport Jazz festival adalah Jeanne Moutoussamy-Ashe, janda mendiang pemain tenis Arthur Ashe.

11. Joey kali pertama memainkan “Giant Steps” dari John Coltrane ketika ia berusia delapan tahun.

12. Tahun ini, Joey tampil dalam Dizzy’s Club Coca-Cola pada 15-17 Januari 2016.

Di ajang Grammy Awards kali ini, Joey Alexander dipastikan akan membuka ajang penghargaan musik paling akbar yang dihelat di Staples Centre, Los Angeles, 15 Februari mendatang. Bocah  ini rencananya akan membuka ajang penghargaan Grammy bersama Miguel dan Taylor Swift yang akan menyanyikan lagu “1989”. Jempol!

One response »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s