Category Archives: dream indonesia

Indonesia Ternyata Miliki Pulau Terpadat Di Dunia

Standar

Jika ada yang berfikir bahwa pulau terpadat di dunia yang ada di Indonesia adalah Pulau Jawa maka perlu untuk mengenal pulau yang satu ini.

Pulau Bungin adalah pulau di wilayah Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat hanya memiliki jumlah penduduk  3.400 jiwa dengan 708 Kepala Keluarga. Tetapi dengan luas pulau yang hanya 8,5 hektar pulau ini dihuni oleh 400 orang per hektarnya atau nyaris didiami oleh 4 jiwa setiap meter perseginya!. Bandingkan dengan Pulau Jawa yang berpenduduk sekitar 126 juta jiwa (Sensus Penduduk 2010).  Dengan luas pulau sekitar 129.o00 Km2 atau 12,9 juta hektar, maka kepadatan penduduk Pulau Jawa ‘hanya’ 9,7 orang per hektar.  Sepertinya tidak ada pulau lain di dunia yang sepadat Pulau Bungin.

p bungin

Pulau Bungin, NTB

Di pulau ini nyaris tidak ada lahan kosong, seluruh daratannya dipenuhi rumah-rumah penduduk. Kepadatan penduduk pula membuat Pulau Bungin tidak memiliki garis pantai, karena sepanjang pesisir pulaunya seluruhnya dibangun menjadi tempat tinggal.

Jauh sebelum Jakarta heboh dengan reklamasi pantainya, warga Pulau Bungin yang hendak membangun rumah baru, sudah terbiasa mereklamasi pulau dengan menguruk lautan dengan karang. Akibat bertambahnya rumah, ukuran Pulau Bungin pun semakin bertambah luas dari waktu ke waktu.

Masyarakat Bungin mayoritas keturunan Suku Bajo, dari Sulawesi, yang dikenal sebagai suku pengembara laut dan penyelam ulung. Mayoritas penduduk Bungin bekerja sebagai nelayan. Sebagian mencari ikan dengan cara menyelam dan memanah. Ada juga yang memiliki keramba, serta mencari lobster dan teripang.

Jarang warga Bungin yang merantau, dan mereka kebanyakan memilih menikah dan tetap tinggal di Bungin. Kondisi ini yang membuat Pulau Bungin semakin kelebihan beban dan kehabisan lahan.  Satu-satunya lahan terbuka yang luas di Bungin adalah halaman Masjid setempat. Bahkan saking sesaknya, sama sekali tidak ada kebun dan sangat jarang pepohonan tumbuh. Karena tidak ada dedaunan untuk pakan, sampai-sampai kambing di Bungin punya kebiasaan makan kertas dan plastik. Unik ya!

source : Kompas.com dan sumber lainnya

Begini Caranya ‘Ngecas’ HP yang Benar

Standar

Fakta bahwa baterai adalah elemen inti dari smartphone tak bisa dielak. Tanpa baterai yang kokoh, smartphone tak bakal bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Untuk itu, pengguna harus tepat dalam merawat baterainya agar lebih tahan lama.

baterai

Sebuah perusahaan baterai bernama Battery University membeberkan beberapa tips mudah untuk menjaga performa baterai smartphone, khususnya yang berjenis lithium-ion. Perusahaan itu juga menjelaskan ternyata cara ‘ngecas’ (charge) perangkat selama ini kebanyakan salah.

Jika Anda ingin terus menjaga performa baterai, simak beberapa tips mudah berikut ini, sebagaimana di lansir  KompasTekno, Selasa (26/7/2016).

  • Saat sudah 100 persen, jangan terus dicolok ke charger
    Menurut Battery University, membiarkan ponsel terus dicolok ke sumber listrik semalaman, seperti yang banyak dilakukan selama ini, dalam kondisi terisi penuh tidaklah baik bagi baterai.

    Dalam kondisi terisi 100 persen, dan terus diisi dayanya, baterai bisa mengalami tingkat stres atau tekanan yang tinggi. Dalam kondisi tersebut, kimia yang ada dalam baterai bisa berkurang sedikit demi sedikit.

    Battery University punya saran yang baik mengenai hal tersebut. “Saat sudah di-charge sepenuhnya, cabut perangkat dari perangkat charge. Ini akan mengendurkan ‘otot’ setelah ‘latihan berat’,” tulisnya.

    Ini bagaikan manusia yang terus berolahraga tanpa berhenti selama berjam-jam, yang tentunya membutuhkan istirahat untuk otot-otot.

  • Jangan charge baterai hingga 100 persen
    Saran ini diberikan agar “otot” baterai tidak mengalami tekanan tinggi saat sudah di-charge hingga 100 persen.

    “Li-ion tidak perlu di-charge secara penuh, atau tidak ingin diberlakukan seperti itu. Faktanya, lebih baik tidak mengisi dayanya secara penuh karena voltase tinggi membuat stres baterai,” kata Battery University.

    Akibatnya, baterai tidak bisa bertahan lama.

  • Charge beberapa kali dalam satu hari
    Berdasarkan penelitian, baterai smartphone ternyata akan lebih “senang”, jika di-charge berkali-kali dalam sehari ketimbang sekali charge penuh dalam waktu panjang, seperti yang dilakukan kebanyakan orang.

    Menurut Battery University, kondisi terbaik untuk mengisi daya baterai adalah saat perangkat sudah mulai kekurangan 10 persen baterai.

    Tentunya, hal tersebut tidak praktis bagi sebagian besar orang. Oleh karena itu, alangkah baiknya melakukan charge beberapa kali selagi bisa.

    Selain bisa membuat performa baterai terus terjaga baik, cara ini juga bisa membuat daya baterai terus ada sepanjang hari.

  • Biarkan terus dingin
    Salah satu cara agar baterai bisa terus mempertahankan performanya adalah dengan membiarkannya tetap dingin.

    Jika perangkat sudah mulai terasa panas, keluarkanlah dari case terlebih dahulu. Jika berada di luar ruangan, tepat di bawah matahari, lindungi perangkat Anda.

 

Unik! Ternyata Tidak Ada Rumah Makan Padang di Kota Padang

Standar

Siapa yang tidak kenal dengan rumah makan padang? Rumah makan yang terkenal dengan gerai kacanya, berikut dengan piring yang bertumbuk-tumpuk tersusun rapi dan kemampuan khas pegawainya membawa 6 piring sekaligus bahkan lebih dalam satu tangan. Pastinya Anda sudah tidak asing lagi dengan rumah makan padang yang ada di daerah sekitar Anda.  Jangan-jangan Anda termasuk mereka yang rutin makan siang di rumah makan padang langganan. Hm…

rm padang

Rumah makan khas Padang dari Sumatera Barat ini dapat dijumpai dengan mudahnya hampir seluruh kota yang ada di Indonesia.  Hebat ya, secara tidak langsung juga menggambarkan jiwa rantau orang Padang. Rumah makan Padang ada yang bentuknya sederhana di kaki lima sampai rumah makan padang yang mewah sekali. Namun uniknya di Padang sendiri Anda tidak akan menemukan rumah makan Padang. Benarkah?

Ternyata rumah makan yang ada di Padang tidak pernah memasang tagline Masakan Padang atau Rumah Makan Padang di depan nama rumah makan mereka.  Dengan demikian Anda tidak akan pernah menemukan Rumah Makan Padang di Kota Padang!

source : dari berbagai sumber

Lapis Legit Indonesia Jadi Juara Favorit Di Festival Kuliner Azerbaijan

Standar

lapis legitLapis Legit Kuliner Khas Indonesia

Kuliner asal Indonesia lagi-lagi mendapat penghargaan dari kalangan internasional. Setelah rendang yang sudah sering menjuarai festival kuliner dunia, kali ini Lapis Legit yang kembali mendapat award dalam festival kuliner di Azerbaijan.

Lapis legit, kue khas Indonesia yang juga dikenal dengan nama Spekkoek, dinyatakan sebagai juara II untuk makanan manis kategori negara-negara asing dalam event “The Third International Traditional Sweets Festival” yang digela di Kota Sheki, Azerbaijan, 21 Juli 2016.

KBRI Baku mengikuti ajang bergengsi di Azerbaijan ini dengan membawa 8 jenis kue dan minuman tradisional Indonesia, antara lain pudding kelapa, klepon, lapis legit, lapis Surabaya, putu ayu, centik manis, onde-onde dan es melon. Kue-kue tersebut dipersiapkan oleh tim Dharma Wanita Persatuan Baku.

Tampak antusiasme warga di kota Sheki sangat tinggi terhadap kue-kue dan minuman asal Indonesia. Selain lapis legit, es melon juga sangat digemari, tak heran, karena ketika festival ini diadakan cuaca saat itu sangat cerah dan panas.

Keikutsertaan KBRI dan kemenangan yang diraih pada festival tersebut menjadi kesempatan promosi sekaligus menarik warga Azerbaijan untuk berkunjung ke Indonesia.

“Kita bisa lebih banyak mendapatkan informasi mengenai potensi kerja sama antara Azerbaijan dan Indonesia ke depannya, di bidang pariwisata, perdagangan, maupun investasi,” tutur Duta Besar RI untuk Azerbaijan, Dr. Husnan Bey Fananie dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Minggu (24/7/2016).

Festival ini diadakan di Anshagi Karavansaray, yang merupakan komplek bangunan kuno yang berdiri sejak abad ke 19. Peserta yang mengikuti rangkaian festival ini, terdiri dari 22 daerah di Azerbaijan dan 15 negara di dunia.

“Ini merupakan bentuk konsistensi dari KBRI Baku untuk mempromosikan Indonesia dalam semua kesempatan yang ada di Azerbaijan. Tujuannya tentu supaya semua orang bisa mengenal, merasakan dan melihat Indonesia,” Kata Meita Timoer Poerwonggo, Minister Counsellor pada KBRI Baku.

Di kota Sheki, KBRI Baku juga melakukan pertemuan dengan Wali Kota Sheki Elkan Usubov dan mengadakan business meeting dengan 15 pengusaha kota Sheki untuk menjajaki peluang kerja sama bisnis ekspor produk makanan Indonesia ke Azerbaijan serta produk andalan lainnya.

source : bisnis.com

Siswa SMA Temukan Obat Diare Dari Lalat dan Interior Pesawat dari Limbah Kulit Singkong, Sabet 2 Emas di Olimpiade Gorgia

Standar

Siapa sangka, ternyata lalat rumah yang selama ini dianggap hewan jorok dan pembawa penyakit justru dapat menyembuhkan penyakit diare!

Adalah dua siswa SMAN 2 Lamongan yang menemukan sistem kekebalan tubuh lalat yang bersumber dari  bakteri di dalam tubuh lalat yaitu Aktomisentes yang bisa dijadikan antibiotik.  Temuan gemilang ini mengantarkan Alfian Nurfaizi dan Arum Ayu Ratna Wilis memperoleh medali emas di Internasional Young Inventors Project Olimpiad (IYIPO) pada bulan april kemarin di Gorgia salah satu negara Pecahan Uni Soviet. (24/04/2016).

Memilih penelitian berjudul Analisis Pengaruh Pemberian Antibiotik dari Tubuh Lalat Rumah terhadap Bakteri E coli dengan Metode Total Plate Count dalam Upaya Pengobatan Penyakit Diare Manusia, berhasil mengalahkan puluhan peserta lain dari 35 negara yang ikut lomba penelitian ilmiah tingkat internasional khusus di bidang biologi dan ekologi ini.

Emas ke 2 diperoleh dari limbah kulit singkong.  Suprihatin dan Raafi Jaya Sutrisna dari SMA PGRI 2 Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah memilih untuk memanfaatkan limbah kulit singkong yang melimpah di tempat asal mereka yang banyak terdapat pabrik tapioka.  Dalam 1 bulan tak kurang ada 1 ton kulit singkong yang terbuang percuma.  Kulit singkong ini ditambah dengan batang pisang yang juga banyak terdapat di Pati dapat dimanfaatkan sebagai fiber atau komposit yang kuat, ringan, murah, dan tahan api untuk bahan interior pesawat terbang, kapal dan industri otomotif lainnya.

Peneliti muda dari SMA PGRI 2 Kayen inipun memilih judul penelitian karbon aktif singkong dan serat batang pisang sebagai material alternatif untuk industri pesawat terbang, kapal dan otomotif.  Tak pelak penemuan di bidang fisika ini juga menyisihkan peserta lainnya sehingga layak di ganjar medali emas di IYIPO 2016.

Di IYIPO 2016 ada 6 kategori yang dilombakan yaitu matematika, biologi & ekologi,  fisika, kimia, teknologi informasi (TI), dan engineering.

Selamat ya!

dari berbagai sumber

Wah! Umur 11 Tahun Anak Ini Sudah Menghasilkan Rp 20 Juta Perminggu

Standar

Apa yang kamu lakukan saat berumur 11 tahun? Bermain video game? Bermain bola atau boneka? Atau hany fokus bermain dan sekolah saja? Usia ini memang waktunya bermain sambil belajar. Tapi tidak untuk Henry Patterson. Di saat anak lain yang sebaya dengannya bermain-main, dia berhasil memiliki sebuah toko dan berpenghasilan lebih dari Rp 20 juta perminggu!

Henry-Patterson

Patterson, anak laki-laki yang berasal dari Inggris ini memulai bisnisnya pada usia tujuh tahun dengan menjual pupuk. Dia memulai dengan harga yang rendah, hanya £1 atau sekitar Rp 20.500. Kemudian, dia membuka sebuah lapak online di eBay. Dia menjual berbagai macam barang yang dia beli dari toko amal.

Patterson yang masih bersekolah di Buckingham, kemudian mulai membuka sebuah toko permen dan cokelat. Bukan hanya pintar mencari peluang, dia juga ternyata pintar ‘memutar’ uang. Patterson menginvestasikan uang yang dia dapatkan sebesar £17.000 atau Rp 350 juta dengan memproduksi buku untuk anak-anak dan marchendise bermerk lapak onlinenya.

Kini, produknya telah dijual oleh lebih dari 70 perusahaan yang berbeda. Omset tahunannya mencapai lebih dari £65,000 atau Rp 1,3 miliar! Anak yang luar biasa ini bahkan masih bisa tampil dengan sederhana dan masih menjalani kehidupan sebagai anak-anak. Usahanya yang dinamai Not Before Tea ini tak menjadikannya dewasa sebelum waktunya.

“Aku suka membicarakan bisnis ini dengan teman-teman di sekolah. Tapi aku tidak banyak membicarakan tentang uang dan keuntungan kepada mereka,” katanya kepada media online Inggris, Mirror.

hp

“Ide bisnisku muncul pada saat aku berumur lima tahun. Aku senang ketika menjual pupuk meskipun itu bau. Mungkin teman-temanku tidak percaya saat aku membuka toko online. Tapi aku rasa mereka tidak benar-benar terkejut karena aku sudah memulai beberapa bisnis sebelumnya,” katanya dengan berbangga kepada Mirror.

Patterson seharusnya bisa menjadi inspirasimu untuk berani membuka usaha. Mengembangkan ide bisnis merupakan langkah awal yang harus kamu lakukan. Sehingga kamu bisa meraih keuntungan seperti salah satu pengusaha termuda ini.

copas : bintang.com

Keren! Siswa SMP Mampu Ciptakan AC Hemat Energi dan Ramah Lingkungan

Standar
statik.tempo.co

 

Air Conditioner atau populer di singkat AC sepertinya kebutuhan yang tidak dapat ditinggalkan di Indonesia yang beriklim tropis ini. Salah satu fungsi AC adalah untuk penyejuk ruangan dengan mengatur suhu dan sirkulasi udara.

Namun saat ini harga AC masih tergolong mahal dan membutuhkan daya listrik yang besar.  Untuk AC ukuran standar saja membutuhkan listrik 400 watt.  Belum lagi sebagian besar AC masih dominan menggunakan zat freon yang mengandung CFC (Chloro Fluoro Carbon). CFC dituding bertanggung jawab terhadap semakin tipisnya lapisan ozon di langit kita.  Tahu kan akibatnya jika lapisan ozon menipis. Radiasi matahari akan leluasa menembus atmosfir bumi sehingga akan membuat bumi semakin panas. Begitulah kira-kira🙂

Hal inilah yang melatarbelakangi ide anak-anak SMP N 5 Bogor untuk menciptakan AC yang hemat energi, murah dan ramah lingkungan.

AC ini ramah lingkungan karena hampir seluruh komponennya dibuat dari limbah bekas elektronik. Bahan-bahan yang digunakan antara lain es balok, kotak sterofoam, kipas CPU bekas, saklar, spons, catu daya, dan water pump. Hanya bermodalkan dana Seratus Ribu Rupiah (Rp. 100.000) dari tangan-tangan dan ide kreatif, barang-barang itu bisa disulap sedemikian rupa menjadi AC portabel.

AC portabel yang menggunakan es balok ini ternyata mampu bertahan hingga seharian penuh. Berhasil menurunkan suhu ruangan panas dalam waktu 30-40 menit dengan kebutuhan listrik sebesar 15 volt.

Berkat temuan siswa SMP tersebut, AC dari limbah elektronik ini berhasil lolos sebagai juara 1 dalam lomba eksperimen tingkat SMP se-Jabodetabek, bekerjasama dengan LIPI bulan April 2016 lalu.

Keren ya anak-anak Indonesia!

Pustaka : SuaraNews.com

Top! Atlet Remaja Indonesia Raih Prestasi di Kejuaraan Dunia Olahraga Ekstrem

Standar

FISE Sport Series 2016 digelar di Montpellier, Prancis

Tak banyak yang menyangka jika atlet remaja Indonesia berhasil meraih prestasi di kejuaraan dunia olahraga ekstrim FISE (Festival International Des Sport Extremes) Sport Series 2016 di Montpellier, Perancis yang digelar 4 hingga 8 Mei lalu.

Ini pertama kalinya Indonesia mengirimkan wakilnya ke kejuaraan FISE World Series 2016. Asal tahu saja, ajang FISE World Series di olahraga ekstrem setara dengan MotoGP di balap motor atau grand slam di tenis. Jadi merupakan kejuaraan internasional bergengsi.

ekstrem

Indonesia sendiri melalui Bidang Olahraga Rekreasi, Petualangan dan Tantangan di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olah Raga mengirim enam orang atlet. Keenam atlet tersebut adalah Hendri Setiawan (Bondik) dan Ardika Winata (Teja) yang akan turun di cabang BMX Street dan Januar Susanto (Botay Agata) yang akan turun di cabang BMX Flatland.

Selain itu, ada Sanggoe Darma Tanjung dan Mario Palandeng yang akan turun di cabang Skateboard, dan yang terakhir adalah Ferdi yang akan turun di cabang Aggressive Inline Skate.

Tim extreme sport Indonesia dilepas tanpa sebuah target, karena persaingan yang sangat ketat dan banyaknya peserta yang sudah berpengalaman.  Namun ternyata pada kejuaraan tersebut, Sanggoe Darma Tanjung yang turun di kelas skateboarding amateur tampil sebagai juara di final. Sanggoe memimpin di final setelah sebelumnya memimpin di babak kualifikasi.

Sedangkan di kategori BMX Fllatland Master, Tim Extreme Sports Indonesia menempatkan Januar Sutanto (Botay) sebagai pemenang di final dari 45 peserta yang tampil.

Kemenpora mengapresiasi keberhasilan kontingen Indonesia ini. Keberhasilan ini juga memacu pemerintah untuk lebih mengembangkan olahraga ekstrim. Rencananya bulan September di tahun 2016 ini, akan diselenggarakan kejuaraan tingkat nasional di Serang, dengan juga mengundang pemain-pemain asing.

Pustaka : viva.co.id

Inilah 5 Alat Perang Buatan Indonesia Paling Laku Keras di Dunia

Standar

Banyak yang belum tahu bahwa Indonesia telah lama terlibat dalam bisnis jual beli senjata dunia. Tiap tahun Indonesia rajin mengirimkan senjata buatan dalam negeri ke berbagai negara.

Lalu apa saja alat perang made in Indonesia yang paling laku keras dan sudah beroperasi di seluruh dunia? Berikut rangkumannya seperti yang dilansir oleh merdeka.com untuk pembaca.

1. Kapal perang

PT PAL Indonesia telah meluncurkan dua kapal perang, yakni Kapal Perusak Kawal Rudal (PKR)-1 dan Kapal Perang Strategic Sealift Vessel (SSV)-1. Kapal PKR merupakan pesanan Kementerian Pertahanan RI. Kapal canggih kelas Frigate tersebut hasil kerja sama PT PAL dengan perusahaan kapal DSNS Belanda melalui transfer teknologi.

5 Alat perang Indonesia laku keras di dunia

Sedangkan kapal SSV merupakan kapal canggih karya mandiri anak bangsa dan pesanan Kementerian Pertahanan Filipina yang berada di kelas Lloyd Register.

Kapal PKR-1 memiliki panjang 105,11 meter, lebar 14,2 meter, dan kecepatan 28 knot ini mampu berlayar selama 20 hari pada kecepatan 14 knot. Selain itu, Kapal PKR kelas Frigate ini memiliki peralatan peperangan bawah air lengkap, seperti senjata utama penghancur kapal selam berupa torpedo yang dapat membantu proses peperangan bawah air, serta mampu melakukan peperangan udara dengan senjata rudal anti udara.

Selanjutnya, Kapal SSV merupakan pengembangan kapal pengangkut Landing Platform Dock (LPD) yang didesain panjang 123 meter, lebar 21,8 meter, dan memiliki kecepatan 16 knot dengan ketahanan berlayar selama 30 hari di laut lepas.  SSV juga mampu membawa dua helikopter, dan mengangkut kapal “landing craft utility” (LCU) serta sejumlah tank perang hingga truk militer.

2. Panser Anoa

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menjadi pelanggan setia perusahaan negara pembuat senjata PT Pindad. Sejumlah peralatan yang dipesannya ialah panser Anoa.  Nantinya kendaraan tempur ini digunakan untuk misi perdamaian PBB

5 Alat perang Indonesia laku keras di dunia

Panser Anoa tergolong kendaraan armoured medium personnel carrier. Kendaraan tempur ini dipergunakan untuk mengangkut personel di medan pertempuran.

Selama ini, sejumlah negara tetangga seperti Malaysia, Filipina, Brunei Darussalam, dan Thailand dibidik untuk menggunakan produk Pindad. Untuk pasar Afrika, pihaknya membidik Madagaskar, Mesir, Nigeria, dan Mozambiq.

Sedangkan, untuk kawasan Timur Tengah, pasar potensial yang dibidik antara lain Kuwait, Yordania, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Qatar.

3. Kepala roket

Indonesia mengekspor hulu ledak asap (smoke warhead) kaliber 70 milimeter sebanyak 260 unit ke Cile. Ekspor tersebut merupakan ekspor pertama senjata yang dibuat PT Sari Bahari.

5 Alat perang Indonesia laku keras di dunia

PT Sari Bahari harus bersaing dengan 43 negara yang mengikuti tender internasional pengadaan hulu ledak asap bagi kebutuhan angkatan bersenjata Cile.

PT Sari Bahari membuktikan teknologi pertahanan nasional mampu bersaing dengan negara maju. Hulu ledak asap buatan Indonesia memiliki keunggulan dari sisi aerodinamis trajectory dan mampu mengeluarkan asap selama dua menit setelah hulu ledak terjadi dalam sasaran.

4. Peluru

PT Pindad adalah salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang produknya sampai di jual ke Amerika Serikat. Pindad pernah mengekspor amunisi kaliber kecil yaitu 5,56 mm ke negeri Paman Sam tersebut.

5 Alat perang Indonesia laku keras di dunia

Selain ekspor ke Amerika Pindad juga telah mengekspor amunisi ke Singapura dan Thailand.

Untuk penjualan ke luar negeri, Pindad mempunyai agensi sendiri yang mengurusi penjualan. Nilai ekspor amunisi juga disebut terus meningkat dari tahun ke tahun.

Singapura dan Amerika yang mempunyai kemampuan militer sangat baik pernah pesan juga dan terakhir Laos. Selain itu, pada tahun 2000, Pindad juga pernah mengekspor amunisi ke Nigeria.

5.Senjata api

Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) telah menyetujui kerja sama lisensi senapan SS2 dan pemasaran amunisi Pindad di wilayah Timur Tengah. Persetujuan ini tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Pindad (Persero) dan Continental Aviation Services yang dilakukan saat forum bisnis yang dihadiri oleh Presiden Jokowi, di Abu Dhabi.

5 Alat perang Indonesia laku keras di dunia

 

pustaka : Merdeka.com

Sudah Bahagiakah Rakyat Indonesia? Cek Indeks Kebahagiaan Versi PBB ini

Standar
Indonesia di urutan ke 79 dalam indeks kebahagiaan PBB

Ilustrasi. Indeks Kebahagiaan. Sejumlah pengunjung bercengkrama pada hamparan karpet Taman Film Bandung, Jawa Barat, Sabtu (10/1/15). Program revitalisasi dan penambahan taman kota merupakan upaya pemerintah kota Bandung untuk meningkatkan indeks kebahagiaan warga, dengan terjalinnya interaksi sesama warga dan lingkungan alam sekitar. (ANTARA FOTO/Agus Bebeng)
Jakarta (ANTARA News) – Indonesia ternyata menempati urutan 79 dari 157 negara dan berada di bawah sejumlah negara tetangga di Asia Tenggara dalam indeks kebahagiaan dunia yang dirilis Jaringan Solusi Pembangunan Berkelanjutan PBB pada Rabu.

Sejumlah negara tetangga seperti Malaysia (47), Singapura (22), Thailand (33), dan bahkan Filipina (82) menempati urutan yang lebih tinggi dalam indeks tersebut.

Sementara itu Denmark menjadi negara yang dinilai paling bahagia di seluruh dunia, menggeser Swiss yang pada tahun lalu menempati urutan pertama. Negara lain yang berada dalam 10 besar di antaranya adalah Australia, Selandia Baru, dan Belanda.

Di sisi yang berseberangan, negara-negara terbawah pada umumnya merupakan negara yang dilanda perang atau keamanan yang tidak stabil seperti Suriah dan Afghanistan.

Indeks UNSDN mengukur kebahagiaan suatu negara dalam skala 0 sampai 10 dengan mempertimbangkan faktor-faktor berupa perdapatan per kapita, dukungan sosial, usia harapan hidup sehat, kebebasan menentukan pilihan, kedermawanan, dan persepsi korupsi.

Indonesia memperoleh nilai 5,314 sementara negeri jiran Malaysia mendapatkan 6.005. Kedua negara tersebut terpaut cukup jauh dalam pendapatan per kapita di mana warga Malaysia rata-rata memperoleh penghasilan tiga kali lipat lebih banyak dibanding warga Indonesia.

Namun demikian, uang bukan satu-satunya penentu kebahagiaan. Warga Filipina yang rata-rata mendapatkan penghasilan lebih rendah dibanding Indonesia ternyata bisa hidup lebih bahagia karena dinilai lebih dermawan dan bebas menentukan pilihan hidup.

Kepala UNSDSN yang juga penasihat khusus Sekretaris Jenderal PBB, Professor Jeffrey Sachs, mencontohkan bagaimana Amerika Serikat (13) tidak bertambah bahagia meski terus menimbun kekayaan dalam 50 tahun terakhir.

“Pesannya bagi Amerika Serikat sudah jelas. Bagi masyarakat yang hanya mengejar uang, kami telah mengejar sesuatu yang salah. Keterikatan sosial kami semakin renggang, tidak ada kepercayaan sosial, demikian pula dengan kepercayaan terhadap pemerintahan,” kata Sachs.

Sachs menunjuk Kosta Rika, yang berada di urutan 14 di atas negara-negara maju lain seperti Inggris (23) dan Prancis (32), sebagai contoh masyarakat yang sehat serta bahagia meski bukan merupakan kekuatan ekonomi dunia.

Laporan indeks kebahagiaan dunia tersebut mengingatkan bahwa “pembangunan ekonomi yang mengabaikan faktor sosial dan lingkungan akan berdampak buruk pada kebahagiaan manusia.”

“Dalam beberapa tahun terakhir, banyak negara yang berhasil meraih pertumbuhan ekonomi namun hanya menghasilkan peningkatan ketimpangan sosial dan kerusakan lingkungan,” tulis laporan tersebut.

Saat ini, hanya ada empat negara di dunia yang khusus mengangkat menteri kebahagiaan dalam kabinet pemerintahan; Bhutan (84), Ekuador (51), Uni Emirat Arab (28), dan Venezuela (44).

Editor: B Kunto Wibisono

Copas abis : AntaraNews.com