Category Archives: kuliner

Obat dari Pekarangan Rumah: Inilah 7 Tanaman Tradisional Indonesia dan Khasiatnya Sebagai Pengobatan Alternatif

Standar

Obat-obatan yang berasal dari tumbuhan dipercaya sudah dipergunakan ratusan bahwan ribuan tahun lalu oleh nenek moyang bangsa Indonesia.  Namun saat ini semakin sedikit orang yang menggunakan tanaman obat untuk mengobati penyakitnya. Mereka lebih memilih pengobatan dengan obat modern yang mengandung zat kimia. Padahal bila mengkonsumsi obat kimiawi dalam jangka panjang kabarnya dapat menimbulkan efek samping dan bisa menimbulkan penyakit lain. Apalagi biaya pengobatan saat ini semakin mahal,

Obat dari pekarangan rumah ini agaknya layak dijadikan alternatif untuk menjaga dan mengatasi berbagai masalah kesehatan pada keluarga anda, sehingga menggunakan dan menanam tanaman obat di pekarangan rumah patut digalakkan.  Seperti 7 tanaman obat tradisional dan khasiatnya berikut ini sangat mudah untuk dibudidayakan di pekarangan rumah, baik ditanam langsung di tanah maupun ditanam di dalam pot atau polybag, bahkan saat ini sedang marak media tanam berupa hidroponik yang akan dibahasa pada lain kesempatan.  Tentu saja untuk mengetahui lebih detail mengenai tata cara pengobatan menggunakan tanaman obat di bawah ini, anda harus bertanya pada ahlinya atau melakukan googling sebelum menggunakannya secara aman.

1. Belimbing Wuluh

Jangan bayangkan belimbing ini mempunyai bentuk seperti belimbing pada umumnya. Belimbing wuluh yang dikenal juga dengan sebutan belimbing sayur karena sering digunakan sebagai bumbu masakan untuk memberikan rasa asam yang kuat.

Fungsi lain dari belimbing wuluh selain sebagai bumbu masakan adalah untuk obat tradisonal. Mulai dari buah, batang, daun dan bungannya bisa digunakan sebagai obat. Belimbing wuluh bermanfaat untuk mengobati gusi berdarah, obat rematik, obat godongan, obat sariawan, obat pegel linu serta bisa digunakan sebagai obat sakit gigi.

2. Temulawak

Temulawak merupakan tanaman rempah asli Indonesia yang memiliki beragam khasiat untuk kesehatan. Bagian yang sering dimanfaatkan adalah bagia akar atau sering jug disebut dengan rimpang. Bagian inilah yang sering diolah untuk dijadikan sebagai obat berbagai penyakit.

Khasiat dari tanaman temulawak adalah untuk mengatasi gangguan ginjal, melancarkan pencernaan, menyehatkan jantung, dan menjaga kesehatan hati. Sebenarnya masih banyak jenis penyakit lain yang bisa disembuhkan dengan tanaman obat ini. Apalagi bila penggunaannya dikombinasikan dengan tanaman obat lain, tentu khasiatnya akan semakin terasa.

3. Daun Patah Tulang

Tanaman yang memiliki bentuk ranting tanpa daun ini sering digunakan sebagai tanaman hias di pekarangan. Tetapi dibalik keunikan yang dimiliki tanaman patah tulang mempunyai banyak sekali manfaat bagi kesehatan terutama obat tradisional.

Tanaman ini bisa digunakan untuk mengobati tulang patah, sakit gigi, kusta, wasir, tumor atau kanker, rhematik, sifilis, nyeri saraf dan juga penyakit kulit. Tetapi dalam penggunaanya sebaiknya bertanya pada ahli kesehatan karena getah tanaman ini mengandung racun.

4. Daun Tempuyung

Tempuyung berkhasiat untuk mengatasi batu saluran kencing, batu empedu, bisul, luka bakar, radang usus buntu, rematik, radang payudara, memar, disentri, darah tinggi, wasir, dan beser mani.

5. Lidah Buaya

Tanaman obat yang memiliki beragam khasiat selanjutnya adalah lidah buaya. Yups, boleh dibilang kalau lidah buaya sebagai tanaman sejuta manfaat karena banyak sekali khasiat dari tanaman ini. Selain fungsi utamanya untuk kesehatan rambut, menghilangkan jerawat, dan kecantikan tanaman ini juga bisa digunakan untuk mengoati berbagai penyakit.

Sebagai tanaman obat lidah buaya berkhasiat untuk mengobati penyakit serangan jantung, diabetes, radang tenggorokan, sembelit, dan masih banyak jenis penyakit lain yang bisa diobati dengan tanaman ini.

6. Buah Srikaya

Tanaman srikaya secara umum mengandung anonain dan retikulin. Daun, akar, dan kulitnya mengandung WN. Akar srikaya berkhasiat sebagai antidepresi dan antiradang.

Daunnya berkhasiat sebagai peluruh cacing usus, mempercepat pemasakan bisul dan antiradang. Bijinya berkhasiat untuk membunuh serangga dan memacu enzim pencernaan. Kulit kayunya bekhasiat sebagai tonikum dan astringen.

7. Cocor Bebek

Cocor bebek bisa digunakan untuk mengobati sakit panas, melancarkan air seni, batuk dan sakit kepala.

Selain itu masih tak terbilang tanaman lainnya yang tumbuh di bumi Indonesia yang dipercaya memiliki khasiat obat.  Penggunaan tanaman obat secara tepat akan mempercepat upaya penyembuhan.

source: pemburu ombak.com/sumber lainnya

Iklan

Namanya disebut Obama, Inilah Dissa Syakina Ahdanisa Pendiri Kafe Tunarungu

Standar

Dalam forum Pemimpin Muda ASEAN, Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) di Luang Prabang, Laos, awal September lalu, Presiden Amerika Obama menyebut nama  Dissa atas apa yang ia sebut anak muda yang memberi inspirasi kepada yang lain.

dissa

Dalam pidatonya di Laos, Obama saat itu juga mengutip Dissa dengan mengatakan, “Dia ingin negaranya menjadi tempat di mana orang dapat meraih mimpi tanpa batasan … dan memberikan inspirasi atas apa yang ia lakukan.”

“Saya terinspirasi atas apa yang dilakukan Dissa karena dalam lawatan terakhir saya ke Asia sebagai presiden, saya ingin menjamin bahwa Anda semua tetap memberikan inspirasi kepada yang lain seperti yang dilakukan oleh dua perempuan yang memberikan inspirasi di negara mereka dan seluruh dunia,” kata Obama saat itu.

Dissa Syakina Ahdanisa adalah pemilik dan pendiri kafe unik yang mungkin satu-satunya di Indonesia yaitu kafe tunarungu, yaitu kafe yang karyawannya tunarungu dan sebagian besar pelanggan adalah tunarungu pula.  Mereka kebanyakan dari komunitas tunarungu.

Kafe yang diberi nama “Fingertalk” ini diharapkan Dissa dapat menjadi sarana agar teman-teman tunarungu bisa mandiri dan menjadi tempat belajar, bertemu lebih banyak orang dan menjadi batu loncatan untuk mendapatkan kesempatan yang lebih bagus.

Dibuka sejak 2015, hingga saat ini Fingertalk telak memiliki tiga cabang yang terletak di  Jawa Barat dan Banten. Salah satu prestasi terbesar Fingertalk sejauh ini adalah ketika menjadi tuan rumah kunjungan Program Kepemimpinan Pemuda Tunarungu AS-Indo. Dua puluh pemuda tunarungu inspiratif dari AS dan Indonesia tergabung dalam program ini, dan mereka mengunjungi Fingertalk.

fingertalk

Ide mendirikan kafe tunarungu diperoleh Dissa saat menjadi relawan di Nikaragua.  Dissa mengunjungi sebuah café yang sangat unik bernama “Café de Las Sonrisas”, yang merupakan kafe pertama di Amerika Latin di mana semua karyawannya tunarungu.

dari berbagai sumber

.

Unik! Ternyata Tidak Ada Rumah Makan Padang di Kota Padang

Standar

Siapa yang tidak kenal dengan rumah makan padang? Rumah makan yang terkenal dengan gerai kacanya, berikut dengan piring yang bertumbuk-tumpuk tersusun rapi dan kemampuan khas pegawainya membawa 6 piring sekaligus bahkan lebih dalam satu tangan. Pastinya Anda sudah tidak asing lagi dengan rumah makan padang yang ada di daerah sekitar Anda.  Jangan-jangan Anda termasuk mereka yang rutin makan siang di rumah makan padang langganan. Hm…

rm padang

Rumah makan khas Padang dari Sumatera Barat ini dapat dijumpai dengan mudahnya hampir seluruh kota yang ada di Indonesia.  Hebat ya, secara tidak langsung juga menggambarkan jiwa rantau orang Padang. Rumah makan Padang ada yang bentuknya sederhana di kaki lima sampai rumah makan padang yang mewah sekali. Namun uniknya di Padang sendiri Anda tidak akan menemukan rumah makan Padang. Benarkah?

Ternyata rumah makan yang ada di Padang tidak pernah memasang tagline Masakan Padang atau Rumah Makan Padang di depan nama rumah makan mereka.  Dengan demikian Anda tidak akan pernah menemukan Rumah Makan Padang di Kota Padang!

source : dari berbagai sumber

Lapis Legit Indonesia Jadi Juara Favorit Di Festival Kuliner Azerbaijan

Standar

lapis legitLapis Legit Kuliner Khas Indonesia

Kuliner asal Indonesia lagi-lagi mendapat penghargaan dari kalangan internasional. Setelah rendang yang sudah sering menjuarai festival kuliner dunia, kali ini Lapis Legit yang kembali mendapat award dalam festival kuliner di Azerbaijan.

Lapis legit, kue khas Indonesia yang juga dikenal dengan nama Spekkoek, dinyatakan sebagai juara II untuk makanan manis kategori negara-negara asing dalam event “The Third International Traditional Sweets Festival” yang digela di Kota Sheki, Azerbaijan, 21 Juli 2016.

KBRI Baku mengikuti ajang bergengsi di Azerbaijan ini dengan membawa 8 jenis kue dan minuman tradisional Indonesia, antara lain pudding kelapa, klepon, lapis legit, lapis Surabaya, putu ayu, centik manis, onde-onde dan es melon. Kue-kue tersebut dipersiapkan oleh tim Dharma Wanita Persatuan Baku.

Tampak antusiasme warga di kota Sheki sangat tinggi terhadap kue-kue dan minuman asal Indonesia. Selain lapis legit, es melon juga sangat digemari, tak heran, karena ketika festival ini diadakan cuaca saat itu sangat cerah dan panas.

Keikutsertaan KBRI dan kemenangan yang diraih pada festival tersebut menjadi kesempatan promosi sekaligus menarik warga Azerbaijan untuk berkunjung ke Indonesia.

“Kita bisa lebih banyak mendapatkan informasi mengenai potensi kerja sama antara Azerbaijan dan Indonesia ke depannya, di bidang pariwisata, perdagangan, maupun investasi,” tutur Duta Besar RI untuk Azerbaijan, Dr. Husnan Bey Fananie dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Minggu (24/7/2016).

Festival ini diadakan di Anshagi Karavansaray, yang merupakan komplek bangunan kuno yang berdiri sejak abad ke 19. Peserta yang mengikuti rangkaian festival ini, terdiri dari 22 daerah di Azerbaijan dan 15 negara di dunia.

“Ini merupakan bentuk konsistensi dari KBRI Baku untuk mempromosikan Indonesia dalam semua kesempatan yang ada di Azerbaijan. Tujuannya tentu supaya semua orang bisa mengenal, merasakan dan melihat Indonesia,” Kata Meita Timoer Poerwonggo, Minister Counsellor pada KBRI Baku.

Di kota Sheki, KBRI Baku juga melakukan pertemuan dengan Wali Kota Sheki Elkan Usubov dan mengadakan business meeting dengan 15 pengusaha kota Sheki untuk menjajaki peluang kerja sama bisnis ekspor produk makanan Indonesia ke Azerbaijan serta produk andalan lainnya.

source : bisnis.com

Perkenalkan! Nasi Kentut dari Medan

Standar

Satu lagi bukti kekayaan dan keunikan kuliner Indonesia. Nasi kentut!. Nasi khas yang hanya dapat dijumpai di Medan ini memiliki tekstur yang pulen serta dilengkapi dengan berbagai rempah-rempah yang bercita rasa gurih. Ketika akan disantap, Anda akan melihat warna dari nasi tersebut memiliki warna yang kehijauan serta tercium bau yang harum.

nasi-kentut

Makanan Nasi Kentut biasanya dilengkapi dengan lauk seperti ikan pepes, ayam goreng, tahu atau tempe goreng. Ada juga sambal untuk melengkapi cita rasa makanan tersebut, seperti sambal terasi, sambal goreng, sambal hijau dan pilihan sambal yang lain.

Lalu, mengapa makanan lezat ini diberi nama nasi kentut? Ternyata, penamaan ‘kentut’ berasal dari daun yang digunakan untuk membungkusnya. Daun tersebut disebut oleh masyarakat Medan sebagai daun kentut.

daun-kentut

Daun kentut banyak digunakan untuk membungkus nasi karena dianggap dapat menambah cita rasa nikmat pada makanan. Tak hanya dapat menambah cita rasa makanan, daun kentut juga memiliki khasiat yang baik untuk kesehatan, salah satunya dapat melancarkan pencernaan. Daun ini juga biasa dikonsumsi sebagai lalapan. Mau coba!