Category Archives: peristiwa

Mengenal Abbas Ibn Firnas, Penemu Pesawat Terbang dan Berhasil Menerbangkannya

Standar

Sejarah mencatat Wright bersaudara yaitu Wilbur serta adiknyanya Orville adalah dua orang Amerika yang dicatat dunia sebagai penemu pesawat terbang. Mereka berhasil membangun pesawat terbang yang pertama kali berhasil diterbangkan dan dikendalikan oleh manusia pada tanggal 17 Desember 1903. Dua tahun setelah penemuan mereka, kedua bersaudara tersebut mengembangkan ‘mesin terbang’ mereka ke bentuk pesawat terbang yang memakai sayap yang seperti sekarang kita kenal.

515px-Armen_Firman_Abbás_Ibn_Firnás_(MUNCYT,_Eulogia_Merle)

Abbas ibn Firnas

Namun tahukah anda jauh di 1.100 tahun sebelumnya Abbas Ibn Firnas, seorang matematikawan, astronom, fisikawan, dan ahli penerbangan Muslim dari abad ke-9, tercatat sebagai manusia pertama yang mengembangkan alat penerbangan dan sukses terbang. Nama lengkap beliau adalah Abbas Qasim bin Firnas. Ia terlahir di Izn-Rand Onda, Andalusia pada tahun 810 M dan menjalani masa kehidupannya di Cordoba.

Pengertian manusia pertama di sini berlaku umum, mencakup siapa pun yang berhasil terbang menggunakan alat apa pun, tidak harus berupa pesawat terbang seperti yang ada saat ini.

Ibn Firnas berhasil terbang menggunakan glider, alat terbang sederhana yang dilengkapi sayap. Sementara itu, tak diragukan, Wright merupakan penemu dan penerbang pesawat terbang pertama dalam bentuk yang ada sekarang.

Alat terbang Ibn Firnas memang masih sederhana. Namun, keberhasilan Ibn Firnas menguji dan menerbangkan alat buatannya pada tahun 852 memberi inspirasi kepada ilmuwan-ilmuwan Barat untuk mengembangkan pesawat.

Semasa hidupnya, seorang genius yang hidup di Cordoba ini dikenal sebagai ilmuwan serba bisa dan menguasai beragam disiplin ilmu pengetahuan. Menurut sejumlah sumber, ketertarikan Abbas pada aeronautika bermula saat ia menyaksikan atraksi pria pemberani bernama Armen Firman.

Pria tersebut membuat alat dari sutra yang diperkuat dengan batang kayu. Ia lantas terjun dari ketinggian, tetapi ia tak berhasil. Untungnya, alat cukup menghambat gerak jatuh bebas Firman sehingga ia tak terluka.

Ibn Firnas yang berada dalam kerumuman penonton terkesan dengan aksi Armen Firman. Pengalamannya ini yang menyeretnya mempelajari aeronautika lebih dalam. Sumber lain menyebut, Armen Firman sejatinya merupakan nama Ibn Firnas yang “dilatinkan”. “Penerbangan” pada tahun 852 adalah percobaan pertamanya.

Tahun 875, saat usianya menginjak 65 tahun, Ibn Firnas merancang dan membuat sebuah alat terbang yang mampu membawa penumpang. Ia lantas mengundang orang-orang Cordoba untuk turut menyaksikan penerbangan bersejarahnya di Jabal Al-‘Arus (Mount of the Bride) di kawasan Rusafa, dekat Cordoba.

Sebelum melakukan uji coba terbang, Ibn Firnas sempat mengucapkan salam perpisahan, mengantisipasi jika penerbangannya gagal. “Saat ini, saya akan mengucapkan selamat tinggal. Saya akan bergerak dengan mengepakkan sayap, yang seharusnya membuat saya terbang seperti burung. Jika semua berjalan dengan baik, saya bisa kembali dengan selamat,” katanya.

Penerbangan itu sukses. Ibn Firnas mampu terbang selama 10 menit. Sayang, cara meluncurnya tidak tepat sehingga melakukan pendaratan yang fatal. Ibn Firnas terempas ke tanah bersama “pesawatnya” dan mengalami patah tulang pada bagian punggung. Kecelakaan itu terjadi karena dia lupa untuk menambahkan ekor pada alat buatannya.

Ibn Firnas tidak memperhitungkan pentingnya ekor sebagai bagian yang digunakan untuk memperlambat kecepatan saat melakukan pendaratan sebagaimana layaknya burung ketika menggunakan ekornya.

Abbas Ibn Firnas wafat pada tahun 888. Ia tidak bisa bertahan dari deraan sakit akibat cedera punggung yang diderita saat melakukan uji coba pesawat buatannya. Pengalaman terbang Ibn Firnas menjadi pelajaran bagi ilmuwan lain. Gagasannya terus dipelajari oleh ilmuwan-ilmuwan lain setelahnya.

Abbas bukan hanya penemu pesawat terbang pertama. Ia juga dikenal sebagai ilmuwan serba bisa yang menguasai berbagai disiplin ilmu pengetahuan. Ia mempelajari halilintar dan kilat, membuat tabel astronomi, dan menciptakan gelas berwarna. Bahkan, Ibn Firnas menemukan jam air yang disebut Al-Maqata.

Di bidang astronomi, Ia juga mengembangkan peraga rantai cincin yang digunakan untuk menjelaskan pola pergerakan planet-planet dan bintang-bintang. Atas kontribusinya terhadap ilmu pengetahuan, beberapa negara bahkan memberikan penghormatan khusus. Pemerintah Libya mengeluarkan prangko bergambar Abbas Ibn Firnas untuk mengenangnya.

Irak juga membangun patung sang penerbang pertama itu di sekitar lapangan terbang internasionalnya serta mengabadikan namanya sebagai nama bandara di utara Baghdad. Baru-baru ini namanya dipakai sebagai nama jembatan di kota asalnya, Cordoba. Nama Armen Firman sendiri menjadi nama salah satu kawah di bulan.

(Kompas.com/Researchgate, Muslim Memo, Forgotten Islamic History)

Iklan

Tahukah Anda Right To Know Day, Hari Hak Untuk Tahu Sedunia dirayakan Setiap Tanggal 28 September

Standar

Tahukan anda bahwa setiap tanggal 28 September, seluruh masyarakat dunia memperingatinya sebagai Hari Hak untuk Tahu Sedunia (The International Right To Know Day) atau biasa disingkat Right To Know Day (RTKD).  Gagasan dari perayaan ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa mereka memiliki hak dan kebebasan dalam mengakses informasi publik. Indonesia pun, sejalan dengan asas demokrasinya, turut mendukung hak publik ini.

rtkd

RTKD merupakan momentum bagi badan publik, membuka diri dengan menjalankan kewajiban untuk memberikan informasi publik. Bagi masyarakat, peringatan itu menjadi kesempatan baik menggunakan hak untuk mengetahui informasi dari badan publik yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup.

Memperoleh informasi dijamin oleh konstitusi, sesuai dengan Pasal 28F dari Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang mengatur hak setiap orang untuk memperoleh dan menyampaikan informasi. Karena itu, Hak atas informasi yang terbuka menjadi pembuka jalan bagi terjaminnya pelaksanaan hak-hak asasi lainnya, seperti hak atas pendidikan, hak untuk hidup sejahtera, hak untuk hidup aman, dan hak warga negara lainnya. Melalui pemenuhan hak itu, diharapkan akan dapat memastikan peningkatan kualitas hidup warga negara.

Sembilan Nilai Peringatan Hari Hak Untuk Tahu

RTKD diperingati lebih dari 60 negara demokrasi di dunia. RTKD pertama kali dideklarasikan di Sofia, Bulgaria, pada 28 September 2002. Di Indonesia, Hari Hak untuk Tahu Sedunia mulai diperingati sejak 2011.

Sejak tahun 2002, peringatan RTKD berkembang dan lebih variatif. Kini lebih dari 60 LSM dan Komisi Informasi di lebih dari 40 negara di dunia merayakannya. Dengan peringatan Hari Hak untuk Tahu,  setidaknya ada 9 nilai yang selalu disosialisasikan:

I. Akses informasi merupakan hak setiap orang;
II. Informasi yang dirahasiakan adalah pengecualian;
III. Hak untuk tahu diaplikasikan di semua lembaga publik;
IV.  Permohonan informasi dibuat sederhana, cepat dan gratis;
V.  Pejabat pemerintah bertugas membantu pemohon informasi;
VI. Setiap penolakan atas permohonan informasi harus berdasarkan alasan yang benar;
VII. Kepentingan publik bisa menjadi preseden untuk membuka informasi rahasia, setiap orang memiliki hak untuk mengajukan keberatan atas putusan penolakan;
VIII. Badan publik harus mempublikasikan secara proaktif informasi tentang tugas pokok mereka;
IX. Hak atas akses informasi ini harus dijamin oleh sebuah badan independen, di Indonesia melalui Komisi Informasi.

Sejarah keterbukaan informasi publik di Indonesia  dimulai dari reformasi politik 1998.  Ketika itu seluruh elemen masyarakat menuntut pemerintah lebih transparan dan melibatkan warga dalam pengambilan kebijakan, perencanaan dan pengawasan pembangunan.

Melalui keterbukaan informasi dalam setiap aspek penyelenggaraan negara akan mampu mendorong partisipasi rakyat dalam pembangunan. Hanya dengan pemerintahan yang terbuka maka akan terbangun legitimasi dan kepercayaan publik.

Hari Hak untuk Tahu merupakan salah satu petanda penting untuk memicu kesadaran kolektif dan global mengenai hak setiap individu dalam mengakses informasi pemerintahan.

(sumber: kemdikbud.go.id/ainamulyana.blogspot.com)

Peristiwa Langka di Dunia. Gelombang Bono, Gelombang Surfing Sungai Indonesia yang Fenomenal

Standar

Jika selama ini kita menganggap bahwa olah raga surfing hanya bisa dilakukan di atas ombak laut, maka ombak sungai yang satu ini merupakan pengecualian.  Adalah Sungai Kampar di Riau yang memenuhi kriteria sebagai tempat yang layak untuk dijadikan salah satu destinasi para peselancar dunia.

Dengan tinggi ombak mencapai 6 meter yang memanjang hingga ratusan meter, ombak sungai yang dikenal sebagai Gelombang Bono ini menjadi sangat terkenal dan mendunia sebab hanya peselancar profesional saja yang mampu menaklukkannya.

bono1

Secara ilmiah, gelombang bono merupakan salah satu peristiwa alam yang langka dan jarang terjadi. Gelombang Bono terjadi akibat bertemunya arus pasang air laut dengan muara sungai yang lebar. Ditambah dengan angin dan tebing di kanan kirinya, terciptalah ombak sungai sangat menantang yang ditandai sebelumnya dengan suara gemuruh yang hebat. Dimana kita akan menyaksikan sebuah gelombang besar yang layaknya terjadi di tengah laut, namun ini terjadi di sebuah sungai air tawar.

Tercatat gelombang Bono dapat memanjang hingga 300 meter, dengan ombak yang terbentuk sampai setinggi 6 meter dan kecepatannya 40 km per jam. Belum lagi, suara dari hempasan gelombangnya akan bikin merinding.

Gelombang menantang ini bergerak dari arah muara menuju hulu sungai atau diawali dari Pulau Muda sampai dengan Teluk Binjai di Sungai Kampar.

bono2

Warga lokal Riau percaya, Bono yang ada di Sungai Kampar adalah Bono Jantan, sedangkan Bono Betinanya ada di Sungai Rokan, Bagansiapi-api. Jumlah Bononya ada 7 ekor, makanya gelombang Bono di sini sering disebut juga sebagai gelombang tujuh hantu.

Waktu terjadinya pun hanya saat tertentu saja. Biasanya saat bulan purnama yang terjadi setiap tanggal 10-20 dalam perhitungan bulan Melayu (Arab) atau pada kisaran bulan Agustus-Desember penanggalan Masehi.

Gelombang Bono pun sudah menjadi atraksi wisata yang paling terkenal di Indonesia. Gelombang ini jadi tempat bermainnya para peselancar dunia. Dibutuhkan nyali dan skill yang tinggi, karena surfing di sana tidak semudah surfing di laut.

Karena air sungai, papan surfing akan lebih sulit digerakan. Gelombang yang melesat dengan kekuatan yang besar, membuat papan surfing mudah terhentak. Maka dari itu — sekali lagi, hanyalah peselancar profesional yang diizinkan bermain di sana.

Sungai Kampar, sebagai ‘rumah’ Gelombang Bono berlokasi di Teluk Meranti, Kabupaten Palalawan, Riau. Dari Kota Pekanbaru, dibutuhkan perjalanan sekitar 6-7 jam untuk tiba di sana. Di Desa Meranti sendiri, sudah banyak homestay bagi yang mau bermalam.

source : dari berbagai sumber

Sudahlah Super Keren, Super Mewah, Super Mahal eeh Super Langka Pula. Inilah 5 Mobil Super yang Hanya ada Satu di Dunia

Standar

Meskipun banyak mobil yang dibuat dengan jumlah terbatas dengan alasan eksperimen atau hal lainnya, namun tidaklah se-legendaris barisan mobil-mobil berikut ini.

Mobil-mobil super ini tidak hanya super langka karena masing-masing hanya dibuat satu biji,  namun sangat istimewa dikarenakan harga dan spesifikasinya yang wah!!!.

1. Jaguar XJ13

jaguar_xj13

Jaguar XJ13 adalah mobil balap prototipe yang dikembangkan oleh Jaguar untuk menantang balapan Le Mans pada pertengahan tahun 1960an.  Namun XJ13 tidak pernah berpacu, dan hanya satu yang diproduksi. Bahkan mobil ini belum memiliki harga resmi,  tetapi tawaran sebesar £ 7 juta (sekitar 121 miliar rupiah) pernah ditolak oleh pemiliknya pada tahun 1996.

Tidak banyak yang mengetahui bahwa Jaguar XJ13 yang ada sekarang ini adalah replika ‘super’.  Mengalami kecelakaan hebat pada 21 Januari 1971 dalam sebuah produksi film, XJ13 nyaris menjadi onggokan besi tua di gudang Jaguar sebelum akhirnya pada tahun 1973 dibangun kembali tepat sesuai aslinya.

2. Lamborghini Egoista

Lamborghini-Egoista

Lamborghini Egoista adalah mobil konsep yang diperkenalkan oleh Lamborghini untuk ulang tahun ke-50 perusahaan tersebut pada tahun 2013 lalu. Model yang sepenuhnya didasarkan pada model Lamborghini Gallardo ini memiliki mesin 5.2 liter (317 cu in) V10 yang menghasilkan 600 hp (447 kW ; 608 PS ).

Lamborghini Egoista memiliki kokpit satu tempat duduk yang unik, yang mirip dengan jet tempur modern, dan memiliki pintu kanopi yang benar-benar dapat dilepas. Roda kemudi harus dilepas untuk masuk dan keluar dari kendaraan seperti F1.

Keunikan eksterior Egoista Lamborghini ini dimaksudkan agar menyerupai banteng siap bertarung jika dilihat dari samping.  Penerangannya menyerupai pesawat modern, dengan sidemarker dan indikator di sisi dan bagian atas mobil serta depan dan belakang. Bodywork terdiri dari panel aerodinamika aktif yang dapat ditingkatkan dan diturunkan agar downforce dan stabilitas optimal. Tubuh dan roda terbuat dari bahan antiradar sepertinya identitas milik jet tempur.

Dalam bahasa Italia, Egoista secara harfiah berarti “egois”. Menurut perancang model Walter de Silva , Egoista “mewakili hedonisme yang ekstrem.”

Mobil ini sekarang dipamerkan di museum Lamborghini yang terletak di Sant’Agata Bolognese

3. Norman Timbs Special

Norman-Timbs

Mobil luar biasa ini adalah sebuah mahakarya seni otomotif. Adalah seorang insinyur mekanik bernama Norman E. Timbs  yang berbekal pengalaman membangun mobil Indi Car 500, secara dramatis menciptakan mobil yang anggun ini pada 1948.  Ia menerapkan prinsip aerodinamis mobil-mobil GP.

Nasib  mobil ini nyaris menjadi onggokan besi tua di padang pasir saat dilelang  pada tahun 2002 oleh Barrett-Jackson di Petersen Museum Classic Car Auction dan terjual seharga $ 17.600. Pemilik dan pembeli karya seni ini adalah Gary Cerveny dari Malibu, California. Dia adalah kolektor terkenal yang unik dan satu dari jenis mobil, yang merestorasi secara pribadi mobil ini hingga 90% seperti aslinya dengan nilai dana restorasi yang tidak disebutkan.

4. Maybach Exelero

maybach-exelero

Maybach Exelero adalah mobil sport berkinerja tinggi yang dibangun pada tahun 2004. Kapasitas 700 hp (522 kW) empat tempat duduk dengan mesin turbo V12 kembar adalah desain yang dibuat oleh Maybach-Motorenbau GmbH, atas permintaan Fulda Tires, divisi Jerman Goodyear.

Fulda menggunakan mobil sebagai kendaraan referensi untuk menguji ban generasi baru yang lebar. Produsen mobil mewah Jerman menciptakan model tersebut sebagai interpretasi modern dari mobil sport yang ramping dari tahun 1930an.  Mobil ini menjadi terkenal karena digambarkan dalam sebuah episode panjang pertunjukan Jerman, Cobra 11 yang digunakan untuk mengakhiri episode “Freundschaft”.

Menurut Top Gear, kendaraan tersebut dibeli oleh rapper Birdman pada 2011 seharga US $ 8 juta. Pada bulan Januari 2012, Motorvison memprofilkan mobil tersebut, yang kemudian dimiliki oleh Mechatronik dan berlokasi di Jerman, dan melaporkan rumor penjualan sebelumnya tidak berdasar.

5. Blastolene Special

blastolene-tank-car

Blastolene Special , yang juga dikenal sebagai “Tank Car”, adalah mobil unik yang dirancang khusus, dirancang oleh pengrajin master Amerika Randy Grubb. Saat ini Tank Car dimiliki oleh entertainer Amerika Jay Leno, yang secara teratur mengemudikannya di jalan raya.

Dibuat dari mesin tank militer Amerika Serikat legendaris Tank Patton M47 dan bodi aluminium custom-made,  pada awalnya menghasilkan 810 bhp (600 kW). Mobil ini berbobot 4.300 kg yang beratnya 1/11 dari tank asli tempat mesin digunakan.

Nih, Tank Patton M47 yang jadi dapur pacunya.

source : dari berbagai sumber

Idul Fitri, Bantu Perbaiki Artikel ini

Standar

Sebelum memulai tulisan ini ijinkan DreamIndonesia.com mengucapkan:

Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Wa Ja’alanallahu Minal ‘Aidin Wal Faizin.

Artinya :
“Semoga Allah menerima (amalan-amalan) yang telah aku dan kalian lakukan dan semoga Allah menjadikan kita termasuk (orang-orang) yang kembali (kepada fitrah) dan (mendapat) kemenangan”.

Selamat Hari Raya Idulfitri  1438 H/ 2017 M

Berikut ini artikel yang disadap seperlunya dari wikipedia, dengan harapan sidang pembaca dapat mendukung penyempurnaan artikel sesuai dengan catatan dari wiki bahwa Artikel ini membutuhkan lebih banyak catatan kaki untuk pemastian. Bantulah memperbaiki artikel ini dengan menambahkan catatan kaki dari sumber yang terpercaya.

Idul Fitri

Idulfitri atau juga ditulis dengan Idul Fitri (Bahasa Arab: عيد الفطر ‘Īdul-Fiṭr) adalah hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal pada penanggalan Hijriyah. Karena penentuan 1 Syawal yang berdasarkan peredaran bulan tersebut, maka Idul Fitri atau Hari Raya Puasa jatuh pada tanggal yang berbeda-beda setiap tahunnya apabila dilihat dari penanggalan Masehi. Cara menentukan 1 Syawal juga bervariasi, sehingga boleh jadi ada sebagian umat Islam yang merayakannya pada tanggal Masehi yang berbeda.

Ibadah dan tradisi pada Idul Fitri

Pada tanggal 1 Syawal mulai berakhirnya puasa pada bulan Ramadan, kemudian merayakan Idul Fitri. Awal pagi hari selalu dilaksanakan Salat Idul Fitri (Salat Id), disunnahkan melaksanakan salat Id di tanah lapang atau bahkan jalan raya (terutama di kota besar). Sebelum salat Id di lakukan imam mengingatkan siapa yang belum membayar zakat fitrah, sebab kalau selesai salat Id baru membayar zakatnya hukum nya sedekah biasa bukan zakat. Adapun hukum dari Salat Idul Fitri ini adalah sunnah mu’akkad. Di malam sebelum dan sesudah hari raya, umat muslim disunnahkan mengumandangkan takbir. Adapun kalimat takbir adalah sebagai berikut:

Arab Latin Terjemahan
الله أكبر الله أكبر الله أكبر Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar
لا إله إلا الله la ilaha illa Allah Tidak ada Tuhan selain Allah
الله أكبر الله أكبر Allahu akbar, Allahu akbar Allah Maha Besar, Allah Maha Besar
ولله الحمد wa li-illahi al-hamd Segala puji hanya bagi Allah

Takbir mulai dikumandangkan setelah bulan Syawal dimulai. Selain menunaikan Salat Sunnah Idul Fitri, kaum muslimin juga harus membayar zakat fitrah sebanyak 2,5 kilogram bahan pangan pokok. Tujuan dari zakat fitrah sendiri adalah untuk memberi kebahagiaan pada kaum fakir miskin. Kemudian, Khutbah diberikan setelah Salat Idul Fitri berlangsung, dan dilanjutkan dengan do’a. itu, kaum muslimin di Indonesia memiliki tradisi saling bermaaf-maafan, terkadang beberapa orang akan berziarah mengunjungi kuburan.

Do’a atau ucapan pada Idul Fitri

Di Indonesia sering mengucapkan doa Minal ‘Aidin wal-Faizin, sebenarnya itu adalah tradisi masyarakat Asia Tenggara. Menurut sebagian besar ulama ucapan tersebut ditidaklah berdasar dari ucapan dari Nabi Muhammad. Perkataan ini mulanya berasal dari seorang penyair pada masa Al-Andalus, yang bernama Shafiyuddin Al-Huli, ketika dia membawakan syair yang konteksnya mengisahkan dendang wanita di hari raya.

Adapun ucapan yang disunnahkan olehnya adalah Taqabbalallahu minna wa minkum (“Semoga Allah menerima amal kami dan kalian”) atau Taqabbalallahu minna waminkum wa ahalahullahu ‘alaik (“Semoga Allah menerima (amalan) dari kami dan darimu sekalian dan semoga Allah menyempurnakannya atasmu” dan semisalnya.”) dan semisalnya.

Idul Fitri di berbagai wilayah

Asia

Asia Tenggara

 Hidangan ketupat yang biasa disajikan dalam Hari Raya Idul Fitri

Umat Islam di Indonesia menjadikan Idul Fitri sebagai hari raya utama, momen untuk berkumpul kembali bersama keluarga, apalagi keluarga yang karena suatu alasan, misalnya pekerjaan atau pernikahan, harus berpisah. Mulai dua minggu sebelum Idul Fitri, umat Islam di Indonesia mulai sibuk memikirkan perayaan hari raya ini, yang paling utama adalah Mudik atau Pulang Kampung, sehingga pemerintah pun memfasilitasi dengan memperbaiki jalan-jalan yang dilalui. Hari Raya Idul Fitri di Indonesia diperingati sebagai hari libur nasional, yang diperingati oleh sebagian besar masyarakat Indonesia yang memang mayoritas Muslim. Biasanya, penetapan Idul Fitri ditentukan oleh pemerintah, namun beberapa ormas Islam menetapkannya berbeda. Idul Fitri di Indonesia disebut dengan Lebaran, di mana sebagian besar masyarakat pulang kampung (mudik) untuk merayakannya bersama keluarga. Selama perayaan, berbagai hidangan disajikan. Hidangan yang paling populer dalam perayaan Idul Fitri di Indonesia adalah ketupat, yang memang sangat familiar di Indonesia, dan Malaysia. Bagi anak-anak, biasanya para orang tua memberikan uang raya kepada mereka. Selama perayaan, biasanya masyarakat berkunjung ke rumah-rumah tetangga ataupun saudaranya untuk bersilaturahmi, yang dikenal dengan “halal bi-halal”, memohon maaf dan keampunan kepada mereka. Beberapa pejabat negara juga mengadakan open house bagi masyarakat yang ingin bersilaturahmi.

Di Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam, Idul Fitri dikenal juga dengan sebutan Hari Raya Puasa, Hari Raya Aidilfitri atau Hari Raya Fitrah. Masyarakat di Malaysia dan Singapura turut merayakannya bersama masyarakat Muslim diseluruh dunia. Seperti di Indonesia, malam sebelum perayaan selalu diteriakkan takbir di masjid ataupun mushala, yang mengungkapkan kemenangan dan kebesaran Allah, tuhan umat Islam. Diperkampungan, biasanya banyak masyarakat yang menghidupkan pelita atau panjut, atau obor di Indonesia. Banyak bank, perkantoran swasta ataupun pemerintahan yang tutup selama perayaan Idul Fitri hingga akhir minggu perayaan. Masyarakat di sini biasanya saling mengucapkan “Selamat Hari Raya” atau “Salam Aidil Fitri” dan “Maaf zahir dan batin” sebagai ungkapan permohonan maaf kepada sesama. Di Malaysia juga ada tradisi balik kampung, atau mudik di Indonesia. Di sini juga ada tradisi pemberian uang oleh para orang tua kepada anak-anak, yang dikenal dengan sebutan duit raya.

Umat Muslim adalah minoritas di Filipina, sehingga sebagian besar masyarakat tidak begitu familiar dengan perayaan ini. Namun, perayaan Idul Fitri sudah diatur sebagai hari libur nasional oleh pemerintah dalam Republic Act No. 9177 dan berlaku sejak 13 November 2002.

Asia Selatan

Di Bangladesh, India, dan Pakistan, malam sebelum Idul Fitri disebut Chand Raat, atau malam bulan. Orang-orang mengunjungi berbagai bazar dan mal untuk berbelanja, dengan keluarga dan anak-anak mereka. Para perempuan, terutama yang muda, seringkali satu sama lain mengecat tangan mereka dengan bahan tradisional henna dan serta memakai rantai yang warna-warni.

Cara yang paling populer di Asia Selatan selama perayaan Idul Fitri adalah dengan mengucapkan Eid Mubarak kepada yang lain. Anak-anak didorong untuk menyambut para orang tua. di dalam penyambutan ini, mereka juga berharap untuk memperoleh uang, yang disebut Eidi, dari para orang tua.

Di pagi Idul Fitri, setelah mandi dan bersih, setiap Muslim didorong untuk menggunakan pakaian baru, bila mereka bisa mengusahakannya. Sebagai alternatif, mereka boleh menggunakan pakaian yang bersih, yang telah dicuci. Orang tua dan anak laki-laki pergi ke masjid atau lapangan terbuka, tradisi ini disebut Eidgah, salat Id, berterimakasih kepada Allah karena diberi kesempatan beribadah di bulan Ramadan dengan penuh arti. Setiap Muslim diwajibkan untuk membayar Zakat Fitri atau Zakat Fitrah kepada fakir miskin, sehingga mereka dapat juga turut merayakan hari kemenangan ini.

Setelah salat, perkumpulan itu dibubarkan dansetiap Muslim saling bertamu dan menyambut satu sama lain termasuk anggota keluarga, anak-anak, orang tua, teman dan tetangga mereka.

Sebagian Muslim juga berziarah ke makam anggota keluarga mereka untuk berdoa bagi keselamatan almarhum. Biasanya, anak-anak mengunjungi sanak keluarga dan tetangga yang lebih tua untuk meminta maaf dan mengucapkan salam.

Setelah bertemu dengan teman dan sanak keluarganya, banyak orang yang pergi ke pesta-pesta, karnaval, dan perayaan khusus di taman-taman (dengan bertamasya, kembang api, mercon, dan lain-lain). Di Bangladesh, India, dan Pakistan, banyak dilakukan bazar, sebagai puncak Idul Fitri. Sebagian Muslim juga memanfaatkan perayaan ini untuk mendistribusikan zakat mal, zakat atas kekayaannya, kepada orang-orang miskin.

Dengan cara ini, umat Muslim di Asia Selatan merayakan Idul Fitri dalam suasana yang meriah, sebagai ungkapan terima kasih kepada Allah, dan mengajak keluarga mereka, teman, dan para fakir miskin, sebagai rasa kebersamaan.

Arab Saudi

Di Arab Saudi, tepatnya di Riyadh, umat Islam mendekorasi rumah saat Idul Fitri tiba. Sejumlah perayaan digelar seperti pagelaran teater, pembacaan puisi, parade, dan sebagainya. Soal menu Lebaran, umat Islam di sana menyantap daging domba yang dicampur nasi dan sayuran tradisional. Hal ini juga terjadi di Sudan, Suriah, dan beberapa negara Timur Tengah lainnya.

Tiongkok

Di Tiongkok, tepatnya di Xinjiang, perayaan lebaran justru tampak meriah. Kaum pria mengenakan jas khas dan kopiah putih, sementara wanita memakai baju hangat dan kerudung setengah tutup. Seusai salat Id, pesta makan dan bersilaturahim pun dilakukan.

Iran

Lebaran di Iran justru kurang semarak. Hal ini karena mayoritas umat Islam di sana adalah pengikut ajaran Syiah. Setelah salat Idul Fitri di masjid atau lapangan, mereka cukup melanjutkannya dengan acara silaturahmi bersama keluarga dan ditutup dengan acara pemberian makanan dari keluarga kaya kepada yang kurang mampu.

Eropa

Di Eropa, perayaan Idul Fitri tidak dilakukan dengan begitu semarak. Di Inggris misalnya, Idul Fitri tidak diperingati sebagai hari libur nasional. Kaum muslimin di Inggris harus mencari informasi tentang hari Idul Fitri. Biasanya, informasi ini didapat dari Islamic Centre terdekat atau dari milis Islam. Idul Fitri dirayakan secara sederhana di Inggris. Khotbah disampaikan oleh Imam masjid setempat, dilanjutkan dengan bersalam-salaman. Biasanya di satu area di mana terdapat banyak kaum Muslimin di sana, kantor-kantor dan beberapa sekolah di area tersebut akan memberikan satu hari libur untuk kaum muslimin. Untuk menentukan hari Idul Fitri sendiri, para ulama dan para ahli agama Islam sering mengadakan rukyat hisab untuk menentukan hari raya Idul Fitri.

Turki

Ucapan selamat Bayram tradisional, menyatakan “Mencintai dan Dicintai”, dalam bentuk lampu mahya di sepanjang minaret Masjid Sultan Ahmed di Istanbul, Turki. Di Turki, Idul Fitri dikenal dengan sebutan Bayram (dari bahasa Turki). Biasanya setiap orang akan saling mengucapkan “Bayramınız Kutlu Olsun”, “Mutlu Bayramlar”, atau “Bayramınız Mübarek Olsun”. Pada Idul Fitri, masyarakat biasanya menggunakan pakaian terbaik mereka (dikenal sebagai Bayramlik) dan saling kunjung mengunjungi ketempat orang-orang yang mereka kasihi seperti keluarga, tetangga, dan teman-teman mereka serta menziarahi kuburan keluarganya yang telah tiada.

Pada masa itu, orang yang lebih muda akan mencium tangan kanan mereka yang lebih tua dan menempatkannya di dahi mereka selagi mengucapkan salam Bayram. Para anak-anak kecil juga biasa mendatangi rumah-rumah disekitar lingkungannya untuk mengucapkan salam, di mana mereka biasanya diberikan permen, cokelat, permen tradisional seperti Baklava dan Lokum, atau sejumlah kecil uang.

Amerika

Amerika Utara

Umat Muslim di Amerika Utara pada umumnya merayakan Idul Fitri dengan cara yang tenang dan khidmat. Karena penetapan hari raya bergantung pada peninjauan bulan, seringkali banyak masyarakat tidak sadar bahwa hari berikutnya sudah Idul Fitri. Masyarakat menggunakan metode yang berbeda untuk menentukan penghujung Ramadan dan permulaan Syawal. Orang Amerika Utara yang berada di wilayah timur bisa jadi merayakan Idul Fitri pada hari yang berbeda dibanding mereka yang di wilayah barat. Pada umumnya, penghujung Ramadan diumumkan via surel, situs web, atau melalui sambungan telepon.

Umumnya, keluarga Muslim di Barat akan bangun sangat pagi sekali untuk menyiapkan makanan kecil. Setiap orang didorong untuk berpakaian formal dan baru. Banyak keluarga-keluarga yang memakai pakaian tradisional dari negara mereka, karena kebanyakan Muslim di sana ialah imigran. Selanjutnya mereka akan pergi ke majlis yang paling dekat untuk salat. Salat itu bisa diadakan di masjid lokal, ruang pertemuan hotel, gelanggang, ataupun stadion lokal. Salat Idul Fitri sangat penting, dan umat Muslim didorong untuk salat Id memohon ampunan dan pahala. Setelah salat, ada kutbah di mana imam memberikan nasihat bagi jamaahnya dan biasanya didorong untuk mengakhiri setiap kebencian ataupun kesalahan lampau yang mungkin mereka punya. Setelah salat dan kutbah, para jamaah saling memeluk dan satu sama lain saling mengucapkan selamat Idul Fitri. Muslim di Amerika Utara juga merayakan Idul Fitri dengan cara saling memberi dan menerima hadiah kepada keluarga.

Empire State Building di New York City, Amerika Serikat, memancarkan lampu-lampu berwarna hijau sebagai penghormatan terhadap hari raya Idul Fitri pada tanggal 12-14 Oktober 2007.

Idul Fitri dalam kalender Masehi

Dalam kalender Islam, penetapan hari Idul Fitri selalu sama setiap tahunnya, hal ini berbeda dalam kalender Masehi yang selalu berubah dari tahun ke tahun. Dalam kalender Islam penetapan hari ialah berdasarkan fase bulan (kalender candra), sedangkan kalender Masehi berdasar fase bumi mengelilingi matahari (kalender surya). Perbedaan inilah yang menyebabkan penetapan Idul Fitri selalu berubah di dalam kalender Masehi, yakni terjadi perubahan 11 hari lebih awal setiap tahunnya

Ekonomi

Hari Raya Idul Fitri biasanya merupakan stimulus ekonomi tahunan terbesar di berbagai negara Islam di dunia. Penjualan barang-barang meningkat tajam di berbagai area retail, dan pada musim Idul Fitri orang-orang membeli berbagai hadiah, dekorasi, dan persediaan Idul Fitri. Industri yang bergantung pada penjualan di musim Idul Fitri antara lain ketupat, kartu Idul Fitri, dan lain-lain.

Selain kegiatan ekonomi terbesar, Hari Idul Fitri di berbagai negara Islam merupakan hari paling sepi bagi dunia bisnis; hampir semua toko retail, institusi bisnis dan komersial tutup, dan hampir semua industri berhenti beroperasi.


Demikianlah, jika dirasakan artikel tersebut di atas masih perlu perbaikan dan penyempurnaan silahkan sidang pembaca langsung ke laman berikut : wikipedia

Kisah Luar Biasa Khamim, Pemuda Pekalongan yang Berjalan Kaki ke Mekah

Standar

Rukun Islam yang ke 5 adalah kewajiban umat muslim untuk beribadah haji atau berziarah ke baitullah Mekkah di bulan Zulhijjah, yaitu bulan terakhir dalam kalender Isam. Cukup sekali seumur hidup. Namun ada beberapa persyaratan haji yang disyaratkan yaitu Islam, berakal sehat, baligh, dan mampu.  Nah,  syarat mampu ini lebih ditujukan kepada kemampuan sesorang untuk membiayai perjalanan dan akomodasi ibadah haji yang nilainya tidak sedikit.  Sehingga banyak kaum muslimin yang belum mampu melaksanakan rukun ini.

Namun keputusan luar biasa diambil Mochammad Khamim Setiawan. Pria berusia 28 tahun ini bertekad bulat untuk memulai perjalanannya ke Mekah dengan berjalan kaki dari Kota Pekalongan, Jawa Tengah.

Hingga saat ini Khamim telah berjalan kaki hampir satu tahun lamanya dalam perjalannya menuju ke Mekkah. Khamim memiliki alasan kenapa harus berjalan kaki ribuan kilometer untuk menjalankan Rukun Islam kelima itu. Katanya, dalam Alquran disebutkan, berjalan adalah bentuk murni dalam ibadah haji. Menurutnya,  semua  manusia hanyalah tamu Tuhan di bumi, karena itu dengan ikhlas ia memulai perjalanannya.

Dilansir dari laman Khaleejtimes (19/5) media yang berkedudukan di Dubai ini  menayangkan tajuk “A year-long walk from Indonesia to Makkah”.  Diberitakan Khamim memulai perjalanannya lebih dari 9.000 km pada tanggal 28 Agustus 2016 lalu dengan berbekal beberapa kemeja, dua celana, dua sepatu, 12 pasang kaus kaki, beberapa pakaian dalam, kantong tidur dan tenda, obor portabel, ponsel cerdas dan GPS.

khamim

Semua barang bawaannya ia kemas dalam satu ransel yang dihiasi dengan bendera mini Indonesia, dan mengenakan baju yang berbunyi “I’m on my way to Mecca by foot” (Saya dalam perjalanan ke Mekah dengan berjalan kaki).

Saat memutuskan perjalanannya, Khamim menghindari semua hal yang berbau duniawi. Salah satunya meninggalkan bisnisnya di Indonesia. Sebagai informasi, Khamim memiliki gelar sarjana ekonomi dari Universitas Negeri Semarang dan memiliki perusahaan kontraktor yang cukup berkembang. Sehingga, ia hanya membawa beberapa lembar rupiah di sakunya.

Alasan yang mendasari perjalanannya semata adalah untuk menguji kekuatan fisik dan spiritualnya. Dan yang lebih penting lagi, untuk berbagi pesan harapan, toleransi dan harmoni.

“Saya percaya bahwa melakukan haji bukan hanya demonstrasi solidaritas dengan orang-orang Muslim,” kata Khamim dalam obrolan di Konsulat Indonesia di Dubai, beberapa waktu lalu.

Berjalan kaki ribuan kilometer, Khamim dengan caranya menunjukkan ketaatannya kepada Allah (SWT). Karena itu dalam perjalannya ia mempelajari Islam dari cendekiawan Muslim serta orang-orang dengan berbagai macam keyakinan yang ia temui di jalan, sekaligus mempelajari budaya mereka dan memahami toleransi.

“Saya juga melakukan jihad yang lebih besar, yang mendisiplinkan diri saya dan mengatasi perjuangan spiritual melawan dosa,” ujarnya.

Yang menarik, Khamim juga melakukan puasa setiap hari sepanjang perjalanannya dan dalam lima tahun terakhir, kecuali selama libur keagamaannya.

Sebelum perjalanannya, Khamim mengatakan  ia menghabiskan dua minggu di hutan Provinsi Banten di Indonesia untuk berlatih dan pengondisian fisik. Dia juga menghabiskan beberapa minggu di masjid untuk penguatan spiritual.

Karena berpuasa, Khamim hanya melakukan perjalanan di malam hari, mencakup setidaknya 50 km setiap hari saat dia dalam kondisi baik. Jika ia merasa lututnya lemah, ia hanya berjalan sejauh 10-15 km.

Sepanjang perjalanan, Khamim mengalami dua kali jatuh ketika ia berada di India dan Malaysia. Khamim hanya makan makanan halal dan tidak mengonsumsi suplemen makanan. Andalannya hanya madu dicampur dengan air untuk membangun kekebalan tubuhnya terhadap cuaca buruk.

Dia menuturkan tidak pernah bertemu dengan perampok di jalan, tapi setidaknya bertemu ular berbisa tiga kali di hutan Malaysia. “Tapi secara ajaib, sebelum mereka bahkan bisa menggigit saya, mereka tiba-tiba terjatuh dan mati,” ujarnya.

Sepanjang jalan Khamim tidak pernah berharap mendapatkan makanan gratis di jalan, namun ia mengaku sering bertemu dengan dermawan yang memberinya makanan dan bekal.

“Saya disambut di sebuah kuil Budha di Thailand, orang-orang desa di Myanmar memberi saya makan, saya belajar dan bertemu dengan ilmuwan Muslim dari berbagai negara di masjid Jamaah Tabligh di India; dan saya berteman dengan pasangan Kristen Irlandia yang mengendarai sepeda di Yangon,” kenangnya.

Saat ini Khamim masih melakukan perjalanan. Sabtu 3 Juni 2017 lalu ia mampir ke KBRI Abu Dhabi untuk menunggu visanya. Dari sana, dia akan melanjutkan perjalanannya ke Mekah. Khamim berharap sudah mencapai kota suci umat Islam itu sebelum 30 Agustus tahun ini.

Baginya, kesempatan bertemu orang-orang baik dalam perjalanannya merupakan anugerah Tuhan. Sebab pertemuan itu membuatnya terus bisa lanjutkan perjalanan, meski tak miliki banyak uang. Perjalanan 9.000 kilometer ini rencananya akan berakhir di Mekah pada 30 Agustus 2017 nanti, atau sehari sebelum Idul Adha. Saat itu sekaligus menjadi penanda, akan setahun perjalananya dengan berjalan kaki ke Mekah.

Sudah selayaknya Khamim menjadi panutan bagi kaum muda Muslim atas kerendahan hati, spiritualitas, inklusivitas dan tekadnya.

 

Source : dari berbagai sumber

Unik, 11 Tradisi Menyambut Bulan Suci Ramadhan di Indonesia

Standar

Bulan Ramadhan adalah bulan suci yang senantiasa dinanti-nantikan oleh umat Muslim. Karena momen ini cuma terjadi setahun sekali, umat Muslim diberbagai belahan dunia pun menyambutnya dengan antusias. Di Indonesia saja banyak tradisi unik saat mereka menyambut Ramadhan.  Dikutip dari situs pegipegi.com  inilah 11 tradisi unik tersebut.

1. Dugderan

Dugderan merupakan tradisi masyarakat Semarang sejak 1881 untuk menentukan awal puasa di bulan Ramadhan karena adanya perbedaan penentuan Ramadhan di masa itu. Kini, tradisi Dugderan sudah menjadi semacam pesta rakyat. Meskipun sudah jadi semacam pesta rakyat berupa Tari Japin, arak-arakan (karnaval), hingga tabuh bedug oleh Walikota Semarang, tapi proses ritual (pengumuman awal puasa) tetap jadi puncak Dugderan. Sebelum acara tabuh bedug, biasanya ada karnaval yang diawali pemberangkatan peserta dari Balai Kota dan berakhir di Masjid Kauman (masjid Agung), dekat Pasar Johar.

Selain bunyi bedug dan meriam itu, di dalam pesta rakyat Dugderan ada juga maskot Dugderan yang dikenal dengan istilah “Warak Ngendog”. Warak Ngendog adalah sebuah mainan jenis binatang rekaan yang bertubuh kambing dan berkepala naga dengan kulit seperti bersisik dibuat dari kertas warna-warni yang terbuat dari kayu juga dilengkapi beberapa telur rebus sebagai lambang bahwa binatang itu sedang ngendog (bertelur dalam bahasa Indonesia). Ketika diselenggarakan Dugderan pertama kali, Semarang sedang krisis pangan dan telur merupakan makanan mewah.

dugderan

2. Nyadran

Nyadran adalah serangkaian upacara yang dilakukan oleh masyarakat Jawa, terutama Jawa Tengah. Nyadran berasal dari bahasa Sanskerta, sraddha (keyakinan). Sedangkan dalam bahasa Jawa, Nyadran berasal dari kata sadran yang artinya ruwah syakban. Nyadran sendiri adalah tradisi pembersihan makam oleh masyarakat Jawa, umumnya di pedesaan. Kegiatan yang dilakukan antara lain pembersihan makam leluhur, tabur bunga, dan puncaknya berupa kenduri selamatan di makam leluhur.

nyadran

3. Balimau

Balimau adalah tradisi mandi menggunakan jeruk nipis yang berkembang di kalangan masyarakat Minangkabau dan biasanya dilakukan pada kawasan tertentu yang memiliki aliran sungai dan tempat pemandian. Diwariskan secara turun temurun, tradisi ini dipercaya telah berlangsung selama berabad-abad. Latar belakang dari Balimau adalah membersihkan diri secara lahir dan batin sebelum memasuki bulan Ramadhan, sesuai dengan ajaran agama Islam, yaitu menyucikan diri sebelum menjalankan ibadah puasa.

Secara lahir, mensucikan diri adalah mandi yang bersih. Zaman dahulu tidak setiap orang bisa mandi dengan bersih karena belum ada sabun, banyak wilayah kekurangan air, dan lain-lain. Saat itu, pengganti sabun di beberapa wilayah di Minangkabau adalah limau (jeruk nipis) karena bisa melarutkan minyak atau keringat di badan.

balimau

4. Meugang

Meugang adalah tradisi memasak daging dan menikmatinya bersama keluarga, kerabat, dan yatim piatu oleh masyarakat Aceh. Menyembelih kurban berupa kambing atau sapi di tradisi Meugang atau Makmeugang dilaksanakan tiga kali dalam setahun, yakni bulan Ramadhan, Idul Adha, dan Idul Fitri.

Sapi dan kambing yang disembelih berjumlah ratusan. Selain kambing dan sapi, masyarakat Aceh juga menyembelih ayam dan bebek. Tradisi Meugang di desa biasanya berlangsung satu hari sebelum bulan Ramadhan atau hari raya, sedangkan di kota berlangsung dua hari sebelum Ramadhan atau hari raya. Biasanya, masyarakat memasak daging di rumah, setelah itu dibawa ke masjid untuk dimakan bersama tetangga dan warga lain.

Setiap perayaan Meugang, seluruh keluarga atau rumah tangga memasak daging dan disantap seisi rumah. Pantang jika keluarga tidak memasak daging pada hari Meugang, apalagi Meugang memiliki nilai religius karena dilakukan di hari-hari suci umat Muslim. Masyarakat Aceh percaya bahwa nafkah yang dicari selama 11 bulan di luar bulan Ramadhan wajib disyukuri dalam bentuk tradisi Meugang.

meugang

5. Perlon unggahan

Perlon Unggahan pada dasarnya adalah tradisi ziarah kubur. Perlon Unggahan dilaksanakan seminggu sebelum Ramadhan di Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Tradisi Perlon Unggahan dimulai dari mengunjungi makam Bonokeling tanpa alas kaki sambil menjinjing nasi ambeng (hidangan khas Jawa yang diletakkan di atas nampan dan diberi lauk pauk di sekelilingnya).

Di makam Bonokeling tersebut, enam Kasepuhan berdoa (ziarah) dengan khusuk. Kasepuhan tersebut terdiri dari Kasepuhan Kyai Mejasari, Kyai Padawirja, Kyai Wiryatpada, Kyai Padawitama, Kyai Wangsapada, dan Kyai Naya Leksana. Setelah itu, diadakan makan besar yang diramaikan oleh warga sekitar.

Tersedia berbagai macam makanan tradisional dan yang pasti harus ada adalah nasi bungkus, serundeng sapi, dan sayur becek (berkuah). Uniknya adalah serundeng sapi dan sayur becek harus disajikan oleh 12 lelaki dewasa atau dapat disesuaikan dengan jumlah korban sapi yang disembelih. Setelah itu, biasanya para warga akan berebut makanan tersebut dengan mitos dapat menambah keberkahan di bulan Ramadhan.

perlon unggahan

6. Malamang

Di Minangkabau, Sumatra Barat, Malamang merupakan tradisi untuk memeriahkan acara penting dalam kalender Islam. Lamang atau lemang biasanya dihidangkan dengan tapai sipuluik yang juga terbuat dari beras ketan hitam atau beras ketan merah. Selain itu, jika musim durian tiba, lamang banyak dihidangkan bersama buah durian.

Malamang tidak mungkin dikerjakan oleh satu orang saja. Oleh karena itu, dalam Malamang dibutuhkan beberapa orang yang mampu bekerja sama. Diperlukan orang untuk mencari bambu sebagai tempat adonan, mencari kayu bakar untuk memanggang lamang, mempersiapkan bahan-bahan untuk membuat lamang seperti beras ketan, santan, dan daun pisang. Ada pula orang yang mempersiapkan adonan dan memasukkannya ke dalam bambu.

malamang

7. Kirab Dhandhangan

Kirab Dhandhangan adalah tradisi berkumpulnya para santri di depan masjid Al Aqsha atau yang kini lebih popular disebut Masjid Menara Kudus setiap menjelang Ramadan untuk menunggu pengumuman dari Sunan Kudus tentang penentuan awal puasa. Setelah keputusan awal puasa itu disampaikan oleh Kanjeng Sunan Kudus, beduk di Masjid Menara Kudus ditabuh hingga mengeluarkan bunyi ‘dang… dang… dang’. Nah, dari suara beduk itulah, istilah Dhandhangan lahir.

Karena banyaknya orang berkumpul, tradisi Dhandhangan kemudian tidak hanya sekadar mendengarkan informasi resmi dari Masjid Menara Kudus, tapi juga dimanfaatkan para pedagang untuk berjualan di lokasi itu. Makin lama, Dhandhangan tidak hanya sehari menjelang puasa, tapi dimulai sekitar dua minggu sebelum puasa dan berakhir pada malam hari menjelang sahur pertama.

dhandangan

8. Nyorog

Masyarakat Betawi mempunyai tradisi Nyorog atau membagi-bagikan bingkisan kepada anggota keluarga atau tetangga yang dilakukan sebelum datangnya bulan Ramadhan. Dalam tradisi ini, sanak keluarga tidak jarang memberikan makanan khas Betawi seperti sayur gabus pucung yang berbahan dasar ikan gabus digoreng, kemudian dimasak menggunakan berbagai rempah seperti kemiri, cabai merah, jahe, dan kunyit.

Tradisi nyorog biasanya dilakukan oleh orang yang lebih muda kepada yang usianya lebih tua. Biasanya ada ucapan meminta restu dan memohon agar diberi kelancaran menjalankan ibadah puasa. Nyorog juga dipercaya masyarakat sebagai tanda untuk saling mengingatkan jika bulan suci Ramadhan akan segera datang. Selain itu, tradisi ini dapat mempererat tali silaturahmi antar tetangga atau keluarga.

nyorog

9. Mungguhan

Masyarakat Sunda di Jawa Barat pada umumnya menyambut kedatangan bulan puasa dengan tradisi Mungguhan. Acara mungguhan terdiri dari kegiatan kumpul keluarga besar, sahabat, dan teman-teman untuk saling bermaafan sambil menikmati sajian makanan khas. Maksud dari tradisi ini adalah untuk mempersiapkan diri menuju puasa sebulan penuh.

Munggahan dilakukan oleh hampir semua golongan masyarakat Sunda dengan caranya masing-masing. Salah satu bentuk acara makan bersama yang dalam istilah orang Sunda disebut botram, dilakukan sambil bertamasya, baik di pegunungan, sawah, atau tempat wisata lainnya.

mungguhan

10. Gebyar Ki Aji Tunggal

Gebyar Ki Aji Tunggal adalah tradisi perarakan (karnaval) masyarakat Desa Karangaji, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah yang diselenggarakan dalam rangka penyambutan bulan suci Ramadhan. Selain bertujuan untuk syiar, kegiatan Gebyar Ki Aji Tunggal ini juga dilakukan untuk mengingatkan masyarakat Desa Karangaji agar melakukan persiapan menyambut bulan suci Ramadhan, seperti menjaga diri dari maksiat dan meningkatkan amal ibadah. Karnaval ini juga bertujuan sebagai ajang silaturahim dan ungkapan rasa syukur atas jasa pendahulu yang mampu memberikan nilai-nilai kehidupan.

karangaji

11. Megibung

Pulau Bali juga tidak luput memiliki tradisi unik menyambut bulan suci ramadhan. Setelah upacara adat selesai, beberapa kelompok orang duduk bersila dan membentuk lingkaran. Di tengah lingkaran terhidang gundukan nasi beserta lauk-pauk di atas nampan. Mereka makan sesuap demi sesuap dengan tertib. Acara makan diselingi obrolan ringan. Budaya makan ini berasal dari Karangasem, Bali yang disebut Megibung.

Hingga saat ini tradisi Megibung masih dilaksanakan di Karangasem dan menjadi kebanggaan masyarakat setempat, terutama kaum Muslim saat bulan Ramadhan. Satu porsi nasi gibungan (nasi dan lauk pauk) yang dinikmati oleh satu kelompok disebut satu sela. Pada jaman dulu satu sela harus dinikmati oleh delapan orang. Kini satu sela bisa dinikmati kurang dari delapan orang, seperti 4-7 orang.

^8BA1996BDD874FCD9477290A38B5DAFF085AF3B0CD0EBBBC09^pimgpsh_fullsize_distr

Seru-seru ya, tradisi menyambut bulan Ramadhan di Indonesia. Tradisi ini merupakan salah satu bentuk syukur atau kegembiraan dalam menyambut bulan suci Ramadhan yang harapannya tidak akan mengurangi nilai ibadah dari puasa itu sendiri.  Bagaimana tradisi di tempat kamu?.

Inilah 8 Negara Yang Menganggap Bahasa Indonesia Sangat Penting Sehingga Mempelajarinya

Standar

Sering merasa kurang bangga dengan bahasa sendiri?  Tidak pede menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar?  Mari cari tahu, ternyata tercatat sekurang-kurangnya 8 negara dunia yang menganggap jika Bahasa Indonesia itu sangat penting untuk dipelajari sehingga masuk dalam kurikulum pelajaran di sana. Periksa saja, bahkan di kawasan  Asia, Bahasa Indonesia berada di peringkat tiga setelah Jepang dan Mandarin untuk dipelajari.

Hal ini tentu menunjukkan peran strategis Bahasa Indonesia sebagai pintu masuk untuk melakukan komunikasi dengan bangsa kita dalam berbagai aspek.  Negara apa saja itu ? Simak ulasannya yang berikut ini, seperti dilansir life.idntimes.com.

1. Kanada

Kanada merupakan negara pertama yang menganggap penting belajar Bahasa Indonesia. Bahkan ada beberapa tempat kursus dan tempat belajar Bahasa Indonesia di Kanada. Meningkatnya jumlah pekerja dari Indonesia membuat Kanada menganggap belajar Bahasa Indonesia itu sangat penting.

2. Jepang

Jepang juga menganggap penting belajar Bahasa Indonesia. Program Studi Bahasa Indonesia dibuka di Tokyo University of Foreign Studies (TUFS) Seleksinya sangat ketat. Bahkan dalam satu tahun ajaran, yang diterima hanya sekitar 18 mahasiswa saja!.

Nantinya para siswa akan diajari dari dasar Bahasa Indonesia hingga membaca serta menulis Bahasa Indonesia dengan baik dan benar.

3. Vietnam

Pemerintah Daerah Kota Ho Chi Minh, Vietnam, secara resmi mengumumkan Bahasa Indonesia menjadi bahasa kedua di Kota Ho Chi Minh sejak Desember 2007 silam. Menurut pemerintah di sana bahasa Indonesia sejajar dengan bahasa Inggris, Prancis dan Jepang sebagai bahasa kedua yang diprioritaskan.

4. Australia

Di Australia, ada sebuah Program Studi Bachelor of Arts di University of Southern Queensland yang membuka mata kuliah Bahasa Indonesia. Sementara lebih dari 500 sekolah dasar di Australia mewajibkan mata pelajaran Bahasa Indonesia. Dan hebatnya, kebanyakan siswa kelas 6 SD di sana sudah lancar berbahasa Indonesia.

5. Ukraina

Sejak tahun ajaran 2012/2013, Taras Shevcenko National University of Kyiv pada bagian Institut Filologinya membuka Program Studi Bahasa Indonesia. Hal ini sangat didukung oleh Kedutaan Indonesia.

Bahkan pemerintah Indonesia juga membuka pusat kajian Bahasa Indonesia untuk membantu prodi tersebut. Dan para mahasiswa akan diberikan fasilitas Darmasiswa, beasiswa dari pemerintah Indonesia untuk mahasiswa asing terpilih.

6. Korea Selatan

Korea Selatan juga menjadi negara yang sangat menganggap penting belajar bahasa Indonesia. Hankuk University of Foreign Studies (HUFS) sebagai salah satu kampus terbaik di Korea Selatan membuka Jurusan Bahasa Indonesia.

Mereka membuka dua jurusan sekaligus, yaitu : Department of Malay-Indonesia di College of Oriental Language dan Department of Malay-Indonesian Interpretation College of Interpretation and Translation.

7. Kepulauan Hawaii, Amerika

Kepulauan Hawaii mengajarkan Bahasa Indonesia di dalam kurikulumnya. Tim pendidiknya bahkan rutin pulang pergi dari Hawaii ke Indonesia untuk mempelajari semua budaya yang ada. Orang Hawaii sangat tertarik dengan Bahasa Indonesia dan sangat antusias untuk mempelajarinya.

8. Suriname

Suriname adaalah sebuah negara di Amerika Selatan yang dulunya dikenal sebagai Guyana Belanda. Negara ini juga menggunakan bahasa Indonesia, karena sebagai 14 persen dari total populasinya adalah masyarakat berdarah asli Jawa. Bahasa Indonesia pun mampu dilestarikan dengan baik di sana.

Itulah dia ke delapan negara yang menganggap penting Bahasa Indonesia untuk dipelajari.

Source : palingseru.com

Gesits, Sepeda Motor Listrik Nasional ini Sudah Siap Diproduksi Massal

Standar

Sejak diperkenalkan pada khalayak bulan Mei 2016 lalu, sepeda motor bertenaga listrik produk riset hasil kerja sama antara ITS dengan PT. Garansindo Surabaya ini telah mencuri perhatian dan ekspektasi tinggi dari para pelaku bisnis otomotif di dalam negeri.  Tak kurang dari 20 ribu unit sudah pesanan yang diajukan dari berbagai penjuru Indonesia.

gesits_2-2

Sepeda motor listrik hasil kolaborasi antara Pihak Garansindo dan ITS surabaya ini diberi nama Gesits yang merupakan singkatan dari Garansindo Electric Scooter ITS.  Hampir semua komponen yang digunakan pada bahan material Motor Gesits 80% lebih berasal dari dalam negeri, kecuali baterai yang masih mendatangkan dari luar. Pihak Garansindo Group menuturkan bahwa segala sesuatu bahan yang digunakan untuk membuat sepeda motor tersebut sudah dipatenkan dan menjadi hak PT Garansindo.

Agar  hasil karya anak Bangsa ini dapat segera diwujudkan, pihak Garansindo berharap banyak pada Pemerintah dalam hal ini Menteri Perindustrian  dapat mempermudah segala perijinan yang nantinya bakal mempercepat proses produksi agar tidak mangkrak di tengah jalan seperti produk mobil nasional Esemka.  Mengingat rencana awal bahwa motor ini akan masuk produksi massal tahun 2018, namun dengan tingginya minat dan pesanan yang diterima maka persiapan baik dari segi teknis maupun pabrik yang akan memproduksi Gesits sekarang pengerjaannya sedang dikebut agar pada semester kedua 2017 sudah bisa diterima unitnya ke konsumen.

Keraguan terhadap sepeda motor listrik bagi masyarakat kebanyakan terkait pada sektor tenaga yang dihasilkan. Namun pihak Garansindo memberikan garansi dengan membeberkan spek yang dimiliki Gesits.  Disampaikan dengan optimis bahwa Gesits setara dengan motor konvensional 125 cc, dimana motor listrik ini memiliki daya tampung kelistrikan sebesar 5 kw.   Dengan kapasitas tersebut motor dapat berjalan hingga sejauh 100 kilometer pada posisi baterai terisi secara full, sedangkan untuk kecepatan puncak yang dapat ditorehkan Gesits mampu menembus speed hingga 80 km/jam.   Semua itu sudah teruji secara nyata oleh pihak-pihak terkait dalam uji coba Jakarta-Bali pada November 2016 lalu. Tur ini adalah uji coba perdana Gesits untuk menguji rangkaian beberapa aspek seperti kapabilitas, performa, dan efisiensi dengan menempuh jarak lebih dari 1.200 kilometer dari Jakarta hingga Kuta, Bali.

Gesits rencananya akan dibanderol di kisaran harga 20 juta rupiah.  Tertarik…

: dari berbagai sumber

Berkat Orangutan Kalimantan, Juarai Wildlife Photographer 2016

Standar
Foto Orang Utan Kalimantan Juarai Wildlife Photographer 2016

Wartawan foto Amerika Tim Laman mendapat gelar Wildlife Photographer of the Year dengan foto orangutan Borneo. Foto: Mashable

Para pemenang dari kompetisi Wildlife Photographer, yang digelar Natural History Museum London, telah diumumkan. Kompetisi 2016 ini seperti yang dikutip di laman tekno.tempo.co (Rabu 19/10) telah menghasilkan beberapa gambar yang benar-benar megah.

Dari 50 ribu entri yang mencakup 95 negara, wartawan foto Amerika Serikat, Tim Laman, membawa pulang gelar juara dengan foto orang utan Borneo di atas hutan tropis Indonesia yang sedang memanjat sebuah pohon.

Foto berjudul Entwined Lives itu menunjukkan orang utan Borneo yang terancam punah di hutan tropis Indonesia. Foto itu menggambarkan orang utan jantan muda memanjat setinggi 30 meter pohon ara di atas taman nasional Gunung Palung, satu di antara beberapa kawasan perlindungan orang utan di Kalimantan, Indonesia.

Laman harus melakukan tiga hari pendakian untuk menempatkan beberapa kamera GoPro yang bisa memotret dari jarak jauh. Gambar ini adalah salah satu yang telah lama ia amati.

Penghargaan ini diberikan untuk sebuah kisah yang diceritakan hanya dalam enam gambar, yang dinilai berdasarkan kekuatan bercerita mereka secara keseluruhan serta kualitas foto masing-masing.

Sebanyak 100 foto akan dipamerkan di Natural History Museum sejak 21 Oktober, sebelum menjalani tur internasional.