Category Archives: teknologi tepat guna

Kendaraan Kreatif Ini Seakan Dimodifikasi Agar Bisa Keliling Indonesia Dengan Sekali Isi BBM

Standar

Meskipun tidak ada hubungannya dengan mobil Esemka yang diawal-awal digadang-gandang sebagai cikal bakal mobil nasional namun sekarang entah apakabarnya, tetapi bangsa Indonesia tidak pernah kehabisan ide kreatif dalam melakukan modifikasi terhadap kendaraan yang mereka pergunakan sehari-hari.  Seperti yang dilakukan terhadap sepeda motor berikut ini yang seakan dimodifikasi agar bisa keliling Indonesia dengan sekali isi BBM:

  1. Tangki cadangan BBM

modif tangki3m

2. Keliling Indonesia nonstop

modif tangki

3. Bodi BBM

modif tangki2m

source : internet

Iklan

Jempol! Dua Dosen Untan ini Temukan Obat Diabetes dan Anti Radang dari Hutan Kalimantan

Standar

Jempol! Dua dosen Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura (Untan) meneliti 15 tanaman obat dari Kalimantan Barat sebagai obat anti diabetes, dan anti radang pada sel epitel sebagai obat anti bakteri.

Kedua dosen Kehutanan yang baru lulus S3 ini adalah Dr. Fathul Yusro, S.Hut, M.Si. dan Dr. Yeni Mariani, S.Hut, M.Sc. Keduanya dinyatakan lulus ujian Program Doktor Kuroshio Science di Kochi University Jepang 23 Juli 2017 seperti yang dirilis oleh laman thetanjungpuratimes.com (25/7).

peneliti untan

Turut hadir dalam ujian tersebut Dekan Fakultas Kehutanan Dr. Gusti Hardiansyah, dan Wakil Dekan 1 Dr. Farah Diba serta hadir pula Rektor universitas Tanjungpura Prof. Dr. Thamrin Usman.

Penelitian Dr. Fathul Yusro berjudul “Evaluation of anti-diabetic effec and anti inflammatory effect on intestinal efithelial Cells of folk medicine in west Kalimantan”.

Seperti diberitakan bahwa tujuan penelitian adalah melakukan ekstraksi kulit kayu dan diuji sebagai anti diabetes, dan anti radang pada sel epitel di usus manusia. 15 tanaman itu hanya bagian dari kulit kayu yang digunakan. Bahan tersebut berasal dari  Putussibau Utara di Kabupaten Kapuas Hulu dan Meliau di Kabupaten Sanggau.  “15 tanaman obat ini berasal dari Kalimantan khususnya Kalimantan Barat. Kita hanya gunakan kulitnya saja” kata Fathul Yusro.

Dijelaskan Fathul Yusro kulit kayu diekstrak dengan metanol, pengujian anti diabetes dengan media uji tikus yaitu leptin receptor deficient db/db mouse.  Hasilnya 15 ekstrak kulit kayu memiliki aktivitas sebagai bahan anti diabetes. Ekstrak juga diujikan ke sel NIH3T3 dan C57BL/6J, hasilnya tanaman Parkia speciosa dan Durio dulcis  yang paling baik sebagai bahan anti diabetes dan anti radang pada sel epitel

Tidak jauh beda dengan penelitian yang dilakukan Yeni Mariani. Dirinya juga mengunakan 15 tumbuhan yang digunakan Fathul Yusro. Penelitian Dr. Yeni berkaitan dengan Evaluasi Efek anti radang dari tanaman obat Kalimantan Barat. Bahan diperoleh di Kecamatan Ambalau Kabupaten Sintang dari kampung suku Dayak Uud Danum.

Penelitian dengan judul “Evaluation of anti-inflammatory effects of folk medicine of west Kalimantan”.

Dijelaskan Yeni Mariani saat ujian penelitian bertujuan diantaranya untuk dokumentasi kearifan lokal dari suku Dayak Uud Danum dalam menggunakan tanaman obat dari hutan di sekitar desanya, kedua, Analisis toksisitas bahan dari ekstrak metanol tanaman yang biasa digunakan oleh suku Dayak Uud Danum untuk mengatasi sakit demam dan radang dan ketiga, Analysis sifat anti allergy dari ekstrak metanol tanaman yang digunakan suku Dayak Uud Danum.

Kedua dosen yang baru bergelar Doktor ini selain menggunakan tanaman yang sama dalam penelitiannya, mereka juga memiliki dosen pembimbing yang sama yaitu Dr. Akira Tominaga, Dr. Yushiaki Liguni, Dr. Sota Tanaka dan Dr. Motoki Higa.

15 tumbuhan Kalimantan barat yang digunakan Fathul Yusro dan Yeni Mariani yaitu Pentaspadon motleyi, Mangifera Foetida, Mangifera Pajang, Dracon tomelon dao, parkia intermedia, parkia timoriana, parkia dpeciosa, Parkia Sp, Durio Kutejensis,  Baccauera angulata, Baccauera Costulata, Garcinia Parvifolata, Dacryodes rostrata, Willunghbera angustifolia, dan Goniothalamus tapis.

source : thetanjungpuratimes.com

Keren! Anak SMP ini Temukan Listrik dari Pohon Kedondong

Standar

Adalah Naufal Rizki, pelajar kelas 2 MTsN Langsa Lama, Kota Langsa, Aceh yang mampu menemukan energi listrik. Tetapi uniknya Naufal berhasil menemukan energi listrik dari pohon kedongdong.

Bermula dari pelajaran di sekolah serta dengan semangat coba-coba yang tiada henti — coba-coba yang dimaksud di sini adalah melakukan percobaan-percobaan tanpa putus asa — Naufal akhirnya berhasil menciptakan tenaga listrik dari batang pohon.

“Awalnya saat saya mempelajari ilmu pengetahuan alam, saya membaca bahwa buah yang mengandung asam katanya bisa menghantarkan listrik, akhirnya saya lakukan uji coba pada buah kentang. Setelah itu saya berpikir lagi, kalau buahnya mengandung asam berarti pohonnya juga mengandung asam, akhirnya saya mulai melakukan eksperimen,” ujarnya seperti yang dikutip dari SINDOnews di acara Pertamina Science Fun Fair 2016, di Jakarta, Sabtu (29/10/2016) silam.

Naufal Rizki listrik pohon kedondong 1
Naufal menjelaskan, pertama kali eksperimen itu dilakukan pada pohon mangga tetapi ternyata pohon mangga kurang memiliki kadar asam sehingga tidak layak. Akhirnya dia menemukan kedondong pagar yang kadar asam atau getahnya mampu menghantarkan listrik.

Bekal yang dimiliki Naufal tidak hanya dari sekolah, tetapi dukungan sang Ayah yang kebetulan berkerja di bidang elektronik sangat membantu dalam percobaannya tersebut.  Naufal pun  sedikit banyak saya tahu alat-alat elektronik.

Hasil temuan energi dari pohon kayu ini memang sederhana, dengan rangkaian yang terdiri dari pipa tembaga, batangan besi, kapasitor dan dioda, arus listrik yang dihasilkan sangat tergantung kepada kadar keasaman pohon.

Naufal Rizki listrik pohon kedondong 2
Sebelumnya, Naufal sudah melakukan lebih dari 60 kali percobaan dan menelan biaya sekitar Rp14 juta. Dengan temuannya ini, satu rumah dapat dialiri listrik melalui sepuluh pohon kedondong pagar.

Naufal sendiri diundang dalam acara Pertamina Science Fun Fair 2016 untuk berbagi inspirasi kepada para peserta lomba untuk dapat menghasilkan sebuah karya yang inovatif dan inspiratif. Melalui ajang ini juga diharapkan, akan lahir Naufal lainnya yang mampu mengharumkan nama bangsa.

Inilah 8 Negara Yang Menganggap Bahasa Indonesia Sangat Penting Sehingga Mempelajarinya

Standar

Sering merasa kurang bangga dengan bahasa sendiri?  Tidak pede menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar?  Mari cari tahu, ternyata tercatat sekurang-kurangnya 8 negara dunia yang menganggap jika Bahasa Indonesia itu sangat penting untuk dipelajari sehingga masuk dalam kurikulum pelajaran di sana. Periksa saja, bahkan di kawasan  Asia, Bahasa Indonesia berada di peringkat tiga setelah Jepang dan Mandarin untuk dipelajari.

Hal ini tentu menunjukkan peran strategis Bahasa Indonesia sebagai pintu masuk untuk melakukan komunikasi dengan bangsa kita dalam berbagai aspek.  Negara apa saja itu ? Simak ulasannya yang berikut ini, seperti dilansir life.idntimes.com.

1. Kanada

Kanada merupakan negara pertama yang menganggap penting belajar Bahasa Indonesia. Bahkan ada beberapa tempat kursus dan tempat belajar Bahasa Indonesia di Kanada. Meningkatnya jumlah pekerja dari Indonesia membuat Kanada menganggap belajar Bahasa Indonesia itu sangat penting.

2. Jepang

Jepang juga menganggap penting belajar Bahasa Indonesia. Program Studi Bahasa Indonesia dibuka di Tokyo University of Foreign Studies (TUFS) Seleksinya sangat ketat. Bahkan dalam satu tahun ajaran, yang diterima hanya sekitar 18 mahasiswa saja!.

Nantinya para siswa akan diajari dari dasar Bahasa Indonesia hingga membaca serta menulis Bahasa Indonesia dengan baik dan benar.

3. Vietnam

Pemerintah Daerah Kota Ho Chi Minh, Vietnam, secara resmi mengumumkan Bahasa Indonesia menjadi bahasa kedua di Kota Ho Chi Minh sejak Desember 2007 silam. Menurut pemerintah di sana bahasa Indonesia sejajar dengan bahasa Inggris, Prancis dan Jepang sebagai bahasa kedua yang diprioritaskan.

4. Australia

Di Australia, ada sebuah Program Studi Bachelor of Arts di University of Southern Queensland yang membuka mata kuliah Bahasa Indonesia. Sementara lebih dari 500 sekolah dasar di Australia mewajibkan mata pelajaran Bahasa Indonesia. Dan hebatnya, kebanyakan siswa kelas 6 SD di sana sudah lancar berbahasa Indonesia.

5. Ukraina

Sejak tahun ajaran 2012/2013, Taras Shevcenko National University of Kyiv pada bagian Institut Filologinya membuka Program Studi Bahasa Indonesia. Hal ini sangat didukung oleh Kedutaan Indonesia.

Bahkan pemerintah Indonesia juga membuka pusat kajian Bahasa Indonesia untuk membantu prodi tersebut. Dan para mahasiswa akan diberikan fasilitas Darmasiswa, beasiswa dari pemerintah Indonesia untuk mahasiswa asing terpilih.

6. Korea Selatan

Korea Selatan juga menjadi negara yang sangat menganggap penting belajar bahasa Indonesia. Hankuk University of Foreign Studies (HUFS) sebagai salah satu kampus terbaik di Korea Selatan membuka Jurusan Bahasa Indonesia.

Mereka membuka dua jurusan sekaligus, yaitu : Department of Malay-Indonesia di College of Oriental Language dan Department of Malay-Indonesian Interpretation College of Interpretation and Translation.

7. Kepulauan Hawaii, Amerika

Kepulauan Hawaii mengajarkan Bahasa Indonesia di dalam kurikulumnya. Tim pendidiknya bahkan rutin pulang pergi dari Hawaii ke Indonesia untuk mempelajari semua budaya yang ada. Orang Hawaii sangat tertarik dengan Bahasa Indonesia dan sangat antusias untuk mempelajarinya.

8. Suriname

Suriname adaalah sebuah negara di Amerika Selatan yang dulunya dikenal sebagai Guyana Belanda. Negara ini juga menggunakan bahasa Indonesia, karena sebagai 14 persen dari total populasinya adalah masyarakat berdarah asli Jawa. Bahasa Indonesia pun mampu dilestarikan dengan baik di sana.

Itulah dia ke delapan negara yang menganggap penting Bahasa Indonesia untuk dipelajari.

Source : palingseru.com

Yuk! Bikin AC Tanpa Listrik Dari Botol Air Mineral Bekas

Standar

Video yang diunggah oleh akun Bang-Lish Baichchain di situs berbagi video Youtube yang menayangkan cara membuat Air Conditioner (AC) sederhana tanpa menggunakan listrik telah menyedot lebih dari 3,6 juta pemantau dunia maya.

Di dalam video tersebut dijelaskan proses pembuatan alat pendingin udara dari botol air mineral bekas di daerah Daulatdia, Rajbari, Bangladesh. Sebuah negara di Asia Selatan yang kerap dilanda cuaca panas hingga mencapai 45 derajat celcius.

Ide mendinginkan ruangan dengan botol air mineral itu muncul dari Daulatdia, Rajbari, Bangladesh.

Seperti diketahui rata-rata penduduk di Bangladesh masih berekonomi rendah.  Meski suhu amat panas mereka akan berpikir dua kali untuk membeli Air Conditioner (AC). Jangankan memakai AC, lebih dari 28.000 orang bahkan masih tinggal tanpa aliran listrik di gubuk kecil mereka. Jadi amat kecil kemungkinan, warga memakai kipas angin.

Oleh karena itu, muncul inisiatif untuk mengusir hawa panas dengan cara amat sederhana. Bang-Lish Bhaichainchain menawarkan ide kreatif untuk membuat alat pendingin udara secara sederhana dan tanpa menggunakan listrik.

Pertama yang dibutuhkan hanya botol plastik bekas air mineral dan papan dengan lebar sesuai kebutuhan. Botol plastik itu kemudian dipotong tengah dan diambil bagian atas. Lalu bagian botol yang paling atas dimasukkan ke dalam papan yang sudah dilubangi seukuran tutup botol.

Sekilas, kita tidak akan percaya bagaimana bisa botol-botol itu akan mendinginkan suhu ruangan yang amat panas. Ternyata cara kerjanya mirip dengan mulut saat meniupkan angin.

Angin yang masuk melalui bagian tengah botol akan dihempaskan melalui tutup botol dengan tekanan yang lebih keras. Sehingga hempasan angin yang bertubi-tubi akan membuat suhu ruangan menjadi sejuk.

Dalam video itu juga dijelaskan, ide mendinginkan ruangan dengan botol ini merupakan cara paling alternatif yang bisa dilakukan oleh warga yang belum menggunakan listrik. Terbukti botol bekas air mineral itu mampu menurunkan suhu panas 5-10 derajat celcius.

Silahkan cek videonya di sini :

ECO freindly cooler…In Bangladesh in rural areas..tin houses become very very hot!! But this simple idea helps to…

Posted by Bang-Lish Bhaichchain on Thursday, May 5, 2016

pustaka : liputan6