Iklan

Category Archives: teknologi

Gesits, Sepeda Motor Listrik Nasional ini Sudah Siap Diproduksi Massal

Standar

Sejak diperkenalkan pada khalayak bulan Mei 2016 lalu, sepeda motor bertenaga listrik produk riset hasil kerja sama antara ITS dengan PT. Garansindo Surabaya ini telah mencuri perhatian dan ekspektasi tinggi dari para pelaku bisnis otomotif di dalam negeri.  Tak kurang dari 20 ribu unit sudah pesanan yang diajukan dari berbagai penjuru Indonesia.

gesits_2-2

Sepeda motor listrik hasil kolaborasi antara Pihak Garansindo dan ITS surabaya ini diberi nama Gesits yang merupakan singkatan dari Garansindo Electric Scooter ITS.  Hampir semua komponen yang digunakan pada bahan material Motor Gesits 80% lebih berasal dari dalam negeri, kecuali baterai yang masih mendatangkan dari luar. Pihak Garansindo Group menuturkan bahwa segala sesuatu bahan yang digunakan untuk membuat sepeda motor tersebut sudah dipatenkan dan menjadi hak PT Garansindo.

Agar  hasil karya anak Bangsa ini dapat segera diwujudkan, pihak Garansindo berharap banyak pada Pemerintah dalam hal ini Menteri Perindustrian  dapat mempermudah segala perijinan yang nantinya bakal mempercepat proses produksi agar tidak mangkrak di tengah jalan seperti produk mobil nasional Esemka.  Mengingat rencana awal bahwa motor ini akan masuk produksi massal tahun 2018, namun dengan tingginya minat dan pesanan yang diterima maka persiapan baik dari segi teknis maupun pabrik yang akan memproduksi Gesits sekarang pengerjaannya sedang dikebut agar pada semester kedua 2017 sudah bisa diterima unitnya ke konsumen.

Keraguan terhadap sepeda motor listrik bagi masyarakat kebanyakan terkait pada sektor tenaga yang dihasilkan. Namun pihak Garansindo memberikan garansi dengan membeberkan spek yang dimiliki Gesits.  Disampaikan dengan optimis bahwa Gesits setara dengan motor konvensional 125 cc, dimana motor listrik ini memiliki daya tampung kelistrikan sebesar 5 kw.   Dengan kapasitas tersebut motor dapat berjalan hingga sejauh 100 kilometer pada posisi baterai terisi secara full, sedangkan untuk kecepatan puncak yang dapat ditorehkan Gesits mampu menembus speed hingga 80 km/jam.   Semua itu sudah teruji secara nyata oleh pihak-pihak terkait dalam uji coba Jakarta-Bali pada November 2016 lalu. Tur ini adalah uji coba perdana Gesits untuk menguji rangkaian beberapa aspek seperti kapabilitas, performa, dan efisiensi dengan menempuh jarak lebih dari 1.200 kilometer dari Jakarta hingga Kuta, Bali.

Gesits rencananya akan dibanderol di kisaran harga 20 juta rupiah.  Tertarik…

: dari berbagai sumber

Iklan

Orang Indonesia Cek Ponsel 80 kali dalam sehari, 14 kali untuk Facebook

Standar

Rata-rata pengguna gadget di Indonesia mengecek ponselnya lebih dari 80 kali sehari.  Sebanyak 14 kali diantaranya adalah untuk menengok Facebook. Data tersebut disampaikan oleh Sri Widowati, Country Director Facebook Indonesia yang mengungkapkan bahwa angka pengguna aktif bulanan jejaring sosial tersebut kini sudah mencapai angka 88 juta di Indonesia.

“Itu merupakan angka terakhir di kuartal kedua (2016) kemarin,” ujar Sri saat berbicara dalam acara Press Briefing Facebook-Mobile Moves Commerce di Jakarta, seperti dikutip di laman tekno.kompas.com, Kamis (20/10/2016).


Dengan demikian, jumlah pengguna Facebook di Indonesia mengalami kenaikan dibandingkan angka sebelumnya sebesar 82 juta pengguna pada kuartal ke-empat 2015.

Pada akhir 2014, jumlah pengguna aktif bulanan Facebook di Indonesia masih tercatat sebanyak 77 juta.

Sri turut mengungkapkan bahwa hampir semua pengguna aktif bulanan Facebook di Indonesia mengakses jejaring perangkat tersebut dari perangkat mobile.

“Dari angka 88 juta itu, sebanyak 94 persen mengakses Facebook dari gadget mobile. Sebagian besar waktu dan perhatian pengguna sekarang memang sudah beralih ke mobile,” imbuh Sri.

Di tingkat global, Facebook  memiliki jumlah pengguna aktif bulanan sebanyak 1,7 miliar. Raksasa jejaring sosial ini juga memilliki sejumlah layanan lain yang sama-sama memiliki basis pengguna yang besar, yakni layanan chatting WhatsApp (1 miliar pengguna) dan Messenger (1 miliar pengguna), serta layanan photo sharing Instagram (500 juta pengguna).

Diki, Anak Jenius Indonesia Punya IQ Lebih Tinggi Dari Einstein

Standar

Cendikiawan Suryaatmadja atau Diki, bocah 12 tahun asal Indonesia yang akan kuliah di Universitas Waterloo, Kanada, mengaku kejeniusannya hendak digunakan untuk tujuan mulia. Diki bermimpi ingin menciptakan energi bersih terbarukan, sehingga bisa menyelamatkan dunia.

diki-si-bocah-jenius-asal-indonesia

Hal tersebut dia sampaikan setelah jatuh cinta dengan pelajaran fisika. “Fisika adalah sebuah subjek yang bisa mengubah dunia,” katanya, seperti dikutip dari laman The Record, Selasa (30/8).

Diki mulai mendalami Fisika sejak usia sembilan tahun. Dia tertarik mengamati bentuk dan merenungkan alam semesta.

Seperti diketahui, sosoknya belakangan menjadi buah bibir karena diterima sebagai mahasiswa termuda di Universitas Waterloo, Kanada. Nilai IQ-nya 189. Nilai alat ukur kecerdasan itu Lebih tinggi dari Fisikawan ternama seantero dunia, Albert Einstein, yang cuma punya skor 162 di usia di bawah 18 tahun.

Dia mengambil jurusan fisika dan akan mengikuti kelas tambahan matematika, kimia, serta ekonomi di kampus bergengsi Kanada itu.

Source : merdeka.com

Air Terjun Buatan, Manfaat Kesehatan dan Relaksasi

Standar
Yuk, Percantik Taman dengan Air Terjun Buatan

Jarang disadari, taman dalam rumah ternyata punya efek baik untuk tingkat psikologi penghuninya. Taman dapat mengubah energi negatif akibat rutinitas sehari-hari yang monoton menjadi energi positif. Menurut penelitian, taman juga bagus untuk seseorang yang jarang keluar rumah.

Apabila saat ini Anda sudah punya taman di rumah dan merasa bosan dengan tampilannya yang kurang aktraktif, mungkin air terjun buatan (artifiasial) bisa menginspirasi. Cara mendapatkannya pun sangat mudah, bisa membeli jadi dari penjual-penjual bunga dan peralatan taman, atau memesan sesuai selera lewat tukang taman.

Soal harga  memang relatif. Biaya pembuatan  dan jasa dipatok berdasarkan desain, tingkat kesulitan pengerjaan  dan material yang dipergunakan. Biasanya, ornamen taman ini dilengkapi kolam ikan berukuran kecil hingga sedang di depannya. Sebagai pelengkap,  boleh ditambahkan tanaman air seperti seroja dan teratai agar lebih alami.

Bagi Anda yang memiliki bujet minim plus lahan taman terbatas, desain air terjun diatas cocok ditiru. (Sumber: gtrinity.com)

Bagi Anda yang memiliki bujet minim plus lahan taman terbatas, desain air terjun diatas cocok ditiru. (Sumber: gtrinity.com)

Sirkulasi air

Air terjun buatan dirancang berputar dengan menggunakan pompa air bertenaga listrik. Pompa ini bisa dipasang pada kolam atau umumnya disembunyikan di bawah konstruksi air terjun.

Untuk menampilkan nilai estetika yang optimal, sebaiknya pilih opsi kedua. Akan tetapi jika terasa sulit saat memasangnya, maka pompa air bisa diletakkan di antara tanaman air.  Supaya jatuhnya air lebih dramatis, sebagian tukang taman profesional menawarkan konsep menarik yang bisa Anda minta.

Salah satunya dengan menggunakan kaca di tiap tepi undakan, atau membuat beberapa lubang di pipa paralon atas. Seperti contoh gambar dibawah ini.

(homeideasgallery.com)(homeideasgallery.com)

Manfaat bagi kesehatan

Penyakit insomnia atau sulit tidur rupanya dapat disembuhkan dengan terapi suara gemericik air. Dikutip dari laman dailymail.co.uk, seorang profesor dari Pennsylvania State University menuturkan, bahwa suara gemericik air bisa membuat otak dan perasaan makin tenang.

(Sumber: gardengnomesetc.warhead.com)(Sumber: gardengnomesetc.warhead.com)

Ketika otak dan perasaan tenang, maka kondisi ini bisa menstimulasi seseorang untuk tidur lebih nyenyak dan berkualitas. Gemericik air juga mampu membuat suara lain di sekitar tersamarkan, yang bisa memicu perasaan damai dan menenangkan.

Nah, bagi Anda yang merasa beberapa waktu belakangan mengalami gangguan susah tidur, sepertinya terapi tersebut layak diterapkan. Selain bermanfaat bagi kesehatan, air terjun buatan juga bisa menjadi ruang relaksasi di dalam rumah setelah seharian beraktivitas.  Berani mencoba?

source : rumah.com

Siswa SMA Temukan Obat Diare Dari Lalat dan Interior Pesawat dari Limbah Kulit Singkong, Sabet 2 Emas di Olimpiade Gorgia

Standar

Siapa sangka, ternyata lalat rumah yang selama ini dianggap hewan jorok dan pembawa penyakit justru dapat menyembuhkan penyakit diare!

Adalah dua siswa SMAN 2 Lamongan yang menemukan sistem kekebalan tubuh lalat yang bersumber dari  bakteri di dalam tubuh lalat yaitu Aktomisentes yang bisa dijadikan antibiotik.  Temuan gemilang ini mengantarkan Alfian Nurfaizi dan Arum Ayu Ratna Wilis memperoleh medali emas di Internasional Young Inventors Project Olimpiad (IYIPO) pada bulan april kemarin di Gorgia salah satu negara Pecahan Uni Soviet. (24/04/2016).

Memilih penelitian berjudul Analisis Pengaruh Pemberian Antibiotik dari Tubuh Lalat Rumah terhadap Bakteri E coli dengan Metode Total Plate Count dalam Upaya Pengobatan Penyakit Diare Manusia, berhasil mengalahkan puluhan peserta lain dari 35 negara yang ikut lomba penelitian ilmiah tingkat internasional khusus di bidang biologi dan ekologi ini.

Emas ke 2 diperoleh dari limbah kulit singkong.  Suprihatin dan Raafi Jaya Sutrisna dari SMA PGRI 2 Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah memilih untuk memanfaatkan limbah kulit singkong yang melimpah di tempat asal mereka yang banyak terdapat pabrik tapioka.  Dalam 1 bulan tak kurang ada 1 ton kulit singkong yang terbuang percuma.  Kulit singkong ini ditambah dengan batang pisang yang juga banyak terdapat di Pati dapat dimanfaatkan sebagai fiber atau komposit yang kuat, ringan, murah, dan tahan api untuk bahan interior pesawat terbang, kapal dan industri otomotif lainnya.

Peneliti muda dari SMA PGRI 2 Kayen inipun memilih judul penelitian karbon aktif singkong dan serat batang pisang sebagai material alternatif untuk industri pesawat terbang, kapal dan otomotif.  Tak pelak penemuan di bidang fisika ini juga menyisihkan peserta lainnya sehingga layak di ganjar medali emas di IYIPO 2016.

Di IYIPO 2016 ada 6 kategori yang dilombakan yaitu matematika, biologi & ekologi,  fisika, kimia, teknologi informasi (TI), dan engineering.

Selamat ya!

dari berbagai sumber

Keren! Siswa SMP Mampu Ciptakan AC Hemat Energi dan Ramah Lingkungan

Standar
statik.tempo.co

 

Air Conditioner atau populer di singkat AC sepertinya kebutuhan yang tidak dapat ditinggalkan di Indonesia yang beriklim tropis ini. Salah satu fungsi AC adalah untuk penyejuk ruangan dengan mengatur suhu dan sirkulasi udara.

Namun saat ini harga AC masih tergolong mahal dan membutuhkan daya listrik yang besar.  Untuk AC ukuran standar saja membutuhkan listrik 400 watt.  Belum lagi sebagian besar AC masih dominan menggunakan zat freon yang mengandung CFC (Chloro Fluoro Carbon). CFC dituding bertanggung jawab terhadap semakin tipisnya lapisan ozon di langit kita.  Tahu kan akibatnya jika lapisan ozon menipis. Radiasi matahari akan leluasa menembus atmosfir bumi sehingga akan membuat bumi semakin panas. Begitulah kira-kira 🙂

Hal inilah yang melatarbelakangi ide anak-anak SMP N 5 Bogor untuk menciptakan AC yang hemat energi, murah dan ramah lingkungan.

AC ini ramah lingkungan karena hampir seluruh komponennya dibuat dari limbah bekas elektronik. Bahan-bahan yang digunakan antara lain es balok, kotak sterofoam, kipas CPU bekas, saklar, spons, catu daya, dan water pump. Hanya bermodalkan dana Seratus Ribu Rupiah (Rp. 100.000) dari tangan-tangan dan ide kreatif, barang-barang itu bisa disulap sedemikian rupa menjadi AC portabel.

AC portabel yang menggunakan es balok ini ternyata mampu bertahan hingga seharian penuh. Berhasil menurunkan suhu ruangan panas dalam waktu 30-40 menit dengan kebutuhan listrik sebesar 15 volt.

Berkat temuan siswa SMP tersebut, AC dari limbah elektronik ini berhasil lolos sebagai juara 1 dalam lomba eksperimen tingkat SMP se-Jabodetabek, bekerjasama dengan LIPI bulan April 2016 lalu.

Keren ya anak-anak Indonesia!

Pustaka : SuaraNews.com

Inilah 5 Alat Perang Buatan Indonesia Paling Laku Keras di Dunia

Standar

Banyak yang belum tahu bahwa Indonesia telah lama terlibat dalam bisnis jual beli senjata dunia. Tiap tahun Indonesia rajin mengirimkan senjata buatan dalam negeri ke berbagai negara.

Lalu apa saja alat perang made in Indonesia yang paling laku keras dan sudah beroperasi di seluruh dunia? Berikut rangkumannya seperti yang dilansir oleh merdeka.com untuk pembaca.

1. Kapal perang

PT PAL Indonesia telah meluncurkan dua kapal perang, yakni Kapal Perusak Kawal Rudal (PKR)-1 dan Kapal Perang Strategic Sealift Vessel (SSV)-1. Kapal PKR merupakan pesanan Kementerian Pertahanan RI. Kapal canggih kelas Frigate tersebut hasil kerja sama PT PAL dengan perusahaan kapal DSNS Belanda melalui transfer teknologi.

5 Alat perang Indonesia laku keras di dunia

Sedangkan kapal SSV merupakan kapal canggih karya mandiri anak bangsa dan pesanan Kementerian Pertahanan Filipina yang berada di kelas Lloyd Register.

Kapal PKR-1 memiliki panjang 105,11 meter, lebar 14,2 meter, dan kecepatan 28 knot ini mampu berlayar selama 20 hari pada kecepatan 14 knot. Selain itu, Kapal PKR kelas Frigate ini memiliki peralatan peperangan bawah air lengkap, seperti senjata utama penghancur kapal selam berupa torpedo yang dapat membantu proses peperangan bawah air, serta mampu melakukan peperangan udara dengan senjata rudal anti udara.

Selanjutnya, Kapal SSV merupakan pengembangan kapal pengangkut Landing Platform Dock (LPD) yang didesain panjang 123 meter, lebar 21,8 meter, dan memiliki kecepatan 16 knot dengan ketahanan berlayar selama 30 hari di laut lepas.  SSV juga mampu membawa dua helikopter, dan mengangkut kapal “landing craft utility” (LCU) serta sejumlah tank perang hingga truk militer.

2. Panser Anoa

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menjadi pelanggan setia perusahaan negara pembuat senjata PT Pindad. Sejumlah peralatan yang dipesannya ialah panser Anoa.  Nantinya kendaraan tempur ini digunakan untuk misi perdamaian PBB

5 Alat perang Indonesia laku keras di dunia

Panser Anoa tergolong kendaraan armoured medium personnel carrier. Kendaraan tempur ini dipergunakan untuk mengangkut personel di medan pertempuran.

Selama ini, sejumlah negara tetangga seperti Malaysia, Filipina, Brunei Darussalam, dan Thailand dibidik untuk menggunakan produk Pindad. Untuk pasar Afrika, pihaknya membidik Madagaskar, Mesir, Nigeria, dan Mozambiq.

Sedangkan, untuk kawasan Timur Tengah, pasar potensial yang dibidik antara lain Kuwait, Yordania, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Qatar.

3. Kepala roket

Indonesia mengekspor hulu ledak asap (smoke warhead) kaliber 70 milimeter sebanyak 260 unit ke Cile. Ekspor tersebut merupakan ekspor pertama senjata yang dibuat PT Sari Bahari.

5 Alat perang Indonesia laku keras di dunia

PT Sari Bahari harus bersaing dengan 43 negara yang mengikuti tender internasional pengadaan hulu ledak asap bagi kebutuhan angkatan bersenjata Cile.

PT Sari Bahari membuktikan teknologi pertahanan nasional mampu bersaing dengan negara maju. Hulu ledak asap buatan Indonesia memiliki keunggulan dari sisi aerodinamis trajectory dan mampu mengeluarkan asap selama dua menit setelah hulu ledak terjadi dalam sasaran.

4. Peluru

PT Pindad adalah salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang produknya sampai di jual ke Amerika Serikat. Pindad pernah mengekspor amunisi kaliber kecil yaitu 5,56 mm ke negeri Paman Sam tersebut.

5 Alat perang Indonesia laku keras di dunia

Selain ekspor ke Amerika Pindad juga telah mengekspor amunisi ke Singapura dan Thailand.

Untuk penjualan ke luar negeri, Pindad mempunyai agensi sendiri yang mengurusi penjualan. Nilai ekspor amunisi juga disebut terus meningkat dari tahun ke tahun.

Singapura dan Amerika yang mempunyai kemampuan militer sangat baik pernah pesan juga dan terakhir Laos. Selain itu, pada tahun 2000, Pindad juga pernah mengekspor amunisi ke Nigeria.

5.Senjata api

Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) telah menyetujui kerja sama lisensi senapan SS2 dan pemasaran amunisi Pindad di wilayah Timur Tengah. Persetujuan ini tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Pindad (Persero) dan Continental Aviation Services yang dilakukan saat forum bisnis yang dihadiri oleh Presiden Jokowi, di Abu Dhabi.

5 Alat perang Indonesia laku keras di dunia

 

pustaka : Merdeka.com

Mengenal Morolipi V.2 Robot Penjinak Bom Buatan Indonesia

Standar

moro lipi

Morolipi V2

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) berhasil menciptakan Morolipi, yaitu robot yang difungsikan sebagai penjinak bom.  Robot yang diberi namma lengkap Morolipi V.2 ini merupakan hasil karya anak bangsa yang dikembangkan dari generasi sebelumnya.

Dengan dimensi robot lebih kecil dan lebih ringan dari sebelumnya membuat Morolipi V.2 lebih mudah untuk dibawa pengguna. Robot ini telah dilengkapi dengan empat flippers yang dapat bergerak independent, lebih fleksible untuk menaiki tangga dengan slope 45 derajat.

Adapun tujuan dari LIPI menciptakan robot ini adalah untuk mensubstitusi robot-robot impor yang digunakan di TNI dan POLRI.  Selain itu untuk mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri dalam hal teknologi pertahanan.  Morolipi juga dapat didiversifikasikan untuk aplikasi mobile robot lainnya.

Menurut laman lipi.go.id,  salah satu keunggulan dari Morolipi V2 adalah perancangan yang berbasis pesanan sesuai kebutuhan pengguna.  Di lain pihak teknologi ini memaksimalkan potensi dalam negeri di mana perbaikan dan perawatannya lebih mudah dilakukan karena merupakan produksi dalam negeri.

Morolipi V2 didesain mampu melewati tanggul dan tangga dengan slope 160 serta mampu memotong kabel diameter 3 mm untuk menjinakan bom.

Inovatif! Pontianak Punya Layanan Angkut Sampah Berbasis Aplikasi

Standar

Pasti semua sudah tahu layanan angkutan orang berupa Ojek atau Taxy berbasis aplikasi online. Tetapi tahukah anda kini sudah ada layanan angkutan sampah yang juga berbasis aplikasi.

Adalah Hafiz, pemuda Pontianak yang menggagas layanan ini.  Hafiz menyadari bahwa kota Pontianak setiap harinya menghasilkan 300 ton sampah dan 30 persen di antaranya merupakan sampah anorganik yang bisa dimanfaatkan kembali.

Saat ini, hampir 100 persen sampah di Kota Pontianak dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Batu Layang yang merupakan satu-satunya TPA di Kota  Pontianak. Dengan model pengelolaan sampah seperti sekarang, TPA Batu Layang akan penuh dalam waktu delapan tahun kedepan. Kondisi tersebut tentu menyebabkan TPA tidak dapat digunakan secara maksimal untuk menampung sampah yang dihasilkan.

Berangkat dari hal tersebut Hafiz kemudian membuat aplikasi ANGKUT’S yang merupakan singkatan dari Angkut Sampah sebagai solusi atas permasalah tersebut.  ANGKUT’S merupakan sebuah start up sociopreneur berbasis teknologi yang menyediakan solusi masalah sampah di Kota Pontianak dengan metode “dipilah, di-ANGKUT’S, dimanfaatkan

Aplikasi-angkuts

“ANGKUT’S juga mengedukasi penduduk kota untuk menjadi bagian dari solusi masalah sampah dengan menjadi warga kota yang smart dalam mengelola sampah,” kata Hafiz seperti yang dilansir oleh Kompas.com, Minggu (21/2/2016).

Pernyataan tersebut disampaikan Hafiz seusai apel Hari Peduli Sampah Nasional, Launching Gerakan Pungut Sampah dan Deklarasi Stop Buang Sampah Sembarangan di halaman Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Minggu.

Hafiz menegaskan, ANGKUT’S merupakan solusi pintar untuk menangani masalah sampah di kota yang menjalankan program “Smart City” seperti Pontianak.

“ANGKUT’S membantu memecahkan masalah sampah dengan mengubah sampah dari ‘dibuang’ menjadi ‘sumber daya’ yang dapat dimanfaatkan dan mendatangkan keuntungan melalui kerja sama seluruh warga Pontianak” ungkapnya.

Tujuan ANGKUT’S selain ingin menjadi solusi masalah sampah, juga medorong pertumbuhan ekonomi kota melaui kegiatan bisnis dan sosial yang berkelanjutan.

Cara kerja ANGKUT’S

ANGKUT’S menyediakan jasa mengangkut sampah dari rumah penduduk. Sampah yang telah dipilah pemilik kemudian dimanfaatkan kembali.

Bedanya, pemilik sampah yang telah memilah sampahnya akan dibayar oleh ANGKUT’S. Bagaimana bila pemilik tidak memilah sampahnya? ANGKUT’S akan membantu memilahnya tetapi kali ini ANGKUT’S yang akan dibayar.

Dengan dukungan teknologi, ANGKUT’S bisa dihubungi melalui aplikasi pada smartphone yang diunduh secara gratis melalui Google Play Store. Selanjutnya pemilik sampah dapat memilih untuk memesan atau berlangganan jasa ANGKUT’S.

“Sampah pengguna jasa ANGKUT’S akan dapat dimanfaatkan kembali hanya melalui beberapa ‘klik’ di layar smartphone,” kata Hafiz.

Ke depannya, ANGKUT’S akan terus berupaya mengedukasi penduduk untuk menjadi warga kota yang cerdas dalam mengelola sampahnya.

ANGKUT’S bekerja bersama dengan pemerintah kota untuk mengelola sampah dan dengan berbagai kelompok masyarakat untuk memanfaatkan sampah.

“Kerja sama akan terus berkembang dan diperluas. ANGKUT’S membuka peluang masyarakat atau kelompok masyarakat untuk bekerjasama,” jelas Hafiz.

Thanks to Kompas.com

Kantong Plastik Biji Durian Ramah Lingkungan Temuan Mahasiswa UGM

Standar

Apa yang tersisa ketika panen durian melimpah.  Selain kenikmatan bagi para penyuka buah raja (king of fruits) dan mampu memuaskan dahaga akan daging buah berduri ini yang tersisa adalah sampah berupa kulit dan bijinya.

musim durian

Dilain pihak berdasarkan data ScienceMag.org (2015), Indonesia berada di peringkat kedua dunia penghasil sampah plastik ke laut yang mencapai sebesar 0,48-1,29 juta ton/tahun setelah Tiongkok yang mencapai 1,32-3,53 juta ton/tahun. Bandingkan dengan negara tetangga Malaysia yang berada di peringkat 9 dengan 0,14-0,37 juta ton/tahun.

Mungkin berangkat dari hal di atas maka lima mahasiswa Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta mengembangkan “bioplastik biji durian” atau kantong plastik dengan bahan baku biji durian.

“Kami berupaya membuat plastik yang bersifat mudah terurai dengan memanfaatkan biji durian sebagai bahan pembuat plastik,” kata Fajar Bayu Prakoso yang merupakan ketua tim pengembang bioplastik biji durian itu di Yogyakarta seperti yang dilansir AntaraNews.com (11/3)

Menurut Fajar, pengembangan bioplastik tersebut berawal dari keprihatinan terhadap penggunaan kantong plastik yang semakin meningkat dari waktu ke waktu dan di sisi lain fasilitas dan sistem pengelolaan sampah di Indonesia masih sangat kurang, sehingga banyak tumpukan sampah di berbagai tempat.

“Bahkan sebagian besar plastik yang digunakan masyarakat terbuat dari bahan yang sulit terurai, sehingga menimbulkan persoalan lingkungan,” kata dia.

Dia mengatakan biji durian dipilih sebagai bahan untuk pembuatan plastik karena memiliki kandungan pati yang cukup tinggi. Sementara pati berfungsi sebagai pengisi pada campuran agar kerapatan bioplastik menjadi tinggi sehingga meningkatkan kuat tarik plastik.

“Kandungan pati biji durian termasuk tinggi dengan kadar hampir 50 persen dari beratnya. Lebih tinggi dari kandungan pati dalam singkong yang berkisar 20 persen,” tambahnya

Biji durian tidak hanya memiliki kadar pati yang tinggi. Pemanfaatan biji durian sebagai bahan bioplastik juga mampu menekan keberadaan limbah biji durian. Pasalnya, hingga kini belum banyak masyarakat yang memanfaatkan limbah biji durian ini dan hanya dibuang begitu saja.

“Dengan memanfaatkan limbah biji durian ini dapat menekan biaya produksi pembuatan bioplastik,” imbuhnya lagi.

Menurut Fajar, dirinya dan rekan-rekannya mulai melakukan penelitian bioplastik biji durian itu sejak pertengahan tahun 2014 dibawah bimbingan dosen Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik Prof. Rochmadi.

Langkah pertama dalam pembuatan bioplastik biji durian adalah dengan mengolah biji durian kedalam bentuk tepung. Biji durian direndam dalam air kapur selama 2-3 hari untuk menghilangkan getah dalam biji durian dan dijemur selama 1 hari. Setelah kering, biji durian yang keras dipisahkan dari pati yang berwarna putih kecoklatan di bagian dalamnya dan mengolahnya menjadi tepung menggunakan alat penepung (grinder).

“Tepung tersebut lalu kami saring dan di oven selama sekitar 30 menit untuk menghilangkan kadar airnya,” kata dia.

Berikutnya, tepung yang dihasilkan dicampurkan dengan sejumlah bahan kimia tambahan, antara lain Low Density Polyethylene (LDPE), Maleic Anhydride (MA), lalu inisiator (Perbutyl D dan Perbutyl Z). Pati biji durian divariasikan dengan masing-masing bahan tersebut dalam berbagai variasi.

“Kami membuat 30 sampel untuk dicampurkan dan dicetak dengan menggunakan alat Laboplastomill dan Hot Press di LIPI Bandung,” kata dia.

Dalam penelitian itu, mereka menggunakan sampel dengan berat 50 gram yang terdiri atas LDPE, pati biji durian, MAH, dan inisiator. Dari 50 gram sampel tersebut dapat diproduksi lembaran bioplastik sebanyak 3-4 lembar dengan ukuran tiap lembar 13×13 cm.

“Kualitas produk bagus, permukaannya rata dan tidak ada yang gosong. Akan tetapi ketebalannya masih kurang kecil masih kisaran 0,5-1 mm,” kata dia.

Anggota tim pengembang bioplastik biji durian itu adalah Andika Cahya Widyananda, Annisa Fakhriyah Rofi, Dyah Ayu Permatasari Tedjo Pradipto, dan Adiyat.

Source : AntaraNews/Tasrief Tarmizi

%d blogger menyukai ini: