Tag Archives: indonesia

Wah… Indomie Ternyata Masuk 10 Merek Terlaris di Dunia

Standar

Hasil survei konsumen dari lembaga asal Inggris Kantar Worldpanel ternyata menempatkan mi instan asal Indonesia yaitu Indomie sebagai salah satu merek barang konsumsi Fast Moving Consumer Goods (FMGC) paling laris di dunia.  FMCG adalah produk yang memiliki perputaran omset dengan cepat, dan biaya yang relatif rendah. Produk FMCG memiliki masa simpan yang relatif singkat karena sifatnya yang cepat rusak.

mie_instan

Melansir kantarwordpanel.com Rabu (12/10/2016), secara keseluruhan ada 15.000 merek FMGC yang diteliti dalam survei ini. Kantar Worldpanel juga meminta pendapat konsumen dari 44 negara berbeda, dan Indomie mampu bersaing serta masuk daftar 10 merek terlaris di dunia.

Secara domestik, Indomie didapuk sebagai merek FMGC nomor satu di Indonesia. Sementara di Asia, Indomie menempati posisi keempat. Namun apabila dibandingkan dengan merek makanan lainnya, Indomie menduduki peringkat ketiga dengan pertumbuhan poin jangkauan konsumen (Consumer Reach Points) sebesar 2 persen.

Indomie merupakan produk mi instan yang diproduksi oleh PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Produk ini mulai dibuat pertama kali pada 9 September 1970 dan dipasarkan ke konsumen sejak tahun 1972.

Berikut daftar lengkap 10 merek terlaris dunia seperti dilaporkan kantarworldpanel.com, :

1. Coca Cola
2. Colgate
3. Lifebuoy
4. Maggi
5. Lays
6. Pepsi
7. Nescafe
8. Indomie
9. Knorr
10. Dove

source : bisnis.liputan6

Iklan

Namanya disebut Obama, Inilah Dissa Syakina Ahdanisa Pendiri Kafe Tunarungu

Standar

Dalam forum Pemimpin Muda ASEAN, Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) di Luang Prabang, Laos, awal September lalu, Presiden Amerika Obama menyebut nama  Dissa atas apa yang ia sebut anak muda yang memberi inspirasi kepada yang lain.

dissa

Dalam pidatonya di Laos, Obama saat itu juga mengutip Dissa dengan mengatakan, “Dia ingin negaranya menjadi tempat di mana orang dapat meraih mimpi tanpa batasan … dan memberikan inspirasi atas apa yang ia lakukan.”

“Saya terinspirasi atas apa yang dilakukan Dissa karena dalam lawatan terakhir saya ke Asia sebagai presiden, saya ingin menjamin bahwa Anda semua tetap memberikan inspirasi kepada yang lain seperti yang dilakukan oleh dua perempuan yang memberikan inspirasi di negara mereka dan seluruh dunia,” kata Obama saat itu.

Dissa Syakina Ahdanisa adalah pemilik dan pendiri kafe unik yang mungkin satu-satunya di Indonesia yaitu kafe tunarungu, yaitu kafe yang karyawannya tunarungu dan sebagian besar pelanggan adalah tunarungu pula.  Mereka kebanyakan dari komunitas tunarungu.

Kafe yang diberi nama “Fingertalk” ini diharapkan Dissa dapat menjadi sarana agar teman-teman tunarungu bisa mandiri dan menjadi tempat belajar, bertemu lebih banyak orang dan menjadi batu loncatan untuk mendapatkan kesempatan yang lebih bagus.

Dibuka sejak 2015, hingga saat ini Fingertalk telak memiliki tiga cabang yang terletak di  Jawa Barat dan Banten. Salah satu prestasi terbesar Fingertalk sejauh ini adalah ketika menjadi tuan rumah kunjungan Program Kepemimpinan Pemuda Tunarungu AS-Indo. Dua puluh pemuda tunarungu inspiratif dari AS dan Indonesia tergabung dalam program ini, dan mereka mengunjungi Fingertalk.

fingertalk

Ide mendirikan kafe tunarungu diperoleh Dissa saat menjadi relawan di Nikaragua.  Dissa mengunjungi sebuah café yang sangat unik bernama “Café de Las Sonrisas”, yang merupakan kafe pertama di Amerika Latin di mana semua karyawannya tunarungu.

dari berbagai sumber

.

Top! Atlet Remaja Indonesia Raih Prestasi di Kejuaraan Dunia Olahraga Ekstrem

Standar

FISE Sport Series 2016 digelar di Montpellier, Prancis

Tak banyak yang menyangka jika atlet remaja Indonesia berhasil meraih prestasi di kejuaraan dunia olahraga ekstrim FISE (Festival International Des Sport Extremes) Sport Series 2016 di Montpellier, Perancis yang digelar 4 hingga 8 Mei lalu.

Ini pertama kalinya Indonesia mengirimkan wakilnya ke kejuaraan FISE World Series 2016. Asal tahu saja, ajang FISE World Series di olahraga ekstrem setara dengan MotoGP di balap motor atau grand slam di tenis. Jadi merupakan kejuaraan internasional bergengsi.

ekstrem

Indonesia sendiri melalui Bidang Olahraga Rekreasi, Petualangan dan Tantangan di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olah Raga mengirim enam orang atlet. Keenam atlet tersebut adalah Hendri Setiawan (Bondik) dan Ardika Winata (Teja) yang akan turun di cabang BMX Street dan Januar Susanto (Botay Agata) yang akan turun di cabang BMX Flatland.

Selain itu, ada Sanggoe Darma Tanjung dan Mario Palandeng yang akan turun di cabang Skateboard, dan yang terakhir adalah Ferdi yang akan turun di cabang Aggressive Inline Skate.

Tim extreme sport Indonesia dilepas tanpa sebuah target, karena persaingan yang sangat ketat dan banyaknya peserta yang sudah berpengalaman.  Namun ternyata pada kejuaraan tersebut, Sanggoe Darma Tanjung yang turun di kelas skateboarding amateur tampil sebagai juara di final. Sanggoe memimpin di final setelah sebelumnya memimpin di babak kualifikasi.

Sedangkan di kategori BMX Fllatland Master, Tim Extreme Sports Indonesia menempatkan Januar Sutanto (Botay) sebagai pemenang di final dari 45 peserta yang tampil.

Kemenpora mengapresiasi keberhasilan kontingen Indonesia ini. Keberhasilan ini juga memacu pemerintah untuk lebih mengembangkan olahraga ekstrim. Rencananya bulan September di tahun 2016 ini, akan diselenggarakan kejuaraan tingkat nasional di Serang, dengan juga mengundang pemain-pemain asing.

Pustaka : viva.co.id

Indonesia, The True Story Of Atlantis

Standar

Menarik.  Benua Atlantis akhirnya ditemukan.   Dan Indonesia adalah Benua Atlantis yang hilang itu?.

Atlantis, kita banyak mendengar tentang kota ini, yang konon memiliki peradaban yang sangat tinggi, tapi kemudian hilang karena ditelan bencana besar.

Legenda yang berkisah tentang “Atlantis”, pertama kali ditemui dalam karangan filsafat Yunani kuno: Dua buah catatan dialog Plato (427-347 SM) yakni: buku Critias dan Timaeus.

Beberapa hipotesis merupakan hipotesis arkeologi atau ilmiah, sementara lainnya berdasarkan fisika atau lainnya. Banyak tempat usulan yang memiliki kemiripan karakteristik dengan kisah Atlantis (air, bencana besar, periode waktu yang relevan), tetapi tidak ada yang berhasil dibuktikan sebagai kisah sejarah Atlantis yang sesungguhnya.

Kebanyakan lokasi yang diusulkan berada atau di sekitar Laut Tengah atau disekitar Laut Hitam. Beberapa hipotesis yang lain menyatakan Atlantis berada pada pulau yang telah tenggelam di Eropa Utara,atau di Laut Utara. Beberapa telah mengusulkan Al-Andalus atau Irlandia sebagai lokasi. Kepulauan Canary juga dinyatakan sebagai lokasi yang mungkin, sebelah barat selat Gibraltar tetapi dekat dengan Laut Tengah. Berbagai kepulauan di Atlantik juga dinyatakan sebagai lokasi yang mungkin, terutama Kepulauan Azores. Pulau Spartel yang telah tenggelam di selat Gibraltar juga telah diusulkan.

Hingga pada akhir th 2005, Prof. Arysio Santos yang menerbitkan buku yang menggemparkan : “Atlantis the Lost Continents Finally Found”.

atlantis

Resensinya di sini

Didalam buku tersebut, secara tegas dinyatakannya bahwa lokasi Atlantis yang hilang sejak kira-kira 11.600 tahun yang lalu itu adalah di Indonesia. Beliau menunjukkan perbandingan yang menunjukkan Indonesia adalah lokasi Atlantis yang hilang dibandingkan lokasi-lokasi perkiraan sebelumnya.

Dalam buku ini beliau membandingkan berdasarkan : Sistem irigasi, Keberadaan mammoth/gajah, Ukuran benua, Iklim Tropis, Keberadaan Kelapa dan Nanas, Konstruksi Megalitikum, Kekayaan tambang dan lain-lain (http://atlan.org/articles/checklist)

Ilmu yang digunakan  Santos dalam menelusur lokasi Atlantis ini adalah ilmu Geologi, Astronomi, Paleontologi, Archeologi, Linguistik, Ethnologi, dan Comparative Mythology.

Plato bercerita bahwa Atlantis adalah sebuah negara makmur dengan emas, batuan mulia, dan ‘mother of all civilazation’ dengan kerajaan berukuran benua yang menguasai pelayaran, perdagangan, menguasai ilmu metalurgi, memiliki jaringan irigasi, dengan kehidupan berkesenian, tarian, teater, musik, dan olahraga.

Warga Atlantis yang semula merupakan orang-orang terhormat dan kaya, kemudian berubah menjadi ambisius.  Para dewa kemudian menghukum mereka dengan mendatangkan banjir, letusan gunung berapi, dan gempa bumi yang sedemikian dahsyatnya sehingga menenggelamkan seluruh benua itu. Kisah-kisah sejenis atau mirip kisah Atlantis ini yang berakhir dengan bencana banjir dan gempa bumi, ternyata juga ditemui dalam kisah-kisah sakral tradisional di berbagai bagian dunia, yang diceritakan dalam bahasa setempat.

Menurut Santos, ukuran waktu yang diberikan Plato 11.600 tahun SM, secara tepat bersamaan dengan berakhirnya Zaman Es Pleistocene, yang juga menimbulkan bencana banjir dan gempa yang sangat hebat. Bencana ini menyebabkan punahnya 70% dari species mamalia yang hidup saat itu, termasuk kemungkinan juga dua species manusia : Neandertal dan Cro-Magnon.

Sebelum terjadinya bencana banjir itu, pulau Sumatera, pulau Jawa, Kalimantan dan Nusa Tenggara masih menyatu dengan semenanjung Malaysia dan benua Asia .

atlantis1

Sulawesi, Maluku dan Irian masih menyatu dengan benua  Australia dan terpisah dengan Sumatera dan lain-lain itu. Kedua kelompok pulau ini dipisahkan oleh sebuah selat yang mengikuti garis ‘Wallace’.

Posisi Indonesia terletak pada 3 lempeng tektonis yang saling menekan, yang menimbulkan sederetan gunung berapi mulai dari Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara, dan terus ke Utara sampai ke Filipina yang merupakan bagian dari ‘Ring of Fire’. Hingga terjadinya letusan gunung berapi secara berurutan, yang menyebabkan melelehnya lapisan es dan menimbulkan gempa dan tsunami yang menenggelamkan dataran rendah.

Benarkah hypothesis itu?? Dengan kecanggihan teknologi saat ini, yang memungkinkan pencarian di kedalaman laut, kebenaran seluruh hypothesis yang pernah ada tentang Atlantis mungkin akan segera terungkap..

Bagaimana menurut anda? Benarkah bangsa Indonesia adalah keturunan bangsa Atlantis yang terselamatkan??

Tidak ada artikel terkait.

Source : BeritaTerkini

Gempa di Indonesia Karena Kutukan Tuhan?

Standar

Sebenarnya judul posting di atas mengada-ada, terlalu mengada-ada dan sangat mengada-ada.  Hal ini adalah untuk menjawab sebagian kalangan (terutama bloger Malaysia) yang mengutuk gempa yang terjadi di Indonesia. Alasannya karena Tuhan benci Indonesia? Bahkan lebih mengada-ada mengait-ngaitkan gempa yang terjadi karena SBY?.

Indonesia sering dilanda Gempa.  Fakta tersebut benar adanya.  Lihat saja catatan Peta Gempa  skala besar yang pernah terjadi di Indonesia (1992-2009) berikut :

Data tersebut belum termasuk gempa-gempa lainnya dalam skala kecil yang mungkin jumlahnya dapat mencapai ribuan kali gempa dalam periode tersebut.  Belum lagi jika ditambah dengan data gempa yang terjadi sepanjang masa di Indonesia, tentunya memerlukan puluhan bahkan ratusan halaman untuk mencatatnya, sebut saja satu yang terkenal di antaranya yaitu gempa yang disebabkan letusan Gunung Karatau pada tahun 1883 yang guncangan nya luar biasa dahsyat.

Simak Peta Gempa di Indonesia  berikut :

peta-gempa-ina

Sebanyak itu ya!

Lantas Mengapa Gempa?

Gempa bumi adalah getaran yang terjadi permukaan bumi. Jika dilihat dari penyebab terjadinya atau yang men-trigger, gempa bisa dikelompokkan menjadi  dua yaitu gempa vulkanik dan gempa tektonik.  Jika hendak ditambahkan Gempa bumi juga dapat disebabkan oleh manusia yang disebut  seismisitas terinduksi . Gempa vulkanik adalah gempa yang dihasilkan akibat adanya hubungan dengan letusan gunung berapi. Gempa tektonik adalah gempa yang dihasilkan akibat adanya hubungan dengan pergeseran dua blok yang sebelumnya berdekatan satu sama lain. Dampak paling mengerikan dari adanya gempa Tektonik adalah munculnya Tsunami, ingat saja Tsunami dahsyat yang terjadi di Aceh, 26 Desember 2004.  Sedangkan Gempa yang disebabkan oleh manusia terjadi dari ledakan bahan peledak seperti Bom Nuklir.misalnya.

Mengapa Indonesia?

Wilayah Indonesia berada di lokasi yang sangat unik, berada dalam sabuk ‘Ring of fire’ yang terkenal yaitu deretan gunung berapi aktif yang membentuk lingkaran di seputar samudera Pasifik dan Indonesia merupakan pertemuan lempengan dunia yang terus bergerak dan bergesekan untuk mencari keseimbangan.

Seperti kita ketahui Bumi kita walaupun padat, selalu bergerak Teori dari tektonik plate (plat tektonik) menjelaskan bahwa bumi terdiri dari beberapa lapisan batuan, sebagian besar area dari lapisan kerak itu akan hanyut dan mengapung di lapisan seperti salju. Lapisan tersebut begerak perlahan sehingga berpecah-pecah dan bertabrakan satu sama lainnya. Garis kuning pada peta berikut adalah lempengan-lempangan dunia yang terus bergerak.

lempengan-dunia

Lihat lebih detail di Peta berikut :

lempengan-indonesia

Disini lebih jelas lagi dimana bisa dilihat dengan jelas letak lempengan dan gunung api aktif yang berada diwilayah sekitar lempengan.

Jadi walaupun harus diakui bahwa Indonesia adalah daerah rawan gempa tektonik dan vulkanik, bahkan mungkin yang paling rawan di dunia bersama-sama Jepang, namun gempa sendiri terjadi karena peristiwa alam biasa dan dapat di jelaskan secara Ilmiah.  Banyak Artikel Ilmiah yang dapat menguatkan hal tersebut.

Bagaimana Indonesia?

Ya.  Bagaimana Indonesia menghadapi kenyataan ini. Entah mengapa sekalipun Indonesia sama rawannya dengan Jepang terhadap ancaman bencana gempa bumi, tetapi seakan-akan kita tidak pernah mendapat pelajaran dari bencana-bencana yang telah lalu. Setelah gempa-tsunami Aceh dan Nias 2004 – 2005,  kita sudah diberi pelajaran ilmu alam kembali oleh gempa Yogyakarta – Jateng dan Pangandaran. Sayangnya ujian ilmu alam kita tidak pernah lulus. Untuk itulah kita patut belajar dari negara lain yang telah sukses menerapkan tanggap yang tepat dalam menghadapi bencana gempa bumi. Jepang, Nepal atau Chile adalah beberapa negara yang berhasil mendidik masyarakatnya untuk awas ketika bencana gempa bumi datang melanda.

Pemerintah seyogyanya mempersiapkan segalanya dalam mengantisipasi datangnya bencana gempa bumi yang hingga saat ini masih sulit diramal kedatangannya itu. Penataan ruang dan kode bangunan wajib dilaksanakan di kota-kota yang dinilai rawan bencana gempa bumi. Selain itu, ketika terdapat ketelanjuran perkembangan kota yang tidak siap menghadapi bencana gempa bumi, maka mempersiapkan ketahanan masyarakat yang waspada terhadap bencana gempa bumi adalah jalan keluar yang bisa mengurangi dampak bencana.

Sosialisasi membuat meja yang kuat atau kiat-kiat berlindung ketika di dalam rumah, di luar rumah atau di tepi pantai dan di bawah tebing, harus sudah dirancang dalam bentuk brosur, buklet atau poster yang dibagikan terus-menerus setiap tahun. Pengarahan, pelatihan dan simulasi tanggap bencana harus sudah mulai dirancang dan dilaksanakan. Ketika pemerintah kita terbukti gelagapan dengan penanganan pasca-bencana yang datang susul menyusul, mengapa masyarakat tidak disiapkan untuk tanggap pra-bencana?

Fakta-Fakta Batik Indonesia (Gerakan Memakai Batik Tanggal 2 Oktober 2009)

Standar

Perjuangan Indonesia untuk mendapatkan pengakuan dunia atas batik sebagai warisan budaya asli Indonesia tidak sia-sia. United Nation Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) DIPASTIKAN akan mengukuhkan tradisi batik sebagai salah satu budaya warisan dunia ASLI INDONESIA pada 2 Oktober 2009 mendatang di Perancis. Sebelumnya, wayang dan keris juga telah mendapat pengakuan yang sama dari UNESCO beberapa waktu lalu.

Dan untuk untuk menghormati dipatenkannya batik sebagai warisan budaya oleh Dunia, Presiden Bambang Yudhoyono mengharapkan masyarakat pada tanggal 2 Oktober 2009 untuk memakai Batik sebagai bentuk penghormatan.

Mengingat Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama, tidak ada salahnya jikia kita simak Fakta-fakta seputar Batik yang perlu diketahui berikut :

  • Batik (atau kata Batik) berasal dari bahasa Jawa yaitu: “amba” yang berarti menulis dan “nitik”.
  • Teknik pembuatan corak Batik – menggunakan canting atau cap – dan pencelupan kain dengan menggunakan bahan perintang warna corak “malam” (wax) yang diaplikasikan di atas kain, sehingga menahan masuknya bahan pewarna. Dalam bahasa Inggris teknik ini dikenal dengan istilah wax-resist dyeing. Jadi kain batik adalah kain yang memiliki ragam hias atau corak yang dibuat dengan canting dan cap dengan menggunakan malam sebagai bahan perintang warna.
  • Teknik Batik hanya bisa diterapkan di atas bahan yang terbuat dari serat alami seperti katun, sutra, wol dan tidak bisa diterapkan di atas kain dengan serat buatan (polyester). Kain yang pembuatan corak dan pewarnaannya tidak menggunakan teknik ini dikenal dengan kain bercorak batik – biasanya dibuat dalam skala industri dengan teknik cetak (print) – adalah bukan kain batik.
  • Pekerjaan membatik lazimnya dilakukan oleh perempuan sehingga motif atau corak batik cenderung feminin.  Terkecuali beberapa daerah pesisir, batik  memiliki garis maskulin seperti yang bisa dilihat pada corak “Mega Mendung”  pekerjaan membatik lazim dilakukan oleh kaum pria.
  • Teknik membatik telah dikenal sejak ribuan tahun yang silam. Tidak ada keterangan sejarah yang cukup jelas tentang asal usul batik. Ada yang menduga teknik ini berasal dari bangsa Sumeria, kemudian dikembangkan di Jawa setelah dibawa oleh para pedagang India. Saat ini batik bisa ditemukan di banyak negara seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, India, Sri Lanka, dan Iran. Selain di Asia, batik juga sangat populer di beberapa negara di benua Afrika. Walaupun demikian, batik yang sangat terkenal di dunia adalah batik yang berasal dari Indonesia, terutama dari Jawa.
  • Batik tulis adalah kain yang dihias dengan teksture dan corak batik menggunakan tangan. Pembuatan batik jenis ini memakan waktu kurang lebih 2-3 bulan.
  • Batik cap adalah kain yang dihias dengan teksture dan corak batik yang dibentuk dengan cap ( biasanya terbuat dari tembaga). Proses pembuatan batik jenis ini membutuhkan waktu kurang lebih 2-3 hari
  • Tradisi membatik pada mulanya merupakan tradisi yang turun temurun, sehingga kadang kala suatu motif dapat dikenali berasal dari batik keluarga tertentu. Beberapa motif batik dapat menunjukkan status seseorang. Bahkan sampai saat ini, beberapa motif batik tadisional hanya dipakai oleh keluarga keraton Yogyakarta dan Surakarta.
  • Batik pertama kali diperkenalkan kepada dunia dan dipopulerkan oleh Presiden Soeharto, yang pada waktu itu memakai batik pada Konferensi PBB.
  • Perlu waktu 3 (tiga) tahun bagi Indonesia untuk mendapatkan pengakuan terhadap budaya batik sebagai budaya MILIK INDONESIA setelah 6 (enam) negara perwakilan Unesco melakukan pengkajian dan verifikasi.
  • Perusahaan swasta produsen film dokumenter asal Malaysia, yakni KRU Sdn. Bhd. telah membuat film berjudul “Batik”. Di situ dijelaskan bahwa batik Malaysia BERASAL DARI BATIK JAWA yang telah didesain menurut kultur Melayu di Malaysia. Begitu pula sejarah datangnya batik Jawa ke negara Malaysia.
  • Ada satu hal lagi yang lebih penting: MALAYSIA TIDAK PERNAH MEMATENKAN BATIK, karena BATIK MILIK INDONESIA. Yang dipatenkan oleh Malaysia HANYA MOTIF DAN CORAK, BUKAN BATIKNYA……

Nah! Mari kita dukung Gerakan Memakai Batik Pada Tangal 2 Oktober 2009.  Mari sama-sama kita ‘Batik-kan’ Indonesia.

Baca juga :

Gus Dur-pun Memakai Batik Pada Tangal 2 Oktober 2009

Unik, Pakai Batik Gratis Masuk Ragunan & Ancol 50%

Batik, Seragam Baru Tahanan Poltabes Yogyakarta

Duniasini : Ayam Manohara untuk Tarik Pembeli

Standar

Ada-ada saja upaya pedagang untuk membuat bisnisnya jadi laris. Subur, seorang pengusaha ayam goreng di Sumedang, Jawa Barat, baru-baru ini melabeli usaha kedai makannya dengan nama “Ayam Goreng Manohara“. Nama Manohara diambil dari nama model cantik Manohara Odelia Pinot yang kisah pilu pernikahannya dengan Pangeran Kelantan Tengku Temenggong Muhammad Fakhry sekarang ini ramai diberitakan.

ayammano

Tak hanya nama yang menarik pembeli. Harga promosi juga membuat kedai ini laris manis. Seporsi ayam goreng kampung lengkap dengan nasi dan lalapan dihargai Rp 5.000. Hasilnya, Subur menangguk omzet Rp 2 juta per hari.

Namun tidak diberitakan apakah penggunaan nama Manohara sebagai merek dagang tersebut sudah mendapat lisensi dari Manohara. Apakah juga nantinya Manohara mendapat royalti dari hasil penjualan Ayam Manohara yang laris manis tersebut.

Upaya yang menarik. Jangan-jangan nanti muncul juga makanan dengan nama “Sate Prita” atau “Bakso Ambalat” atau “Pisang Goreng Antasari” atau “Nasi Goreng OMNI” serta “Bubur Ayam Rani”. Siapa tahu tambah laris…..

sumber : liputan6

Duniasini : Menulis Email, Prita di tahan dan dituntut Rp. 261 Juta

Standar

Ini kasus yang terbilang langka.  Prita Mulyasari yang merasa kecewa atas pelayanan RS Omni Internasional Alam Sutra, lalu menulis surat terbuka melalui E-mail ini kepada beberapa temannya. Sebuah bentuk komunikasi yang sebenarnya lazim di antara warga masyarakat modern. Tak dinyana kemudian e-mail itu dengan cepat menyebar begitu luasnya di dunia maya dan mendapat perhatian semua pihak. Dan Prita pun ditahan  di LP Wanita Tanggerang karenanya.

ibuprita-anak

Email selengkapnya :

Jangan sampai kejadian saya ini akan menimpa ke nyawa manusia lainnya. Terutama anak-anak, lansia, dan bayi. Bila anda berobat berhati-hatilah dengan kemewahan rumah sakit (RS) dan title international karena semakin mewah RS dan semakin pintar dokter maka semakin sering uji coba pasien, penjualan obat, dan suntikan.

Saya tidak mengatakan semua RS international seperti ini tapi saya mengalami kejadian ini di RS Omni International. Tepatnya tanggal 7 Agustus 2008 jam 20.30 WIB. Saya dengan kondisi panas tinggi dan pusing kepala datang ke RS OMNI Internasional dengan percaya bahwa RS tersebut berstandard International, yang tentunya pasti mempunyai ahli kedokteran dan manajemen yang bagus.

Saya diminta ke UGD dan mulai diperiksa suhu badan saya dan hasilnya 39 derajat. Setelah itu dilakukan pemeriksaan darah dan hasilnya adalah thrombosit saya 27.000 dengan kondisi normalnya adalah 200.000. Saya diinformasikan dan ditangani oleh dr Indah (umum) dan dinyatakan saya wajib rawat inap. dr I melakukan pemeriksaan lab ulang dengan sample darah saya yang sama dan hasilnya dinyatakan masih sama yaitu thrombosit 27.000.

dr I menanyakan dokter specialist mana yang akan saya gunakan. Tapi, saya meminta referensi darinya karena saya sama sekali buta dengan RS ini. Lalu referensi dr I adalah dr H. dr H memeriksa kondisi saya dan saya menanyakan saya sakit apa dan dijelaskan bahwa ini sudah positif demam berdarah.

Mulai malam itu saya diinfus dan diberi suntikan tanpa penjelasan atau izin pasien atau keluarga pasien suntikan tersebut untuk apa. Keesokan pagi, dr H visit saya dan menginformasikan bahwa ada revisi hasil lab semalam. Bukan 27.000 tapi 181.000 (hasil lab bisa dilakukan revisi?). Saya kaget tapi dr H terus memberikan instruksi ke suster perawat supaya diberikan berbagai macam suntikan yang saya tidak tahu dan tanpa izin pasien atau keluarga pasien.

Saya tanya kembali jadi saya sakit apa sebenarnya dan tetap masih sama dengan jawaban semalam bahwa saya kena demam berdarah. Saya sangat khawatir karena di rumah saya memiliki 2 anak yang masih batita. Jadi saya lebih memilih berpikir positif tentang RS dan dokter ini supaya saya cepat sembuh dan saya percaya saya ditangani oleh dokter profesional standard Internatonal.

Mulai Jumat terebut saya diberikan berbagai macam suntikan yang setiap suntik tidak ada keterangan apa pun dari suster perawat, dan setiap saya meminta keterangan tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan. Lebih terkesan suster hanya menjalankan perintah dokter dan pasien harus menerimanya. Satu boks lemari pasien penuh dengan infus dan suntikan disertai banyak ampul.

Tangan kiri saya mulai membengkak. Saya minta dihentikan infus dan suntikan dan minta ketemu dengan dr H. Namun, dokter tidak datang sampai saya dipindahkan ke ruangan. Lama kelamaan suhu badan saya makin naik kembali ke 39 derajat dan datang dokter pengganti yang saya juga tidak tahu dokter apa. Setelah dicek dokter tersebut hanya mengatakan akan menunggu dr H saja.

Esoknya dr H datang sore hari dengan hanya menjelaskan ke suster untuk memberikan obat berupa suntikan lagi. Saya tanyakan ke dokter tersebut saya sakit apa sebenarnya dan dijelaskan saya kena virus udara. Saya tanyakan berarti bukan kena demam berdarah. Tapi, dr H tetap menjelaskan bahwa demam berdarah tetap virus udara. Saya dipasangkan kembali infus sebelah kanan dan kembali diberikan suntikan yang sakit sekali.

Malamnya saya diberikan suntikan 2 ampul sekaligus dan saya terserang sesak napas selama 15 menit dan diberikan oxygen. Dokter jaga datang namun hanya berkata menunggu dr H saja.

Jadi malam itu saya masih dalam kondisi infus. Padahal tangan kanan saya pun mengalami pembengkakan seperti tangan kiri saya. Saya minta dengan paksa untuk diberhentikan infusnya dan menolak dilakukan suntikan dan obat-obatan.

Esoknya saya dan keluarga menuntut dr H untuk ketemu dengan kami. Namun, janji selalu diulur-ulur dan baru datang malam hari. Suami dan kakak-kakak saya menuntut penjelasan dr H mengenai sakit saya, suntikan, hasil lab awal yang 27.000 menjadi revisi 181.000 dan serangan sesak napas yang dalam riwayat hidup saya belum pernah terjadi.  Kondisi saya makin parah dengan membengkaknya leher kiri dan mata kiri.

dr H tidak memberikan penjelasan dengan memuaskan. Dokter tersebut malah mulai memberikan instruksi ke suster untuk diberikan obat-obatan kembali dan menyuruh tidak digunakan infus kembali. Kami berdebat mengenai kondisi saya dan meminta dr H bertanggung jawab mengenai ini dari hasil lab yang pertama yang seharusnya saya bisa rawat jalan saja. dr H menyalahkan bagian lab dan tidak bisa memberikan keterangan yang memuaskan.

Keesokannya kondisi saya makin parah dengan leher kanan saya juga mulai membengkak dan panas kembali menjadi 39 derajat. Namun, saya tetap tidak mau dirawat di RS ini lagi dan mau pindah ke RS lain. Tapi, saya membutuhkan data medis yang lengkap dan lagi-lagi saya dipermainkan dengan diberikan data medis yang fiktif.

Dalam catatan medis diberikan keterangan bahwa bab (buang air besar) saya lancar padahal itu kesulitan saya semenjak dirawat di RS ini tapi tidak ada follow up-nya sama sekali. Lalu hasil lab yang diberikan adalah hasil thrombosit saya yang 181.000 bukan 27.000.

Saya ngotot untuk diberikan data medis hasil lab 27.000 namun sangat dikagetkan bahwa hasil lab 27.000 tersebut tidak dicetak dan yang tercetak adalah 181.000. Kepala lab saat itu adalah dr M dan setelah saya komplain dan marah-marah dokter tersebut mengatakan bahwa catatan hasil lab 27.000 tersebut ada di Manajemen Omni. Maka saya desak untuk bertemu langsung dengan Manajemen yang memegang hasil lab tersebut.

Saya mengajukan komplain tertulis ke Manajemen Omni dan diterima oleh Og(Customer Service Coordinator) dan saya minta tanda terima. Dalam tanda terima tersebut hanya ditulis saran bukan komplain. Saya benar-benar dipermainkan oleh Manajemen Omni dengan staff Og yang tidak ada service-nya sama sekali ke customer melainkan seperti mencemooh tindakan saya meminta tanda terima pengajuan komplain tertulis.

Dalam kondisi sakit saya dan suami saya ketemu dengan Manajemen. Atas nama Og (Customer Service Coordinator) dan dr G (Customer Service Manager) dan diminta memberikan keterangan kembali mengenai kejadian yang terjadi dengan saya.

Saya benar-benar habis kesabaran dan saya hanya meminta surat pernyataan dari lab RS ini mengenai hasil lab awal saya adalah 27.000 bukan 181.000. Makanya saya diwajibkan masuk ke RS ini padahal dengan kondisi thrombosit 181.000 saya masih bisa rawat jalan.

Tanggapan dr G yang katanya adalah penanggung jawab masalah komplain saya ini tidak profesional sama sekali. Tidak menanggapi komplain dengan baik. Dia mengelak bahwa lab telah memberikan hasil lab 27.000 sesuai dr M informasikan ke saya. Saya minta duduk bareng antara lab, Manajemen, dan dr H. Namun, tidak bisa dilakukan dengan alasan akan dirundingkan ke atas (Manajemen) dan berjanji akan memberikan surat tersebut jam 4 sore.

Setelah itu saya ke RS lain dan masuk ke perawatan dalam kondisi saya dimasukkan dalam ruangan isolasi karena virus saya ini menular. Menurut analisa ini adalah sakitnya anak-anak yaitu sakit gondongan namun sudah parah karena sudah membengkak. Kalau kena orang dewasa laki-laki bisa terjadi impoten dan perempuan ke pankreas dan kista.

Saya lemas mendengarnya dan benar-benar marah dengan RS Omni yang telah membohongi saya dengan analisa sakit demam berdarah dan sudah diberikan suntikan macam-macam dengan dosis tinggi sehingga mengalami sesak napas.  Saya tanyakan mengenai suntikan tersebut ke RS yang baru ini dan memang saya tidak kuat dengan suntikan dosis tinggi sehingga terjadi sesak napas.

Suami saya datang kembali ke RS Omni menagih surat hasil lab 27.000 tersebut namun malah dihadapkan ke perundingan yang tidak jelas dan meminta diberikan waktu besok pagi datang langsung ke rumah saya. Keesokan paginya saya tunggu kabar orang rumah sampai jam 12 siang belum ada orang yang datang dari Omni memberikan surat tersebut.

Saya telepon dr G sebagai penanggung jawab kompain dan diberikan keterangan bahwa kurirnya baru mau jalan ke rumah saya. Namun, sampai jam 4 sore saya tunggu dan ternyata belum ada juga yang datang ke rumah saya. Kembali saya telepon dr G dan dia mengatakan bahwa sudah dikirim dan ada tanda terima atas nama Rukiah.

Ini benar-benar kebohongan RS yang keterlaluan sekali. Di rumah saya tidak ada nama Rukiah. Saya minta disebutkan alamat jelas saya dan mencari datanya sulit sekali dan membutuhkan waktu yang lama. LOgkanya dalam tanda terima tentunya ada alamat jelas surat tertujunya ke mana kan? Makanya saya sebut Manajemen Omni pembohon besar semua. Hati-hati dengan permainan mereka yang mempermainkan nyawa orang.

Terutama dr G dan Og, tidak ada sopan santun dan etika mengenai pelayanan customer, tidak sesuai dengan standard international yang RS ini cantum.

Saya bilang ke dr G, akan datang ke Omni untuk mengambil surat tersebut dan ketika suami saya datang ke Omni hanya dititipkan ke resepsionis saja dan pas dibaca isi suratnya sungguh membuat sakit hati kami.

Pihak manajemen hanya menyebutkan mohon maaf atas ketidaknyamanan kami dan tidak disebutkan mengenai kesalahan lab awal yang menyebutkan 27.000 dan dilakukan revisi 181.000 dan diberikan suntikan yang mengakibatkan kondisi kesehatan makin memburuk dari sebelum masuk ke RS Omni.

Kenapa saya dan suami saya ngotot dengan surat tersebut? Karena saya ingin tahu bahwa sebenarnya hasil lab 27.000 itu benar ada atau fiktif saja supaya RS Omni mendapatkan pasien rawat inap.

Dan setelah beberapa kali kami ditipu dengan janji maka sebenarnya adalah hasil lab saya 27.000 adalah fiktif dan yang sebenarnya saya tidak perlu rawat inap dan tidak perlu ada suntikan dan sesak napas dan kesehatan saya tidak makin parah karena bisa langsung tertangani dengan baik.

Saya dirugikan secara kesehatan. Mungkin dikarenakan biaya RS ini dengan asuransi makanya RS ini seenaknya mengambil limit asuransi saya semaksimal mungkin. Tapi, RS ini tidak memperdulikan efek dari keserakahan ini.

Sdr Og menyarankan saya bertemu dengan direktur operasional RS Omni (dr B). Namun, saya dan suami saya sudah terlalu lelah mengikuti permainan kebohongan mereka dengan kondisi saya masih sakit dan dirawat di RS lain.

Syukur Alhamdulilah saya mulai membaik namun ada kondisi mata saya yang selaput atasnya robek dan terkena virus sehingga penglihatan saya tidak jelas dan apabila terkena sinar saya tidak tahan dan ini membutuhkan waktu yang cukup untuk menyembuhkan.

Setiap kehidupan manusia pasti ada jalan hidup dan nasibnya masing-masing. Benar. Tapi, apabila nyawa manusia dipermainkan oleh sebuah RS yang dipercaya untuk menyembuhkan malah mempermainkan sungguh mengecewakan.

Semoga Allah memberikan hati nurani ke Manajemen dan dokter RS Omni supaya diingatkan kembali bahwa mereka juga punya keluarga, anak, orang tua yang tentunya suatu saat juga sakit dan membutuhkan medis. Mudah-mudahan tidak terjadi seperti yang saya alami di RS Omni ini.

Saya sangat mengharapkan mudah-mudahan salah satu pembaca adalah karyawan atau dokter atau Manajemen RS Omni. Tolong sampaikan ke dr G, dr H, dr M, dan Og bahwa jangan sampai pekerjaan mulia kalian sia-sia hanya demi perusahaan Anda. Saya informasikan juga dr H praktek di RSCM juga. Saya tidak mengatakan RSCM buruk tapi lebih hati-hati dengan perawatan medis dari dokter ini.

Salam,
Prita Mulyasari
Alam Sutera
prita.mulyasari@yahoo.com
081513100600

Prita pun dijerat Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE)  yang berbunyi :  Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.”

(Jika anda setuju untuk membebaskan Ibu Prita, Klik atau copy Banner ini)

banner-prita-468x601

Tulisan yang dimuat oleh Prita pada surat terbuka ke costumer@banksinarmas.com, dianggap telah merugikan dan mencemarkan nama baik Omni International Hospital maupun dokter Hengky Gozal dan dokter Grace Hilza. Prita pun digugat secara perdata oleh RS Omni, dr Hengky dan dr Grace. Sedangkan secara pidana digugat oleh dr Hengky dan dr Grace. Secara perdata, Prita diganjar hukuman membayar kerugian materiil Rp 161 juta dan imateriil Rp 100 juta.  Sehingga total yang dituntutkan kepada Prita sebesar Rp. 261 Juta. Wah!

Baca juga :

Email Curhat Ibu Prita Mulyasari

Indonesia Negara Hukum atau Negara Kekuasaan

Depkominfo takut kasus Prita ancam UU ITE

Mari dukung pembebasan Ibu Prita

Belajar dari kasus Ibu Prita Mulyasari

Ngapain sih Koalisi?

Standar

wah..wah..wah…

Beberapa hari ini mata Pimpii disibukkan dengan tayangan berita mengenai petinggi-petinggi partai yang kasak-kusuk mengadakan pertemuan untuk membicarakan kemungkinan partai mereka berkoalisi.

koalisi yok.....

koalisi yok.....

sumber foto :

http://vgsiahaya.wordpress.com/2009/03/02/blok-capres-bermunculan/

Nah. Koq. Lho?.  Jika dengar alasan mereka untuk berkoalisi adalah karena merasa ada persamaan visi dan misi partai, kenapa tidak dilakukan saja dari kemarin-kemarin sebelum adanya Pemilu ini.  Kenapa harus membikin partai sedemikian banyak — pasti alasannya karena mereka merasa visi dan misi mereka tidak dapat diakomodir sehingga harus buat partai sendiri agar bebas mengembangkan visi dan misi tersebut.  Nah lagi. Sekarang begitu hasil Pemilu kurang memuaskan lalu mau gabung lagi.  Konyol!

Lihat hasil perhitungan terakhir (update) Pemilu 2009 di sini.

Tahu tidak.  Pimpii misalnya memilih Partai kalian karena tidak ingin memilih Partai yang lain.  Sekarang kalian seenaknya mau koalisi dengan Partai yang lain itu.  Kalaupun mau kalian semua petinggi partai itu berkoalisi saja semua jadi satu koalisi  SELURUH PARTAI BERSATU AKIBAT JATUH SUARA HINGGA TERPAKSA MENJILAT (ludah sendiri)  alias koalisi SATRIA BAJA HITAM ………. BERUBAH!!!!!! …… untuk memimpin negeri ini.  Sehingga semuanya menang, semuanya memimpin.  Sedih :-(….

rujukan :

http://kickandy.com/forum/index.php

http://www.mail-archive.com/

http://politik.vivanews.com/news/read/40611-pengamat__koalisi_golkar_pdip_tidak_sehat

Sudahkah SBY Membalas Surat Ini

Standar

Dari arsip blog teman-teman, Pimpii menemukan sebuah surat yang ditujukan kepada SBY di  sini.  Mungkin postingan ini sudah banyak dibaca, tetapi bukan itu intinya.  Sudahkah surat yang ditulis oleh seorang anak SD kelas 3 kira-kira 5 tahun yang lalu dibalas oleh SBY.   Dibalas tentunya bukan dalam arti kata harfiah, namun lebih kepada ‘menjawab’ pertanyaannya seputar PR Bapak Presiden, seperti membuat rakyat indonesia bisa tersenyum, soal harga sembako, soal lapangan pekerjaan, masalah keamanan  hingga soal masalah  korupsi.

Luar biasa, seorang Abdurahman Faiz, murid kelas 3 SDN 02 Cipayung Jakarta Timur pada saat 5 tahun yang lalu  sudah mampu mengingatkan  seorang Presiden akan tugas yang berat ditengah-tengah pengharapan masyarakat yang tengah berduka lara.

Sekarang sesudah 5 tahun dari surat tersebut dibuat, masihkah relevan pertanyaan dan pengharapan yang diajukan oleh surat tersebut.  Sudahkah surat ini dijawab?

surat yang mana?

surat yang mana?

Mari kita simak selengkapnya surat tersebut :

Kepada Yang Terhormat
Bapak SBY
di tempat

Assalaamu’alaikum. Apa kabar, Pak? Aku berharap Bapak baik-baik saja seperti aku saat ini.

Bapak, namaku Faiz. Sekarang aku duduk di kelas III SD. Aku suka sekali membaca dan menulis. Alhamdulillah aku sudah menerbitkan dua buku. Tahun lalu aku mengirim surat pada Ibu Presiden. Kata orang suratku lucu. Ibu Mega sempat juga membalasnya.

Bapak sayang, selamat ya sudah dipilih rakyat sebagai Presiden Indonesia yang baru. Selain bersyukur, aku tahu Bapak pasti deg-degan. Soalnya menjadi Presiden itu kan susah. PR-nya banyak sekali, lebih banyak dari PR seluruh murid sekolah di dunia ini. Aku tahu juga sedikit tentang PR itu, Pak. Misalnya PR bagaimana membuat rakyat tersenyum. Kan susah ya Pak. Kalau semua harga mahal, untuk makan, berobat dan sekolah saja susah, bagaimana rakyat mau tersenyum? Apalagi cari pekerjaan pun sukar sekali. Kudengar di luar negeri banyak tenaga kerja kita yang disiksa. Terus juga PR untuk membuat negeri kita lebih aman. Agar jangan banyak orang jahat berkeliaran, apalagi bawa bom segala. Kami takut sekali.

Kalau bisa nanti negeri kita tidak mendapat rangking I lagi untuk korupsi. Sedih kalau ingat itu. Padahal teman teman kecilku banyak yang harus berjuang di jalanan. Padahal negeri kita kaya. Makanya aku harap Bapak bisa peka dan tegas. Mimpiku sih ingin punya presiden yang dekat sekali dengan rakyat. Tidak malu makan di warung, sering jalan ke tempat kumuh, ngobrol dengan orang kecil seperti aku dan sering tersenyum.

Bapak yang ganteng dan pintar, betapa berat menjadi presiden yang tumbuh dari duka lara rakyat. Apalagi rakyatnya selalu berharap terus seperti aku. Ya seperti yang Bapak bilang, Bapak tak bisa berjuang sendirian, tapi bersama kita bisa! Aku yakin itu!

Aku juga ingat kata Bunda, kalau kita menjadi orang baik dan punya hati yang bersih, kita akan dicintai tidak hanya di bumi tapi juga di langit. Makanya aku berdoa semoga nanti tak ada lagi airmata duka. Hanya ada pelangi di mata kita. Seperti lagu yang sering Bapak nyanyikan itu loh.

Selamat berjuang, Presiden baruku. Aku akan selalu mendoakan Bapak. Tapi kalau Bapak salah, biarpun Bapak Presiden, Doktor dan Jendral berbadan tegap, aku boleh menegur ya? Dan Bapak jangan marah ya, sebab itu aku lakukan karena cinta.

Jakarta, 21 September 2004
Salam hormat

Abdurahman Faiz Kelas III

SDN 02 Cipayung, Jakarta Timur

faizdua@yahoo.com