Tag Archives: inovasi anak bangsa

Inovasi Anak Bangsa. Mahasiswa IPB Ciptakan Urites Detektor Hidrasi Tercepat di Dunia

Standar

Selama ini status hidrasi kita bisa diketahui dari warna urine. Tapi tak sesederhana anggapan orang. Kalau sekadar melihat warna urine saat kita buang air kecil, itu kurang akurat. Biasanya, urine harus ditampung terlebih dahulu lalu diperiksa warnanya di bawah sinar matahari.

tabel warna urine

Tapi kini ada cara lebih cepat yang dipelopori oleh Harki Taufiqurrahman, mahasiswa Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor (IPB). Dia menciptakan alat yang bisa mendeteksi status hidrasi kita secara langsung dan cepat secara urine dikeluarkan.

Harki di bawah bimbingan Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, MS dosen Departemen Gizi Masyarakat dan Heriyanto Syafutra S.Si,M.Si dosen Fisika IPB, telah menciptakan alat bernama Urites. Alat ini bisa langsung mendeteksi status hidrasi seseorang setelah urine dikeluarkan.

Urites merupakan inovasi alat pertama di dunia melalui pengembangan urinoir untuk mendeteksi status hidrasi secara cepat, tepat, dan akurat. Urinoir ini dilengkapi dengan sensor warna untuk membaca warna urin yang diprogram menggunakan microcontroller arduiono uno.

“Hanya memerlukan waktu 3-5 detik setelah urine masuk ke dalam urinoir, status hidrasi dapat diketahui melalui display screen yang terdapat pada urinoir tersebut,” ujar Harki sebagaimana yang dikutip dari CNN Indonesia.

Harki bersama tim, yaitu Alvi Faidaturrosyida dan R Endah Siti Maryam telah menjadi delegasi Indonesia dalam kegiatan Woman’s Invention Exposition (KIWIE 2017) di Korea Selatan pada bulan Juni lalu.

Harki dan tim mempresentasikan karya inovasinya di depan delegasi dari 24 negara. Inovasi ini mendapat penghargaan berupa gold medal dari KIWIE, serta 3 special award yaitu special award dari Thailand (gold medal), special award dari Libanon (gold medal) dan special award dari Islamic Republic of Iran Ministry of Energy sebagai Best invention.

Saat ini, Urites sedang dalam pengajuan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) untuk mendapatkan paten. “Melalui inovasi alat ini, harapannya semakin banyak orang yang peduli dengan status hidrasi diri sendiri sehingga bisa terhindar dari berbagai macam penyakit akibat dehidrasi,” kata Harki.

source : student.cnnindonesia.com

 

 

Iklan

Inilah 5 Animator Indonesia yang Sudah Mendunia

Standar

Sebenarnya Indonesia memiliki animator-animator handal yang pantas dibanggakan. Hanya mereka memang jarang terekspose atau diberitakan di media lokal. Yang cukup dikenal ya keterlibatan animator dalam film negara tetangga Malaysia “Upin Ipin” atau produksi dalam negeri “Adit dan Sopo Jarwo”. Film terakhir kini digemari anak-anak Indonesia setelah puluhan tahun negeri ini tak memiliki animator andalan.

Bila mau jujur, di youtube bertebaran hasil kreasi anak Indonesia yang tak kalah menarik. Lihat saja video Transformer 4 made in Indoensia ini, yang sampai tulisan ini dibuat sudah di klik lebih dari 2,5 juta viewer. Selain itu, masih ada 5 animator asal Indonesia yang kini kontribusinya mewarnai film-film animasi dunia. Mereka adalah :

1. Andre Surya

Pria ini lahir pada 1 Oktober 1984 di Jakarta dan terlibat dalam film produksi Amerika Serikat yang tercatat dalam box office seperti Transformer, Iron Man, Star Trek dan Terminator Salvation. Digital artist Indonesia yang tiada duanya dan masuk divisi Industrial Light and Magic (ILM) Lucas Film Singapura.

andre s

Di film-film itu Andre lebih banyak berperan mengerjakan bagian lighting dan proses kreatif yang membuat nuansa tiga dimensi terlihat menarik dan menyatu dengan background aslinya dalam lingkup posisi cahaya.

2. Griselda Sastrawinata

Anda pernah lihat film Shrek? Film animasi yang menggambarkan perjuangan makhluk berwarna hijau yang mencintai seorang putri. Griselda tergabung dalam rumah produksi Dreamworks. Tidak hanya terlibat dalam film Shrek, Bee Movie serta Kung Fu Panda.

griselda

Sejak dulu dia memang hobi menggambar dan kini membawa rejeki. Bahkan sejak 9 Februari 2015, perempuan ini bekerja di Walt Disney Animations serta mengajar di Art Center College College of Design (ACCD), Pasadena, California Amerika Serikat.

3. Christiawan Lie

Amerika dan Jepang merupakan dua negara yang menonjol dalam pembuatan komik berkualitas. Meski demikian, ada satu nama ilustrator asli dari Indonesia. Christiawan terlibat menjadi salah satu ilustrator di komik Transformer, GI Joe, Ninja Tales, Voltron, dan masih banyak lainnya.

Christiawan Lie

Pria kelahiran September 1974 di Bandung sempat menamatkan SMA-nya di Solo. Untuk menggarap 1 komik butuh waktu enam hingga delapan bulan namun honornya mencapai US$ 100 tiap lembarnya.

4. Rini Triyani Sugianto

Masih cukup muda karena kelahiran tahun 80an, namun sudah menyelesaikan S2 jurusan animasi dari Academy of Art San Fransisco. Kiprahnya didunia animasi juga diakui oleh dunia. Terlibat serius dalam film Hobbit 2 : Desolation of Smaug, Adventures of Tintin, The Avengers, Iron Man, Hunger Games : Catching Fire dan Teenage Mutant Ninja Turtles.

rini ts

Desain Mutant Ninja Turtles produksi terbaru berbeda dengan sebelumnya. Rini ditugaskan untuk menghidupkan karakter utama difilm dengan jenis Photo Realistic ini sehingga terlihat seperti nyata. Terutama bagi tiga tokoh utama yaitu Donatello, Michaelangelo, Leonardo atau Raphael.

5. Marsha Chikita Fawzi

Ingat Upin-Ipin? Marsha Chikita Fawzi yang akrab dipanggil Kiki ini punya kiprah di dalamnya. Sebagai putri bungsu pasangan Ikang Fawzi – Marissa Haque, awalnya ingin kuliah seni murni di ITB tetapi ditentang orang tua, sehingga beralih memilih Multimedia University di Malaysia.

marsha cf

Sekarang Kiki kembali ke Indonesia membuat perusahaan animasi. Ia berharap Indonesia akan punya intelectual property (IP) yang sangat bercita rasa tanah air. Layaknya Upin-Ipin merupakan IP Malaysia karya Las’ Copaque Production.
source : beritaintrik.com / dari berbagai sumber

Mengenal Morolipi V.2 Robot Penjinak Bom Buatan Indonesia

Standar

moro lipi

Morolipi V2

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) berhasil menciptakan Morolipi, yaitu robot yang difungsikan sebagai penjinak bom.  Robot yang diberi namma lengkap Morolipi V.2 ini merupakan hasil karya anak bangsa yang dikembangkan dari generasi sebelumnya.

Dengan dimensi robot lebih kecil dan lebih ringan dari sebelumnya membuat Morolipi V.2 lebih mudah untuk dibawa pengguna. Robot ini telah dilengkapi dengan empat flippers yang dapat bergerak independent, lebih fleksible untuk menaiki tangga dengan slope 45 derajat.

Adapun tujuan dari LIPI menciptakan robot ini adalah untuk mensubstitusi robot-robot impor yang digunakan di TNI dan POLRI.  Selain itu untuk mengurangi ketergantungan terhadap luar negeri dalam hal teknologi pertahanan.  Morolipi juga dapat didiversifikasikan untuk aplikasi mobile robot lainnya.

Menurut laman lipi.go.id,  salah satu keunggulan dari Morolipi V2 adalah perancangan yang berbasis pesanan sesuai kebutuhan pengguna.  Di lain pihak teknologi ini memaksimalkan potensi dalam negeri di mana perbaikan dan perawatannya lebih mudah dilakukan karena merupakan produksi dalam negeri.

Morolipi V2 didesain mampu melewati tanggul dan tangga dengan slope 160 serta mampu memotong kabel diameter 3 mm untuk menjinakan bom.

Unik Banget, Makan di Warung ini Boleh Bayar Pakai Sampah

Standar

Lagi tidak punya uang untuk makan di warung?. Nih solusinya. Bayar makanan anda dengan sampah!

Bermula dari seringnya ada orang yang utang di warung makan miliknya, pasangan suami istri asal Semarang, Sarimin (54) dan Suyatmi (42) membuat warung unik yaitu warung makan dengan transaksi tidak menggunakan uang, namun memakai sampah plastik untuk membayar.

Kantin Gas Methan, itulah nama warung yang dibuka di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang Semarang. Sarimin mengatakan ide membuka warung itu baru terbersit dan terealisasi awal tahun ini tepatnya bulan 1 Januari 2016. Ia berusaha agar para pemulung yang kerap makan di tempatnya tidak utang lagi, bahkan bisa menguntungkannya.

Cara bayarnya, siapa saja yang ingin makan di Kantin Gas Methan harus membawa minimal 20 kilogram. Ada timbangan sederhana di depan warung Sarimin. Untuk sampah plastik basah akan dihargai Rp 400 per kilogram dan plastik kering Rp 500 per kilogram. Nominalnya tidak bisa diuangkan, namun diganti dengan makanan serta minuman, bahkan jika harga makanan lebih murah dari nilai beratnya, maka sisanya bisa ditabung untuk makan berikutnya.

warung bayar pakai sampah

Dalam sehari kantin ini bisa mengumpulkan 2 kuintal plastik dari sekitar 20 orang pelanggannya. Jika sudah mencapai 1 hingga 2 ton baru diangkut ke pengepul. Sarimin mendapat untung dari menjual nasi dan plastik.

Keunikan lain dari Kantin Gas Methan adalah bahan bakar yang dipakai untuk memasak.  Mereka memanfaatkan energi alternatif yaitu gas metana atau CH4 dari timbunan sampah yang memang sudah diberdayakan oleh Pemkot Semarang.

Keberadaan ‘kantin sampah’ itu ternyata membuat penasaran Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. Pria yang akrab disapa Hendy itu memang kerap makan di warung-warung warga dan ia menyempatkan mampir ke Kantin Gas Methan. Sesuai dengan peraturan, Hendy juga membawa sampah plastik sebagai media pembayarannya.

Usai melahap sepiring nasi berlauk ikan pindang dan oseng daun ubi jalar, Hendy menyampaikan apresiasinya dari ide pembayaran menggunakan sampah plastik. Hal itu sesuai dengan isu memerangi sampah plastik yang gencar dihembuskan.

“Ini merupakan program inovatif memberdayakan masyarakat agar memahami pengolahan sampah menjadi barang yang lebih berguna, warung semacam ini selain untuk mendukung program pemerintah pusat memerangi sampah plastik dengan kantong plastik berbayar, kantin bu Yatmi ini menerima pembayaran makanan dengan sampah plastik, saya kira ini merupakan inspirasi yang bisa dikembangkan ditempat lain,  memberdayakan ekonomi masyarakat bawah untuk menghidupi keluarganya,” terang Hendy.

Thank to detikcom

Hanya di Indonesia Orang dapat Membayar Dokter dengan Sampah

Standar

Indonesia mendapat perhatian dunia berkat program istimewa dari seorang dokter muda bersahaja. Seperti yang dilansir oleh laman goodnewsnetwork.org, pasien di Indonesia kini mendapakan perawatan medis yang terjangkau karena dokternya dapat dibayar dengan sampah.  Ya! Sampah. 

Garbage-Insurance-Clinic

Klinik Asuransi Sampah di Malang

Menurut laman tersebut, tiga dari setiap lima orang Indonesia tidak memiliki asuransi kesehatan dan tanpa uang untuk membayar dokter.   Mereka menunda pergi ke dokter sehingga penyakit yang seharusnya mudah diobati berubah menjadi masalah besar.

Adalah Dr. Gamal Albinsaid yang  memikirkan bahwa harus ada sesuatu yang dapat dipertukarkan untuk ongkos ke dokter, sesuatu yang mudah di dapat dan murah.

“Ada banyak sampah yang kita hasilkan sehari-hari,” katanya,  “Jadi kami memutuskan untuk menggunakan sampah sebagai sumber daya keuangan”.   Hanya sekitar setengah sampah yang dihasilkan di Indonesia yang bisa dikumpulkan, sisanya menciptakan masalah kesehatan dan lingkungan.

PENDIRI-KLINIK-ASURANSI-SAMPAH-dr.-GAMAL-ALBINSAID

Dr. Gamal Albinsaid

Gamal kemudian mendirikan Klinik Asuransi Sampah di Malang.  Anggota Klinik Asuransi Sampah dapat berobat dengan hanya membawa sampah kering yang dapat didaur ulang termasuk botol plastik, kardus dan kertas.  Tak kurang dari 3.500 orang yang sudah merasakan manfaat membayar dokter dengan sampah ini.

Untuk layanan inovatifnya, Gamal memenangkan hadiah sebesar € 50.000 di Prince of Wales Young Sustainability Entrepreneur Awardsd dan dukungan mentoring Cambridge University pada tahun  2013  dan pada tahun 2014 lalu meraih penghargaan pertama untuk kategori pemuda Sustainable Living Young Entrepreneurs dari Kerajaan Inggris.

.

Pertama di Dunia Mobil Tenaga Angin Made In Indonesia

Standar
Pernah mendengar tentang mobil bertenaga listrik atau tenaga matahari sebagai alternatif pengganti BBM? Namun pernahkah anda mendengar mobil bertenaga angin?. Tentu anda belum banyak mendengar berita mengenai mobil ini. Berikut ini adalah kendaraan yang menggunakan tenaga angin hasil inovasi seorang dokter putra asli Indonesia bernama Dokter Helmi Dja’far. Sekilas mobil ini terlihat seperti mobil jadul yang berdimensi kecil. Namun jangan salah, ternyata mobil yang wajahnya seperti bajaj ini memiliki mesin ‘berbahan bakar’ angin rancangan beliau sendiri.
mobil angin

       Dokter Helmi Dja’far, penemu Mobil Tenaga Angin

Teknologi yang digunakan dalam mobil bertenaga angin ini tergolong baru dan mungkin  yang pertama di dunia. Beberapa dari anda mungkin membayangkan bahwa mobil ini akan memiliki layar besar seperti pada perahu layar untuk menangkap angin guna membantunya bergerak. Namun kenyataannya tidak ditemui adanya layar menjulang dari mobil kecil berwarna hijau ini.

Berawal dari hobinya yang suka otak-atik segala hal, pak dokter memanfaatkan limbah mobil bekas yang sudah tidak terpakai lagi. Mobil bekas ini dibelinya dengan harga sekitar Rp 7,5 jutaan yang kemudian dipreteli sedemikian rupa. Mesin dan bodi mobil di lepas sehingga menyisakan rangka dan bodi bagian depan mobil. Bahkan ban mobil bertenaga angin ini pun telah diganti dengan ban sepeda motor yang sudah dimodifikasi. Di bagian belakang mobil ini terdapat tabung udara besar yang biasa ditemui di rumah sakit. Tabung udara ini dapat diisi dengan udara hingga bertekanan 40 bar. Uniknya, ide dasar pembuatan desain mobil ini didapatnya dari hasil karya putranya yang masih duduk di kelas 5 SD.

Dengan menggunakan uang hasil keringatnya sendiri, pak dokter ini mulai membangun mobil impiannya bersama beberapa teman. Tak kurang Rp 300 juta sudah keluar untuk biaya riset dan pembangunan mobil ini. Mulai dari mesin generasi pertama yang memiliki dimensi besar sehingga kurang praktis, sampai sekarang memiliki dimensi mesin yang jauh lebih kecil. Meskipun demikian mesin kecil ini justru jauh lebih bertenaga dan juga lebih irit dibandingkan mesin yang lebih besar. Prinsip kerja yang digunakan dalam mobil ini sebenarnya cukup sederehana, yakni dengan memanfaatkan udara yang memuai di dalam mesin. Pemuaian ini nantinya akan menggerakkan roda gigi sehingga mobil dapat berjalan. Sekedar informasi saja, bahwa mobil ini sanggup berlari hingga lebih dari 70 km/jam. Kecepatan yang sangat luar biasa untuk ukuran prototype mobil bertenaga angin.

skema mobil angin

                        Mekanisme Mesin Mobil Tenaga Angin

Sayangnya dokter Dja’far masih merahasiakan mekanisme kerja mesin penggerak tenaga angin ini. Dia takut kalau hasil karyanya ini nanti dibajak oleh negara lain. Bahkan ketika dikonfirmasi, pak dokter ini justru berkelakar bahwa mesin mobilnya menggunakan bantuan jin untuk membantunya bergerak. Hal ini tentunya menarik rasa penasaran baik peneliti dari dalam negeri bahkan hingga peneliti dari luar negeri. Beberapa waktu lalu dikabarkan bahwa ada perusahaan besar yang akan membeli mobil ini dengan harga hingga Rp 50 milyar. Namun pak dokter sendiri masih enggan menjual hasil karyanya. Alasanya adalah takut jika hasil karyanya ini dibajak oleh orang lain. Padahal jika benar-benar diproduksi, biaya pembuatan mobil ini bahkan bisa ditekan hingga tidak lebih dari Rp 50 juta saja. Jauh lebih murah dari harga mobil baru 2015 atau mobil LCGC termurah sekalipun.

Namun tentu saja mobil ini masih memiliki kelemahan, yakni terbatasnya daya jelajah. Satu tabung udara besar berkapasitas besar tersebut hanya dapat membawa mobil ini melaju hingga jarak kurang dari 10km, yang artinya setiap 10km mobil ini harus diisi ulang dengan udara. Mungkin hal ini akan sangat cocok jika dikembangkan menjadi moda kendaraan umum seperti TransJakarta yang memiliki stasiun pengisian angin di setiap haltenya. Tentunya pengisian angin ini akan jauh lebih singkat daripada harus mengisi atau recharge ulang listrik pada mobil bertenaga elektrik.

Di masa depan jika mobil ini benar-benar akan diproduksi masal, tentunya polusi di bumi dapat ditekan lebih jauh lagi. Udara di kota-kota besar seperti di Jakarta akan kembali segar dan bersih. Tentunya mesin bertenaga udara ini tidak membutuhkan biaya dalam pengoperasiannya. Selain ramah lingkungan, biaya operasional yang murah, dan tentu saja dengan adanya mobil bertenaga angin ini nantinya masyarakat tidak akan dibingungkan dengan biaya kenaikan BBM seperti yang sudah-sudah.

Source : pricearea

Kulit Pisang Ternyata Ampuh Untuk Pelenyap Noda Baju

Standar

Luar biasa! Kulit pisang yang selama ini hanya menjadi limbah sampah ternyata bagi Tim mahasiswa Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung dapat diracik menjadi formula penghilang noda baju dalam sekejap. Bau noda pun ikut dihilangkan dengan pewangi. Satu kilogram kulit pisang bisa diolah menjadi sekitar setengah liter cairan pelenyap noda.

Tim Senyum Indonesia Mandiri ITB yang berisi enam mahasiswa itu memulai riset pada Oktober 2014. Dibantu dosen pembimbing, purwarupa pelenyap noda baju itu rampung pada Januari lalu. Produk itu membawa mereka menjadi kampiun ASEAN Chemical Product Design Competition di Universitas Indonesia, Maret lalu. Mereka juga meraih peringkat ketiga di final Youth Eco Preneur Competition 2015 di Bandung, Rabu, 13 Mei 2015.

kulit pisang

Seorang awak tim, Christian Chandra, mengatakan jenis bercak yang bisa dilenyapkan antara lain noda saus sambal, kecap, air teh, kopi, es krim, dan kuah soto berkunyit. Noda-noda itu  bisa hilang jika segera digosok dengan cairan pembersih yang mereka buat.  Pembersih itu didapat dari proses fermentasi kulit pisang dan mikroba. Hasilnya adalah asam sitrat yang bisa merontokkan noda. Pada produk lain, asam ini juga dipakai sebagai sebagai pemutih gigi. “Berbeda dengan penghilang noda di sabun cuci yang bikin iritasi atau kulit panas, ini lebih aman juga tidak menimbulkan alergi,” kata mahasiswa tingkat empat tersebut.

Cairan pembersih itu dikemas dalam botol berukuran 8 militer yang biasa dipakai untuk parfum. Pada ujung botol berpenutup itu dipasangi bola kecil yang bisa berputar agar cairan pembersih bisa keluar. “Waktu digunakan, baju dialasi kain atau kertas supaya sisa noda tidak tembus,” kata Christian.

Ide membuat pembersih noda itu berawal dari masalah rekan mereka yang pakaiannya terkena saus sambal saat makan. Para mahasiswa kemudian mencari bahan aktif penghilang noda dari riset-riset ilmiah. Menurut Christian, jeruk mengandung asam sitrat tinggi. Namun mereka memilih limbah kulit pisang untuk difermentasi.

Buah itu dipilih karena mudah didapat dan harganya terjangkau. Tim peneliti mengumpulkan limbah kulit pisang itu dari para penjual gorengan di sekitar Pasar Simpang Dago. “Awalnya kami gagal puluhan kali untuk campuran bahannya. Proses fermentasi itu juga susah,” ujar Christian.

Setelah berhasil, mereka kini mengurus hak paten, izin usaha, dan izin Dinas Kesehatan Jawa Barat. Produk pembersih itu kini dipasarkan ke rekan dan kenalan mereka sesuai permintaan dengan harga Rp 35 ribu per botol. “Isinya akan habis setelah 15-20 kali pemakaian,” kata awak tim lainnya, Christine Natalia.

sumber : tekno.tempo

Lampu Dari Bakteri Buatan Mahasiswa Brawijaya Tahan Seumur Hidup

Standar

Satu lagi inovasi anak bangsa. Mahasiswa Fakultas Perikananan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya berhasil mengubah bakteri menjadi lampu hemat energi.  Di tangan Elok Fitriani Tauziat, Nurhasna Fauziyyah, dan M. Alfian Arifin, bakteri Bioluminescene diolah menjadi lampu biolie yang menghasilkan cahaya 10,68 watt. Lampu ini mampu menerangi ruangan dalam radius 68 meter.

“Lampu hemat energi ini bisa mengatasi persoalan krisis energi,” kata Elok, Minggu 17 Mei 2015. Seiring dengan pertumbuhan penduduk, katanya, maka kebutuhan energi semakin bertambah. Sedangkan pasokan energi berbasis energi fosil semakin menipis.

Bakteri Bioluminescence merupakan bakteri yang menempel di dalam tubuh cumi-cumi. Bakteri tersebut mampu mengeluarkan cahaya berwarna biru. Lampu semakin terang jika jumlah kandungan bakteri ditambah. “Cahaya yang dihasilkan tak menimbulkan panas,” katanya.

lampu bakteriilustrasi

Lampu tersebut memiliki berbagai keuntungan, yakni ramah lingkungan dan ekonomis karena dapat dipakai seumur hidup. Musababnya, bakteri yang mati akan menghasilkan indukan baru. Lampu mudah disandarkan di dinding atau diletakkan di atas meja. Cara membuatnya, bakteri dari tubuh cumi-cumi diisolasi dalam sebuah biolie dengan konsentrasi 4,6×109 CFU per mililiter. Biolie merupakan alat yang terdiri dari lensa mika, serbuk kayu yang dipadatkan, dan aerator.

“Agar lampu ini bisa terus bercahaya, bakteri diberi nutrisi,” katanya. Uniknya, nutrisi  berupa bahan organik diperoleh dari sayuran yang difermentasi. Caranya, Sayuran dicacah halus dituang kecap, gula, dan EM4 lantas dikeringkan.  Semoga lampu hemat energi ini dapat segera diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Sumber: Tempo.tekno

Wow! Kompor Ciptaan Siswi Madrasah Tsanawiyah ini Berbahan Bakar Air

Standar

Murid Madrasah Tsanawiyah (MTs) Persis Cempakawarna, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, menciptakan kompor berbahan bakar air. Siti Khodijah, satu siswi penemu kompor air, mengatakan penelitian dilakukan selama 1,5 bulan dengan pendampingan guru Ilmu Pengetahuan Alam, Heru Pamungkas.

” Penelitian dimulai sebelum puasa, 5 Juni sampai 20 Agustus 2013,” kata Siti ketika ditemui di sekolah, Senin, 26 Agustus 2013. “Selain air, kami menggunakan soda api, limbah kaleng minuman ringan atau limbah aluminium.”

air api

ilustrasi

Cara kerja kompor ini, Siti menjelaskan, sampah aluminium dipotong kecil-kecil dan dicampur dengan soda api serta air. Campuran bahan itu kemudian dimasukkan ke dalam wadah tertutup yang telah dimodifikasi. “Diaduk hingga menghasilkan reaksi eksoderm dan muncul gas hidrogen,” kata dia.

Hidrogen yang dihasilkan dialirkan dengan selang, lalu disimpan di tempat yang telah dipasangi keran. Jika ingin dipakai, keran tinggal dibuka, gas pun akan mengalir ke kompor atau smawar. “Cara menyalakan smawar, disulut pakai korek api,” kata Siti. Selama soda api, aluminium, dan air tersedia di dalam wadah, maka selama itu pula hidrogen akan terus dihasilkan dan bisa dipakai memasak.

Api yang dihasilkan dari proses pembakaran kompor air tidak berwana merah maupun biru, namun warnanya putih. Api ini pun tidak menyebabkan bekas gosong di wajan tempat memasak. Sebab, sumber bahan bakarnya air. Siti dan siswa penemu kompor air lainnya berharap hasil temuan itu bisa dipakai masyarakat luas. “Kompor air diharapkan bisa mengatasi persedian bahan bakar minyak yang terus berkurang,” ujar Siti.

Guru pendamping penelitian, Heru Pamungkas, mengatakan kompor air akan didaftarkan sebagai karya ilmiah dalam Lomba Penelitian Ilmiah Remaja Tingkat Nasional. Namun, menurut Heru, masih ada beberapa hal yang perlu disempurnakan dari kompor air itu. “Kompor air sangat bermanfaat sebagai energi alternatif. Jadi, masyarakat tidak akan ketergantungan kepada keterbatasan suplai bahan bakar minyak maupun elpiji,” ujar Heru.

CANDRA NUGRAHA

source : Tempo.co

Keren! Universitas Brawijaya Juara Inovasi Internasional ITEX 2014

Standar

Sembilan mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Brawijaya, Malang, meraih medali emas dalam kompetisi inovasi International Invention Innovation and Technology Exhibition (ITEX) 2014 dan Asian Young Inventor Exhibition (AYIE) 2014 di Kuala Lumpur, Malaysia, Mei lalu. “Kami bersaing dengan dosen dan peneliti dari berbagai negara,” kata ketua tim Benny Chandra Monacho, Selasa, 3 Juni 2014.

unibraw

Tim asal Universitas Brawijaya merupakan peserta termuda, karena tim dari berbagai negara merupakan dosen dan peneliti berpengalaman. Kompetisi ini menekankan inovasi berbasis lingkungan. ITEX merupakan kompetisi bagi penemu lokal hingga nasional.

Hasil penemuan yang menarik komunitas bisnis bisa diproduksi massal karena mempertemukan penemu, peneliti, dengan perusahaan di Asia dan Eropa. Tim Universitas Brawijaya memenangi kompetisi kategori lingkungan dan elektrik.

Dalam kategori lingkungan, mereka mempresentasikan inovasi alat penyaring air dari limbah detergen. Detergent Filter Effective Solution (Detective) berfungsi menyaring air limbah detergen menjadi air bersih dengan tingkat keasaman (pH) netral. Sehingga air limbah cucian bisa difungsikan kembali untuk berbagai kebutuhan. Selain itu, air yang dihasilkan ramah dan aman bagi biota air di sungai.

Sedangkan dalam kategori elektrik, mereka menciptakan sepeda motor berbahan bakar ganda. Prototype Motorcycle Dual Machines (Modus) merupakan desain sepeda motor menggunakan mesin bensin dan sepeda motor listrik. Sehingga jika pasokan listrik menipis bahan bakar sepeda motor listrik bisa diganti premium.

EKO WIDIANTO

source : Tempo.co