Tag Archives: microlibrary

Wah, Terbuat Dari Ember Es Krim Bekas, Perpustakaan Kelurahan di Bandung Sabet Gelar Terbaik Dunia

Standar

Sebuah karya arsitektur tidak pernah terikat dengan mahalnya material yang dipakai atau besarnya wahana yang dibangun.  Demikian pula halnya dengan sebuah perpustakaan mini milik kelurahan di Bandung yang baru-baru ini menyabet penghargaan bergengsi di ajang Architizer A+ Awards.

microlibrari3

Microlibrary di Jl. Bima, Bandung

Dikutip dari KompasProperty, Perpustakaan mini atau microlibrary ini telah menarik perhatian dunia tidak hanya melalui sediaan buku-buku bacaannya, tetapi juga untuk desain cerdiknya.  Pasalnya dinding-dinding pada perpustakaan ini dibuat menggunakan ember es krim. SHAU Architects menciptakan Microbibrary hanya seluas 159,8 meter persegi.

Tim SHAU Architects yang mengerjakan Microlibrary Bima terdiri dari Florian Heinzelmann, dan Daliana Suryawinata sebagai pemimpin proyek, Yogi Ferdinand, Rizki Supratman, Roland Tejoprayitno, Timmy Haryanto, Telesilla Bristogianni, Margaret Jo, Aistyara Charmita, Angga Rossi, Aditya Kusuma, dan Octavia Tunggal.

Sementara Yogi Yogi Pribadi dan Pramesti Sudjati terlibat sebagai kontraktor, serta Nusae Design sebagai desainer grafis.

microlibrari2

Dinding memanfaatkan ember es krim bekas

Tim SHAU Architects memanfaatkan bahan-bahan daur ulang. Termasuk 2.000 ember plastik untuk membangun dinding perpustakaannya.

“Perpustakaan ini ada di Jalan Bima yang merupakan tempat komunal bagi orang-orang untuk bergaul dan membaca,” kata Heinzelmann.

Selain meningkatkan literasi di Indonesia, Heinzelmann juga berharap agar perpustakaan ini mampu menumbuhkan kesadaran lingkungan masyarakat.

Hal itu diharapkannya lantaran beberapa pantai dan saluran air telah banyak tercemar serta tersumbat akibat meningkatnya sampah plastik.

Meskipun tidak jelas bagi pengunjung biasa atau orang yang meihatnya, dinding ember es krim ini sebenarnya membentuk kode biner dari kalimat “buku adalah jendela dunia”.

Bagian bawah ember menandakan angka satu sementara ujung lainnya mewakili nol. Ditempatkan di antara tulangan baja vertikal, ember yang ditata sedemikian rupa ini berfungsi untuk mengusir air hujan.

microlibrari

Interior microlibrary

Selain itu karena tidak terlalu buram, dinding ember ini membuat pembaca mendapatkan cahaya matahari alami dan juga mampu mengoptimalkan ventilasi alami.

Perpustakaan ini berada di lantai pertama dan dapat diakses oleh tangga di samping lantai dasar yang bisa digunakan untuk berbagai fungsi komunal.

Sebagai tambahan informasi, Microlibrary Bima didanai oleh Dompet Dhuafa, dan didukung penuh oleh Pemerintah Kota Bandung, Urbane Community, serta Indonesian Diaspora Foundation.

Architizer A+ Awards merupakan penghargaan terbesar bagi karya-karya arsitektur tahunan terbaik di dunia.

Tahun 2017 merupakan penyelenggaraan kelima Architizer A+ Awards. Penjurian dilakukan oleh lebih dari 400 tokoh dan pemimpin dunia yang berasal dari banyak latar belakang seperti fashion, penerbitan, properti, dan juga dalam bidang teknologi.

Tujuan diselenggarakannya ajang penghargaan tersebut adalah untuk membuat dunia kembali mengingat betapa pentingnya arsitektur.

Bukti bahwa karya arsitektur ini lebih dihargai karena  dalam setiap karyanya, seorang arsitek harus mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat di sekitarnya.

Iklan