Tag Archives: unik

Unik, 11 Tradisi Menyambut Bulan Suci Ramadhan di Indonesia

Standar

Bulan Ramadhan adalah bulan suci yang senantiasa dinanti-nantikan oleh umat Muslim. Karena momen ini cuma terjadi setahun sekali, umat Muslim diberbagai belahan dunia pun menyambutnya dengan antusias. Di Indonesia saja banyak tradisi unik saat mereka menyambut Ramadhan.  Dikutip dari situs pegipegi.com  inilah 11 tradisi unik tersebut.

1. Dugderan

Dugderan merupakan tradisi masyarakat Semarang sejak 1881 untuk menentukan awal puasa di bulan Ramadhan karena adanya perbedaan penentuan Ramadhan di masa itu. Kini, tradisi Dugderan sudah menjadi semacam pesta rakyat. Meskipun sudah jadi semacam pesta rakyat berupa Tari Japin, arak-arakan (karnaval), hingga tabuh bedug oleh Walikota Semarang, tapi proses ritual (pengumuman awal puasa) tetap jadi puncak Dugderan. Sebelum acara tabuh bedug, biasanya ada karnaval yang diawali pemberangkatan peserta dari Balai Kota dan berakhir di Masjid Kauman (masjid Agung), dekat Pasar Johar.

Selain bunyi bedug dan meriam itu, di dalam pesta rakyat Dugderan ada juga maskot Dugderan yang dikenal dengan istilah “Warak Ngendog”. Warak Ngendog adalah sebuah mainan jenis binatang rekaan yang bertubuh kambing dan berkepala naga dengan kulit seperti bersisik dibuat dari kertas warna-warni yang terbuat dari kayu juga dilengkapi beberapa telur rebus sebagai lambang bahwa binatang itu sedang ngendog (bertelur dalam bahasa Indonesia). Ketika diselenggarakan Dugderan pertama kali, Semarang sedang krisis pangan dan telur merupakan makanan mewah.

dugderan

2. Nyadran

Nyadran adalah serangkaian upacara yang dilakukan oleh masyarakat Jawa, terutama Jawa Tengah. Nyadran berasal dari bahasa Sanskerta, sraddha (keyakinan). Sedangkan dalam bahasa Jawa, Nyadran berasal dari kata sadran yang artinya ruwah syakban. Nyadran sendiri adalah tradisi pembersihan makam oleh masyarakat Jawa, umumnya di pedesaan. Kegiatan yang dilakukan antara lain pembersihan makam leluhur, tabur bunga, dan puncaknya berupa kenduri selamatan di makam leluhur.

nyadran

3. Balimau

Balimau adalah tradisi mandi menggunakan jeruk nipis yang berkembang di kalangan masyarakat Minangkabau dan biasanya dilakukan pada kawasan tertentu yang memiliki aliran sungai dan tempat pemandian. Diwariskan secara turun temurun, tradisi ini dipercaya telah berlangsung selama berabad-abad. Latar belakang dari Balimau adalah membersihkan diri secara lahir dan batin sebelum memasuki bulan Ramadhan, sesuai dengan ajaran agama Islam, yaitu menyucikan diri sebelum menjalankan ibadah puasa.

Secara lahir, mensucikan diri adalah mandi yang bersih. Zaman dahulu tidak setiap orang bisa mandi dengan bersih karena belum ada sabun, banyak wilayah kekurangan air, dan lain-lain. Saat itu, pengganti sabun di beberapa wilayah di Minangkabau adalah limau (jeruk nipis) karena bisa melarutkan minyak atau keringat di badan.

balimau

4. Meugang

Meugang adalah tradisi memasak daging dan menikmatinya bersama keluarga, kerabat, dan yatim piatu oleh masyarakat Aceh. Menyembelih kurban berupa kambing atau sapi di tradisi Meugang atau Makmeugang dilaksanakan tiga kali dalam setahun, yakni bulan Ramadhan, Idul Adha, dan Idul Fitri.

Sapi dan kambing yang disembelih berjumlah ratusan. Selain kambing dan sapi, masyarakat Aceh juga menyembelih ayam dan bebek. Tradisi Meugang di desa biasanya berlangsung satu hari sebelum bulan Ramadhan atau hari raya, sedangkan di kota berlangsung dua hari sebelum Ramadhan atau hari raya. Biasanya, masyarakat memasak daging di rumah, setelah itu dibawa ke masjid untuk dimakan bersama tetangga dan warga lain.

Setiap perayaan Meugang, seluruh keluarga atau rumah tangga memasak daging dan disantap seisi rumah. Pantang jika keluarga tidak memasak daging pada hari Meugang, apalagi Meugang memiliki nilai religius karena dilakukan di hari-hari suci umat Muslim. Masyarakat Aceh percaya bahwa nafkah yang dicari selama 11 bulan di luar bulan Ramadhan wajib disyukuri dalam bentuk tradisi Meugang.

meugang

5. Perlon unggahan

Perlon Unggahan pada dasarnya adalah tradisi ziarah kubur. Perlon Unggahan dilaksanakan seminggu sebelum Ramadhan di Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Tradisi Perlon Unggahan dimulai dari mengunjungi makam Bonokeling tanpa alas kaki sambil menjinjing nasi ambeng (hidangan khas Jawa yang diletakkan di atas nampan dan diberi lauk pauk di sekelilingnya).

Di makam Bonokeling tersebut, enam Kasepuhan berdoa (ziarah) dengan khusuk. Kasepuhan tersebut terdiri dari Kasepuhan Kyai Mejasari, Kyai Padawirja, Kyai Wiryatpada, Kyai Padawitama, Kyai Wangsapada, dan Kyai Naya Leksana. Setelah itu, diadakan makan besar yang diramaikan oleh warga sekitar.

Tersedia berbagai macam makanan tradisional dan yang pasti harus ada adalah nasi bungkus, serundeng sapi, dan sayur becek (berkuah). Uniknya adalah serundeng sapi dan sayur becek harus disajikan oleh 12 lelaki dewasa atau dapat disesuaikan dengan jumlah korban sapi yang disembelih. Setelah itu, biasanya para warga akan berebut makanan tersebut dengan mitos dapat menambah keberkahan di bulan Ramadhan.

perlon unggahan

6. Malamang

Di Minangkabau, Sumatra Barat, Malamang merupakan tradisi untuk memeriahkan acara penting dalam kalender Islam. Lamang atau lemang biasanya dihidangkan dengan tapai sipuluik yang juga terbuat dari beras ketan hitam atau beras ketan merah. Selain itu, jika musim durian tiba, lamang banyak dihidangkan bersama buah durian.

Malamang tidak mungkin dikerjakan oleh satu orang saja. Oleh karena itu, dalam Malamang dibutuhkan beberapa orang yang mampu bekerja sama. Diperlukan orang untuk mencari bambu sebagai tempat adonan, mencari kayu bakar untuk memanggang lamang, mempersiapkan bahan-bahan untuk membuat lamang seperti beras ketan, santan, dan daun pisang. Ada pula orang yang mempersiapkan adonan dan memasukkannya ke dalam bambu.

malamang

7. Kirab Dhandhangan

Kirab Dhandhangan adalah tradisi berkumpulnya para santri di depan masjid Al Aqsha atau yang kini lebih popular disebut Masjid Menara Kudus setiap menjelang Ramadan untuk menunggu pengumuman dari Sunan Kudus tentang penentuan awal puasa. Setelah keputusan awal puasa itu disampaikan oleh Kanjeng Sunan Kudus, beduk di Masjid Menara Kudus ditabuh hingga mengeluarkan bunyi ‘dang… dang… dang’. Nah, dari suara beduk itulah, istilah Dhandhangan lahir.

Karena banyaknya orang berkumpul, tradisi Dhandhangan kemudian tidak hanya sekadar mendengarkan informasi resmi dari Masjid Menara Kudus, tapi juga dimanfaatkan para pedagang untuk berjualan di lokasi itu. Makin lama, Dhandhangan tidak hanya sehari menjelang puasa, tapi dimulai sekitar dua minggu sebelum puasa dan berakhir pada malam hari menjelang sahur pertama.

dhandangan

8. Nyorog

Masyarakat Betawi mempunyai tradisi Nyorog atau membagi-bagikan bingkisan kepada anggota keluarga atau tetangga yang dilakukan sebelum datangnya bulan Ramadhan. Dalam tradisi ini, sanak keluarga tidak jarang memberikan makanan khas Betawi seperti sayur gabus pucung yang berbahan dasar ikan gabus digoreng, kemudian dimasak menggunakan berbagai rempah seperti kemiri, cabai merah, jahe, dan kunyit.

Tradisi nyorog biasanya dilakukan oleh orang yang lebih muda kepada yang usianya lebih tua. Biasanya ada ucapan meminta restu dan memohon agar diberi kelancaran menjalankan ibadah puasa. Nyorog juga dipercaya masyarakat sebagai tanda untuk saling mengingatkan jika bulan suci Ramadhan akan segera datang. Selain itu, tradisi ini dapat mempererat tali silaturahmi antar tetangga atau keluarga.

nyorog

9. Mungguhan

Masyarakat Sunda di Jawa Barat pada umumnya menyambut kedatangan bulan puasa dengan tradisi Mungguhan. Acara mungguhan terdiri dari kegiatan kumpul keluarga besar, sahabat, dan teman-teman untuk saling bermaafan sambil menikmati sajian makanan khas. Maksud dari tradisi ini adalah untuk mempersiapkan diri menuju puasa sebulan penuh.

Munggahan dilakukan oleh hampir semua golongan masyarakat Sunda dengan caranya masing-masing. Salah satu bentuk acara makan bersama yang dalam istilah orang Sunda disebut botram, dilakukan sambil bertamasya, baik di pegunungan, sawah, atau tempat wisata lainnya.

mungguhan

10. Gebyar Ki Aji Tunggal

Gebyar Ki Aji Tunggal adalah tradisi perarakan (karnaval) masyarakat Desa Karangaji, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah yang diselenggarakan dalam rangka penyambutan bulan suci Ramadhan. Selain bertujuan untuk syiar, kegiatan Gebyar Ki Aji Tunggal ini juga dilakukan untuk mengingatkan masyarakat Desa Karangaji agar melakukan persiapan menyambut bulan suci Ramadhan, seperti menjaga diri dari maksiat dan meningkatkan amal ibadah. Karnaval ini juga bertujuan sebagai ajang silaturahim dan ungkapan rasa syukur atas jasa pendahulu yang mampu memberikan nilai-nilai kehidupan.

karangaji

11. Megibung

Pulau Bali juga tidak luput memiliki tradisi unik menyambut bulan suci ramadhan. Setelah upacara adat selesai, beberapa kelompok orang duduk bersila dan membentuk lingkaran. Di tengah lingkaran terhidang gundukan nasi beserta lauk-pauk di atas nampan. Mereka makan sesuap demi sesuap dengan tertib. Acara makan diselingi obrolan ringan. Budaya makan ini berasal dari Karangasem, Bali yang disebut Megibung.

Hingga saat ini tradisi Megibung masih dilaksanakan di Karangasem dan menjadi kebanggaan masyarakat setempat, terutama kaum Muslim saat bulan Ramadhan. Satu porsi nasi gibungan (nasi dan lauk pauk) yang dinikmati oleh satu kelompok disebut satu sela. Pada jaman dulu satu sela harus dinikmati oleh delapan orang. Kini satu sela bisa dinikmati kurang dari delapan orang, seperti 4-7 orang.

^8BA1996BDD874FCD9477290A38B5DAFF085AF3B0CD0EBBBC09^pimgpsh_fullsize_distr

Seru-seru ya, tradisi menyambut bulan Ramadhan di Indonesia. Tradisi ini merupakan salah satu bentuk syukur atau kegembiraan dalam menyambut bulan suci Ramadhan yang harapannya tidak akan mengurangi nilai ibadah dari puasa itu sendiri.  Bagaimana tradisi di tempat kamu?.

Iklan

Mbah Gotho, Manusia Tertua Di Dunia ini ada di Indonesia

Standar

Jika benar data di Kartu Tanda Penduduk (KTP) milik Mbah Gotho, maka kakek asal Desa Sambungmacan, Sragen, Jawa Tengah ini seharusnya dinobatkan sebagai orang tertua di dunia yang masih hidup. Lihat saja tanggal lahirnya 31 Desember 1870 silam. Berarti sudah berumur 146 tahun!. Sepertinya belum ada manusia modern saat ini yang mampu mencapai usia tersebut.

gotho

Sepuluh saudara kandung Mbah Gotho, semuanya sudah meninggal. Termasuk keempat istrinya, yang terakhir meninggal pada 1988. Bahkan semua anaknya juga telah wafat. Saat ini, Mbah Gotho diurus oleh cucu, cicit dan buyutnya.

Meski sudah sangat renta, Mbah Gotho masih mampu berjalan dan bergerak dengan baik. Bahkan, dia makan apapun yang disuka.  Menurut salah satu kerabat, Mbah Gotho makan apa saja dan tak pernah sakit..

Rekor manusia tertua di dunia yang saat ini dipegang oleh perempuan Prancis bernama Jeanne Calment yang berumur 122 tahun. Jika saja dapat dibuktikan secara administrasi sudah pasti rekor tersebut dipecahkan oleh  Mbah Gotho.

Seperti dikutip Dailymail, keinginan Mbah Gotho saat ini saya hanya ingin meninggal, “Semua cucu saya sudah bisa hidup mandiri,”.

sumber : suara.com

Inilah 5 Animator Indonesia yang Sudah Mendunia

Standar

Sebenarnya Indonesia memiliki animator-animator handal yang pantas dibanggakan. Hanya mereka memang jarang terekspose atau diberitakan di media lokal. Yang cukup dikenal ya keterlibatan animator dalam film negara tetangga Malaysia “Upin Ipin” atau produksi dalam negeri “Adit dan Sopo Jarwo”. Film terakhir kini digemari anak-anak Indonesia setelah puluhan tahun negeri ini tak memiliki animator andalan.

Bila mau jujur, di youtube bertebaran hasil kreasi anak Indonesia yang tak kalah menarik. Lihat saja video Transformer 4 made in Indoensia ini, yang sampai tulisan ini dibuat sudah di klik lebih dari 2,5 juta viewer. Selain itu, masih ada 5 animator asal Indonesia yang kini kontribusinya mewarnai film-film animasi dunia. Mereka adalah :

1. Andre Surya

Pria ini lahir pada 1 Oktober 1984 di Jakarta dan terlibat dalam film produksi Amerika Serikat yang tercatat dalam box office seperti Transformer, Iron Man, Star Trek dan Terminator Salvation. Digital artist Indonesia yang tiada duanya dan masuk divisi Industrial Light and Magic (ILM) Lucas Film Singapura.

andre s

Di film-film itu Andre lebih banyak berperan mengerjakan bagian lighting dan proses kreatif yang membuat nuansa tiga dimensi terlihat menarik dan menyatu dengan background aslinya dalam lingkup posisi cahaya.

2. Griselda Sastrawinata

Anda pernah lihat film Shrek? Film animasi yang menggambarkan perjuangan makhluk berwarna hijau yang mencintai seorang putri. Griselda tergabung dalam rumah produksi Dreamworks. Tidak hanya terlibat dalam film Shrek, Bee Movie serta Kung Fu Panda.

griselda

Sejak dulu dia memang hobi menggambar dan kini membawa rejeki. Bahkan sejak 9 Februari 2015, perempuan ini bekerja di Walt Disney Animations serta mengajar di Art Center College College of Design (ACCD), Pasadena, California Amerika Serikat.

3. Christiawan Lie

Amerika dan Jepang merupakan dua negara yang menonjol dalam pembuatan komik berkualitas. Meski demikian, ada satu nama ilustrator asli dari Indonesia. Christiawan terlibat menjadi salah satu ilustrator di komik Transformer, GI Joe, Ninja Tales, Voltron, dan masih banyak lainnya.

Christiawan Lie

Pria kelahiran September 1974 di Bandung sempat menamatkan SMA-nya di Solo. Untuk menggarap 1 komik butuh waktu enam hingga delapan bulan namun honornya mencapai US$ 100 tiap lembarnya.

4. Rini Triyani Sugianto

Masih cukup muda karena kelahiran tahun 80an, namun sudah menyelesaikan S2 jurusan animasi dari Academy of Art San Fransisco. Kiprahnya didunia animasi juga diakui oleh dunia. Terlibat serius dalam film Hobbit 2 : Desolation of Smaug, Adventures of Tintin, The Avengers, Iron Man, Hunger Games : Catching Fire dan Teenage Mutant Ninja Turtles.

rini ts

Desain Mutant Ninja Turtles produksi terbaru berbeda dengan sebelumnya. Rini ditugaskan untuk menghidupkan karakter utama difilm dengan jenis Photo Realistic ini sehingga terlihat seperti nyata. Terutama bagi tiga tokoh utama yaitu Donatello, Michaelangelo, Leonardo atau Raphael.

5. Marsha Chikita Fawzi

Ingat Upin-Ipin? Marsha Chikita Fawzi yang akrab dipanggil Kiki ini punya kiprah di dalamnya. Sebagai putri bungsu pasangan Ikang Fawzi – Marissa Haque, awalnya ingin kuliah seni murni di ITB tetapi ditentang orang tua, sehingga beralih memilih Multimedia University di Malaysia.

marsha cf

Sekarang Kiki kembali ke Indonesia membuat perusahaan animasi. Ia berharap Indonesia akan punya intelectual property (IP) yang sangat bercita rasa tanah air. Layaknya Upin-Ipin merupakan IP Malaysia karya Las’ Copaque Production.
source : beritaintrik.com / dari berbagai sumber

Indonesia Ternyata Miliki Pulau Terpadat Di Dunia

Standar

Jika ada yang berfikir bahwa pulau terpadat di dunia yang ada di Indonesia adalah Pulau Jawa maka perlu untuk mengenal pulau yang satu ini.

Pulau Bungin adalah pulau di wilayah Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat hanya memiliki jumlah penduduk  3.400 jiwa dengan 708 Kepala Keluarga. Tetapi dengan luas pulau yang hanya 8,5 hektar pulau ini dihuni oleh 400 orang per hektarnya atau nyaris didiami oleh 4 jiwa setiap meter perseginya!. Bandingkan dengan Pulau Jawa yang berpenduduk sekitar 126 juta jiwa (Sensus Penduduk 2010).  Dengan luas pulau sekitar 129.o00 Km2 atau 12,9 juta hektar, maka kepadatan penduduk Pulau Jawa ‘hanya’ 9,7 orang per hektar.  Sepertinya tidak ada pulau lain di dunia yang sepadat Pulau Bungin.

p bungin

Pulau Bungin, NTB

Di pulau ini nyaris tidak ada lahan kosong, seluruh daratannya dipenuhi rumah-rumah penduduk. Kepadatan penduduk pula membuat Pulau Bungin tidak memiliki garis pantai, karena sepanjang pesisir pulaunya seluruhnya dibangun menjadi tempat tinggal.

Jauh sebelum Jakarta heboh dengan reklamasi pantainya, warga Pulau Bungin yang hendak membangun rumah baru, sudah terbiasa mereklamasi pulau dengan menguruk lautan dengan karang. Akibat bertambahnya rumah, ukuran Pulau Bungin pun semakin bertambah luas dari waktu ke waktu.

Masyarakat Bungin mayoritas keturunan Suku Bajo, dari Sulawesi, yang dikenal sebagai suku pengembara laut dan penyelam ulung. Mayoritas penduduk Bungin bekerja sebagai nelayan. Sebagian mencari ikan dengan cara menyelam dan memanah. Ada juga yang memiliki keramba, serta mencari lobster dan teripang.

Jarang warga Bungin yang merantau, dan mereka kebanyakan memilih menikah dan tetap tinggal di Bungin. Kondisi ini yang membuat Pulau Bungin semakin kelebihan beban dan kehabisan lahan.  Satu-satunya lahan terbuka yang luas di Bungin adalah halaman Masjid setempat. Bahkan saking sesaknya, sama sekali tidak ada kebun dan sangat jarang pepohonan tumbuh. Karena tidak ada dedaunan untuk pakan, sampai-sampai kambing di Bungin punya kebiasaan makan kertas dan plastik. Unik ya!

source : Kompas.com dan sumber lainnya

Unik! Ternyata Tidak Ada Rumah Makan Padang di Kota Padang

Standar

Siapa yang tidak kenal dengan rumah makan padang? Rumah makan yang terkenal dengan gerai kacanya, berikut dengan piring yang bertumbuk-tumpuk tersusun rapi dan kemampuan khas pegawainya membawa 6 piring sekaligus bahkan lebih dalam satu tangan. Pastinya Anda sudah tidak asing lagi dengan rumah makan padang yang ada di daerah sekitar Anda.  Jangan-jangan Anda termasuk mereka yang rutin makan siang di rumah makan padang langganan. Hm…

rm padang

Rumah makan khas Padang dari Sumatera Barat ini dapat dijumpai dengan mudahnya hampir seluruh kota yang ada di Indonesia.  Hebat ya, secara tidak langsung juga menggambarkan jiwa rantau orang Padang. Rumah makan Padang ada yang bentuknya sederhana di kaki lima sampai rumah makan padang yang mewah sekali. Namun uniknya di Padang sendiri Anda tidak akan menemukan rumah makan Padang. Benarkah?

Ternyata rumah makan yang ada di Padang tidak pernah memasang tagline Masakan Padang atau Rumah Makan Padang di depan nama rumah makan mereka.  Dengan demikian Anda tidak akan pernah menemukan Rumah Makan Padang di Kota Padang!

source : dari berbagai sumber

Wowowow….Lagu Asli Indonesia Ini Terpanjang di Dunia

Standar

Lagu terpanjang di dunia? Tidak mungkin…., pasti ‘ngapusi’…., lagu apa?. Tapi setidaknya ada benarnya lho. Tidak tanggung-tanggung lagu ini baru habis dinyanyikan setelah lebih dari 31.709,79 tahun dinyanyikan. Tidak percaya?

the_opera_singer_93435

Coba cek. Siapa yang tidak kenal lagu ‘Tek Kotek-Kotek” yang asli Indonesia. Kalau ada yang tidak tahu lagu ini patut diragukan kewarganegaraannya….:) (…guyon)

Mari sama-sama kita nyanyikan liriknya :

“Tek Kotek-kotek-kotek, anak ayam turun setriliun. Anak ayam turun setriliun mati satu tinggal  Sembilan ratus sembilan puluh sembilan miliar sembilan ratus sembilan puluh sembilan juta sembilan ratus sembilan puluh sembilan ribu sembilan ratus sembilan puluh sembilan ekor (999.999.999.999)

“Tek Kotek-kotek-kotek, anak ayam turun  Sembilan ratus sembilan puluh sembilan miliar sembilan ratus sembilan puluh sembilan juta sembilan ratus sembilan puluh sembilan ribu sembilan ratus sembilan puluh sembilan ekor, mati satu tinggal Sembilan ratus sembilan puluh …………..”

Nah, coba kita hitung. Sekiranya jika hanya menghitung saja tanpa lagu — misalkan untuk menghitung 1 satuan diperlukan waktu 1 detik — maka untuk menghitung dari angka 1 hingga 1 triliun diperlukan waktu 1 triliun detik, atau sama dengan 16,67 miliar detik, atau sama dengan 277,78 juta jam, atau sama dengan 11,57 juta hari, atau sama dengan 31.709,79 tahun. Tuh. Tiga puluh satu ribu tujuh ratus sembilan koma tujuh puluh sembilan tahun!….

Apalagi jika dinyanyikan dengan irama. …..Dihitung mundur pula. Tentunya bisa lebih lama lagi. Ada yang mampu menyaingi lagu ini?. Eh… ada yang sanggup menyanyikannya sampai selesai ?……

Yuk Hitung Uang 1 Triliun Kita

Unik, Gunakan Topeng Belakang Kepala Untuk Hindari Serangan Harimau

Standar

tiger-e1373362574890

Di kawasan Delta Gangga di India, harimau yang hidup di kawasan konservasi  telah membunuh sekitar 60 orang per tahun.  Sejak tahun 1973, ketika Sundarban Tiger Reserve dibentuk, ilmuwan dan pekerja kehutanan telah mencoba untuk menemukan cara guna hidup berdampingan secara damai dengan 500 atau lebih harimau dan untuk menghentikan mereka dari berpikir manusia sebagai mangsa mudah.

Seorang mahasiswa di Science Club of Calcutta yang tak disebut namanya kemudian menawarkan ide untuk menggunakan masker manusia. Peter Jackson ketua kelompok spesialis kucing besar dari World Conservation Union menjelaskan alasannya, seperti yang dilansir laman The New York Times  adalah bahwa banyak spesies menggunakan teknik yang sama untuk menipu predator. “Kupu-kupu, kumbang, ulat telah mengembangkan pola yang terlihat seperti mata besar pada sayap atau tubuh mereka,” kata Jackson, “Kami tahu bahwa ini adalah pencegahan.”

Topeng yang dipakai dibelakang kepala ini memang tampak sedikit aneh karena seperti manusia yang bermuka dua.  Tetapi dengan alasan predator ini hanya menyerang orang dari belakang, pekerja di hutan bakau mulai mengenakan masker wajah di belakang kepala mereka. Sejauh ini trik topeng belakang kepala tampaknya telah bekerja.

Fishermen wearing masks, India

Indian Forestry Service telah mengeluarkan lebih dari 2.500 masker untuk pekerja  di antara 8.000 orang yang mendapatkan izin untuk pergi ke Sundarban Tiger Reserve.

“Selama tiga tahun terakhir, tidak ada yang memakai masker telah tewas,” kata  Jackson,  “Harimau telah terlihat mengikuti orang mengenakan topeng, tetapi mereka tidak menyerang.”

mask

Sebaliknya, 29 orang yang tidak mengenakan masker tewas di sana dalam 18 bulan terakhir, para pejabat melaporkan.

Beberapa warga setempat seperti pecari madu hutan dan kayu bakar tampaknya skeptis dan berpendapat bahwa harimau terlalu pintar untuk ditipu. Tetapi dikabarkan  dua nelayan yang meninggalkan topeng mereka di kapal mereka saat mereka pergi ke darat untuk memasak makanan mereka, salah satu penebang kayu diserang dari belakang oleh harimau ketika ia duduk dan melepas topengnya untuk makan siang.

Sepertinya pilihan untuk memakai topeng ini adalah pilihan hidup dan mati…..

Unik Banget, Makan di Warung ini Boleh Bayar Pakai Sampah

Standar

Lagi tidak punya uang untuk makan di warung?. Nih solusinya. Bayar makanan anda dengan sampah!

Bermula dari seringnya ada orang yang utang di warung makan miliknya, pasangan suami istri asal Semarang, Sarimin (54) dan Suyatmi (42) membuat warung unik yaitu warung makan dengan transaksi tidak menggunakan uang, namun memakai sampah plastik untuk membayar.

Kantin Gas Methan, itulah nama warung yang dibuka di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang Semarang. Sarimin mengatakan ide membuka warung itu baru terbersit dan terealisasi awal tahun ini tepatnya bulan 1 Januari 2016. Ia berusaha agar para pemulung yang kerap makan di tempatnya tidak utang lagi, bahkan bisa menguntungkannya.

Cara bayarnya, siapa saja yang ingin makan di Kantin Gas Methan harus membawa minimal 20 kilogram. Ada timbangan sederhana di depan warung Sarimin. Untuk sampah plastik basah akan dihargai Rp 400 per kilogram dan plastik kering Rp 500 per kilogram. Nominalnya tidak bisa diuangkan, namun diganti dengan makanan serta minuman, bahkan jika harga makanan lebih murah dari nilai beratnya, maka sisanya bisa ditabung untuk makan berikutnya.

warung bayar pakai sampah

Dalam sehari kantin ini bisa mengumpulkan 2 kuintal plastik dari sekitar 20 orang pelanggannya. Jika sudah mencapai 1 hingga 2 ton baru diangkut ke pengepul. Sarimin mendapat untung dari menjual nasi dan plastik.

Keunikan lain dari Kantin Gas Methan adalah bahan bakar yang dipakai untuk memasak.  Mereka memanfaatkan energi alternatif yaitu gas metana atau CH4 dari timbunan sampah yang memang sudah diberdayakan oleh Pemkot Semarang.

Keberadaan ‘kantin sampah’ itu ternyata membuat penasaran Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. Pria yang akrab disapa Hendy itu memang kerap makan di warung-warung warga dan ia menyempatkan mampir ke Kantin Gas Methan. Sesuai dengan peraturan, Hendy juga membawa sampah plastik sebagai media pembayarannya.

Usai melahap sepiring nasi berlauk ikan pindang dan oseng daun ubi jalar, Hendy menyampaikan apresiasinya dari ide pembayaran menggunakan sampah plastik. Hal itu sesuai dengan isu memerangi sampah plastik yang gencar dihembuskan.

“Ini merupakan program inovatif memberdayakan masyarakat agar memahami pengolahan sampah menjadi barang yang lebih berguna, warung semacam ini selain untuk mendukung program pemerintah pusat memerangi sampah plastik dengan kantong plastik berbayar, kantin bu Yatmi ini menerima pembayaran makanan dengan sampah plastik, saya kira ini merupakan inspirasi yang bisa dikembangkan ditempat lain,  memberdayakan ekonomi masyarakat bawah untuk menghidupi keluarganya,” terang Hendy.

Thank to detikcom

Perkenalkan! Nasi Kentut dari Medan

Standar

Satu lagi bukti kekayaan dan keunikan kuliner Indonesia. Nasi kentut!. Nasi khas yang hanya dapat dijumpai di Medan ini memiliki tekstur yang pulen serta dilengkapi dengan berbagai rempah-rempah yang bercita rasa gurih. Ketika akan disantap, Anda akan melihat warna dari nasi tersebut memiliki warna yang kehijauan serta tercium bau yang harum.

nasi-kentut

Makanan Nasi Kentut biasanya dilengkapi dengan lauk seperti ikan pepes, ayam goreng, tahu atau tempe goreng. Ada juga sambal untuk melengkapi cita rasa makanan tersebut, seperti sambal terasi, sambal goreng, sambal hijau dan pilihan sambal yang lain.

Lalu, mengapa makanan lezat ini diberi nama nasi kentut? Ternyata, penamaan ‘kentut’ berasal dari daun yang digunakan untuk membungkusnya. Daun tersebut disebut oleh masyarakat Medan sebagai daun kentut.

daun-kentut

Daun kentut banyak digunakan untuk membungkus nasi karena dianggap dapat menambah cita rasa nikmat pada makanan. Tak hanya dapat menambah cita rasa makanan, daun kentut juga memiliki khasiat yang baik untuk kesehatan, salah satunya dapat melancarkan pencernaan. Daun ini juga biasa dikonsumsi sebagai lalapan. Mau coba!

Bidadari Halmahera, Wallace dan Cikal Bakal Teori Darwin

Standar

Lah! Apa hubungannya antara bidadari, pulau Halmahera, naturalis asal Inggris Sir Alfred Russel Wallace dan cikal bakal Teori Darwin?

Rupanya jika ditelusuri dengan seksama, maka  semua perihal tersebut ternyata  berkaitan satu sama lainnya.

Diawali pada tahun 1858 silam, saat Wallace singgah di pulau Halmahera yang sekarang terletak di gugusan kepulauan Maluku Utara. Wallace terpikat oleh keindahan dan keelokan tarian seekor burung lokal.   Menurutnya burung ini adalah burung tercantik yang pernah ia lihat sehingga kemudian menamakannya Burung Bidadari (Angel Bird).

burung-bidadari-halmahera

Bidadari Halmahera (Semioptera wallacii)

Burung ini kemudian dikenali sebagai Bidadari Halmahera dan mendapat nama latin Semioptera wallacii sesuai nama penemunya. Merupakan satu-satunya jenis burung cendrawasih anggota genus Semioptera, burung endemik Maluku dengan nama  lokal weak-weka ini juga merupakan satu-satunya cendrawasih yang hidup paling barat di luar Papua.

>> Parade 10 Burung Surga Endemik Indonesia yang Berpeluang Punah

Burung jantan memiliki mahkota warna ungu dan ungu-pucat mengkilat, dengan pelindung dada berwarna hijau zamrud. Ciri yang paling mencolok adalah keberadaan dua pasang bulu putih yang panjang, yang keluar menekuk dari sayapnya. Bulu–bulu itu dapat ditegakkan atau diturunkan sesuai dengan gerakan burung.

Sedangkan  betina tak seindah burung jantan. Warna bulu burung betina cenderung berwarna cokelat zaitun, berukuran lebih kecil, serta mempunyai ekor yang lebih panjang daripada burung jantan.

burung-bidadari-halmahera-jantan-dan-betina

Pada musim kawin, burung jantan akan berusaha menarik perhatian burung betina dengan melakukan tari-tarian dan mengeluarkan suaranya yang melengking keras.

’Standardwing Bird of Paradise’ adalah sebutan lain bagi Sang Bidadari Halmahera.  Keindahan burung ini pernah difilmkan oleh K. David Bishop, salah satu kontributor buku The Birds of Wallacea.

Wallace menjelajahi Nusantara antara tahun 1854 – 1862 karena terpikat oleh kekayaan dan keindahan flora dan fauna di sisi timur belahan bumi. Selama di Halmahera, Wallace tinggal di rumah milik keluarga Sultan Ternate saat itu, Sultan Muhammad Ilham.

Pengalaman dari perjalanan panjang sang naturalis di pulau Halmahera dan sekitarnya ini menghantarnya kepada satu kesimpulan pengetahuan bahwa species yang mampu bertahan adalah yang kuat dan sehat saja. Jika tidak, maka spesies itu akan punah. Teori inilah yang kemudian menjadi cikal-bakal Teori Evolusi Darwin yang kontroversial tersebut.

Sehingga patut dicatat bahwa bagaimana pun Halmahera telah menyumbang sejarah penting dalam perkembangan ilmu biologi dunia.

source : dari berbagai sumber